
"baik pak" sahutnya sambil menganggukkan kepalanya,
dia pun melanjutkan.
"assalamualaikum semuanya, perkenalkan nama saya dito rahmana saya pindahan dari aceh dan sekarang menetap di jakarta, semuanya baru bagi baru bagi saya jadi mohon bantuannya" begitulah dia memperkenalkan dirinya.
Setelah dia memperkenalkan diri ada beberapa murid yg mengangguk, dan ada beberapa murid cewek yg heboh, terutama mika si murid paling alay di kelas 2 ipa 1.
"omgggg........cogan girl cogan" bisiknya ke fitri teman sebangkunya yg merupakan 'sahabatnya'.
"mantepp banget! kyaaa;x".
Ya nggak bisa di tampik sih si murid pindahan itu memang ganteng,
Ya bodo amat. ujarku dalam hatii gak peduli.
Sampai pak hendri berkata
"baiklah dito,silahkan duduk dibangku kosong disamping elisa, disana." sambil menunjuk kearah ku.
Lah..kenapa disini sih kan banyak bangku kosong, ah terserahlah toh nantinya dia juga akan pindah. batin ku
Kenapa demikian karena aku yakin dia pasti gak akan betah duduk disamping orang aneh kayak aku, begitulah pikirku waktu itu.
"Baik pak, terima kasih." Jawab simurid pindahan kepada pak hendri.
Dia pun berjalan dan duduk disampingku.
__ADS_1
"hai..." sapanya. Dan seperti biasa aku tak menggubris sapaannya, aku menggambil tasku dan mengeluarkan buku pelajaran hari ini yaitu fisika. dia pun mengangguk-nganggukkan kepala sambil mengangkat alisnya entah dia malu atau apa aku nggak tau.
"yah...dia dikacangin" bisik Rendi yg duduk dibelakangku kepada teman sebangkunya Nanda.
"yaa si elisakan emang gitu, tak pernah sekalipun ia membalas sapaan orang, makanya dia tak pernah punya teman." jawabnya sambil berbisik.
Rendi pun mengangguk-ngangguk. Walaupun aku mendengar pembicaraan mereka tentang diriku tapi itu tak terlalu mengena padaku karena yg mereka bicarakan itu memang benar, itulah diriku itulah Elisa.
"duh! Gatel" kata sidito sambil menggaruk telinga nya.
Mereka pun tersentak diam dan aku melihat kearahnya dengan raut wajah kebingungan, dia pun melihat ke wajahku sambil dan tersenyum.
apa-apaan
ujarku dalam hati sambil memalingkan wajahku.
Sambilan menghela nafas.
"Baiklah baiklah" kata pak hendri sambil menepuk nepuk tangan. "sekarang kita mulai pelajarannya..bla bla bla bla.." lanjut pak hendri menerangkan materiii.
Kring kring kring
Bel tanda istirahat berbunyi ...
Aku pun bergegas membereskan mejaku, berniat kekantin setelah itu, namun
"hay...nama kamu elisa?" tanya si dito sambil duduk di meja.
__ADS_1
"udah tau napa nanya!" jawabku judes bahkan tanpa melihat wajahnya.
"cihh...ternyata emang sombong ya!" balasnya.
Mendengar perkataannya aku pun melototi matanya,lalu dia berkata
"apa?...."
Lalu dia melanjutkan
"ingat aku nggak?"
Aku pun mengernyitkan dahi lalu memalingkan wajahku.
"ini aku loh! matahari terbenam! Ingat nggak?"
Aku tak merespon perkataannya, aku melanjutkan membereskan meja dan ketika aku telah selasai ketika aku hendak kekantin.
'Ting' teleponku berbunyi.
Aku langsung mengeceknya dan ternyata pesan dari nomor tak dikenal yg bertuliskan
tidak di kenal : indah ya hidupmu,sementara kau melupakan ku kill
Aku yang terkejut langsung melempar teleponku sambil berteriak.
"apa? kenapa?" tanya dito yang terkejut.
__ADS_1
Waktu itu hanya ada kami berdua didalam kelas jadi tidak ada orang lain yg tau.