mentari senja

mentari senja
episode 8 #preman 2


__ADS_3

Suana menjadi hening.


"elisa kan?" tanya angga tiba-tiba.


"iya" jawabku


"aku cuma mau bahas soal kelompok. Jadi gimana?" tanya angga


"hmm...tengat kumpulnya kan besok jadi menurut kalian kita kerjakan dimana?"tanyaku


"emm...gimana kalau dirumah kamu ajha?" jawab dito


"ya kalau aku sih boleh-boleh aja mumpung mama sama papa lagi ga ada,angga gimana?"kataku


"oke" jawabnya.


Lalu dia mengeluarkan secarik kertas dan pena di julurkannya kepadaku.


"tulis alamatnya" katanya.


"oh..." aku menuliskan alamatku dan ku berikan kepadanya.


"nihh"


"makasih"


"kumpulnya jam 3 ya ga boleh telat" kataku


"baik" jawab mereka.


Setelah itu kami lanjut makan.


***


Setelah itu bel masuk kelas berbunyi dan kelas pun dimulai waktu terus berjalan sampai waktu pulang.


"saa..pulang bareng yuk" kata dito


"emangnya kamu tinggal dimana?" tanyaku


"di kompleks C"


"kan beda arah"


"gak papa aku anterin"

__ADS_1


"pakek apa?"


"motor"


"kamu punya motor?"


"punya lah"


"lahh...kalau gitu kemarin kenapa pakek taksi?"


"ya kan ribet saa kalau pakek motor, emangnya kamu pernah lihat orang naik motor bonceng orang pingsan?"


"pernah"


"kapan?"


"di adegan film"


"ah elah itu kan film orang pingsannya aja kakinya bisa jalan!"


"hahahaahahahah.....iya ya! Tapi gausah deh dit, aku naik bus aja"


"lah kok gitu.."


"lain kali aja ya" kataku


"ya udahlah duluan ya" kata dito sambil berjalan keluar.


"sampai jumpa elisaa"


kata fino tiba-tiba aku agak kaget dan aku hanya membalas dengan senyuman.


Mereka membatu, aku bingung.


Kenapa?


"ohhh...haha hahha hahha"tawa fino terbata-bata dan langsung berlari keluar kelas.


Anehh


Aku pun bergegas keluar menuju halte bus.


Sementara itu finooo...


"subhanallah~ gw disenyumin pob" kata fino ke poby

__ADS_1


"siapa?" tanya poby


"E LI SA"


Poby terdiam sejenak dan berkata


"fino gw ingetin ya kalau mimpi jangan kejauhan kalau jatuh sakit!" mimik poby serius


"gw ga mimpi oon. Lo gak percaya? yaudah liat aja besok gw buktiin" kata fino ke poby lalu pergi.


Poby pun mengangkat kedua tangannya dan berdoa


"ya ALLAH sadarkan lah teman saya dari manisnya mimpi supaya dia mampu berjalan diatas kenyataan yg pahit ini. Aminnnn"##


***


Aku terus berjalan menuju haltee dan ketika aku sampai kesana ternyata satu bus sudah lewat semua murid sudah naik kecuali satu orang lagi yaitu angga. Dia sedang duduk disana sambil membaca buku dia tidak menyadari kedatanganku dan aku langsung duduk saja tanpa menyapanya. Disaat kami sedang menunggu bus tiba-tiba seseorang datang menghampiri ternyata itu adalah preman tadi pagi dan kini dia membawa 2 orang temannya.


"haii bocah ketemu lagi kita" katanya.


Angga melihat kearahnya sejenak kemudian kembali membaca buku.


"heuhhh......bocah songgong!!"teriak preman itu sambil memukul angga.


Angga pun terjatuh bukunya terlempar jauh.


"akhhh....."teriakku


"angga......"panik


Angga pun berdiri ketika dia hendak melawan balik aku menahannya.


"angga kita lari aja ya ga usah di bales mereka bertiga lohh..."kataku ketakutan.


Tapi dia tidak mendengarkan ku dia melepaskan tanganku dan memukul preman tadi. Preman itu tambah marah, dia membalas angga dan dua temannya itu turut membantunya alhasil angga kalah telak. Aku yg panik melihat ke sekeliling tapi tidak ada orang untuk di mintai tolong akhirnya aku teringat akan satpam dan berlari sekencang-kencangnya.


"PAK SATPAMMMMMMM..."teriakku


"hah...hah..hah.hah..." nafasku tersenggal-senggal


"kenapa?kenapa?"pak satpam langsung menghampiri.


"pak...tolong...tolong angga pak..."kataku terengah-engah sambil menunjuk ke arah halte.


"HAH....HEII KALIANNN..."Pak satpam langsung berlari ke arah mereka. Para preman itu panik dan melarikan diri, pak satpam mengejarnya. Sementara aku langsung menghampiri angga yg sudah babak belur itu.

__ADS_1


__ADS_2