
Badan Alisya melemes, dadanya terasa sesak, Alisya merasa sangat mual.
Alex pun menggendong Alisya masuk kedalam mobil.
Didalam perjalanan,Alisya hanya berbaring dengan perasaan yang sangat tidak sehat.Sepanjang perjalanan hening tanpa suara, Alex yang hanya fokus menyetir,memperhatikan jalanan.dengan suasanya yang dingin dan rembulan yang terang dan bintang yang berkelap kelip diluar sana.
Sesampai dirumahnya Alisya.
Alex segera bawa Alisya masuk kedalam rumah, untung keadaan sepi jadi tidak ada orang.Alex menggendong Alisya masuk kedalam rumah, dan segera Alisya dibawa kedalam kamar.Badan Alisya yang kedinginan ditambah diluar cuaca yang dingin.Alisya diselimuti oleh Alex.
"sayang," paggil Alisya.
"kenapa sayang".
"Perutku sakit bangett."
"Yasudah kamu istirahat ya sayang." Besok-besok kalau mama nawarin jangan dimakan semuanya, jadi ginikan. yasudah,, "sekarang kamu istirahat ya."
"Sayang,,,"panggil Alisya."jangan ninggalin aku ya," temeniiiin.
"Iya sayang,aku akan nemenin Kamu." Tapi... "sekarang ganti baju dulu ya."
"Eeeemmm," Alisya mengangguk.hanya menuruti apa yang dikatakan Alex.
Alex pun mengambil baju Alisya dalam lemari.
"Ini sayang pakek sambil,"dibantuin Alex.
"Sekarang istirahat ya."ucap Alex.
"Peluuuk,,," manja Alisya.Alisya yang menginginkan kehangatan disaat cuaca diluar yang sangat dingin.
Alisya pun tertidur dipeluk Alex.
Sayang....
Maafin Aku ya, sambil mencium keningnya Alisya. Alex pun tertidur sambil memeluk Alisya.
Pagi-pagi Alex bangun, melihat Alisya yang masih menuju alam mimpi.Alex yang ingin bangun duluan, dengan hati-hati biar Alisya tidak bangun.
" sayang..." panggil Alisya.
"Mau kemana..?"
"Tidak kemana-mana Sayang," Alex memeluk Alisya lagi.
"kamu ini sangat manja sayang," bisik Alex.
"Eeemm biarin,," jawab Alisya.
"Aku suka manjamu sayang," bisik Alex,sambil mengucup kening Alisya.
Cuuuppp...
Alex pun melihat jam sudah menunjukkan jam 8.00 pagi. dia mengambil ponselnya.
"Hallo lex."
"Ada apa?" tanya Kevin.
"Aku hari ini tidak masuk."
"Yasudah tidak apa-apa, Aku akan mengurus semuanya."
"Ok, makasih ya Kev ,,,"
Tut, panggilan dimatikan Alex.
"Kebiasaan ini cowok, belum selesai ngomong,main mati-matiin aja,dasar ," gerutu Kevin.
"Bikkk,,," panggil Mamanya alex.
"Iya Nyonya."
"Alex kenapa tidak turun-turun,,," panggilkan dia.
"Tapi Nyonya,Deen Alex tidak ada dikamar, semalam Den Alex tidak pulang."
"Yasudah", jawab Mamanya Alex.
Tuttt... tutt..
"Iya Ma..."
"Kamu kemana saja tidak pulang semalam."
"Maaf Maa, semalam Alex anterin Alisya dan nginep dirumah Alisya, dia sakit.
"Yaallah sayang...
Maafin mama ya."
"Iya ma ,Tidak apa-apa,,,"
"Sekarang gimana kadaan calon mantu Mama."
"Sekarang Alisya sudah baikan Maa,,"
"Syukurlah," jawab Mamanya Alex.
"Makanya cepet halalin Alisya, biar kalau dia sakit ada yang jagain."
__ADS_1
"Iya Maaa,"jawab Alex.
"Yasudah ya Ma..."
"Iya Sayang."
Tut... panggilan dimatikan.
"Sayang," panggil Alisya.
"Iya Sayaangg."
"Aku laper," rengek Alisya.
"Yasudah aku masak aja ya."
"Tapi didalam kulkas tidak ada apa-apa yang bisa dimasak."
"Yasudah kita pesan saja,"jawab Alex.
"Aku bangun dulu ya Sayang, sebentar lagi kurir datang."
"Eemm," Alisya mengangguk.
Alex membersihkan badannya,segera kedepan.
Tokk,, tok,,
"Ini pak," sambil menyodorkan bungkusan ditangannya.
"Alex pun mengambilnya."
"Makasih Pak."
Makanan sudah dibawa kekamar sama Alex."
"Sayanggg," panggil Alex.
"Kamu makan dulu ya sayang. "
Alisya segera bangunnn..." tapi,,,,Sayang,,,, kepalaku pusing bangeet."
Alex pun bantuin Alisya bangun,
"Kamu kenapa Sayang,,,"
"Aku sangat pusing." jawab Alisya.
Alex pun segera menumpang Alisya dari belakang sambil memeluknya dari belakang.
Cuuuppp...
*sosuit banget, dunia novel memang indah(d).
"Aaakkkk," Alex menyuapai Alisya.
Beberapa sendok pun masuk kemulut Alisya.
"Udah Sayang, aku sangat mual."
"Kamu mau muntah." tanya Alex.
Alisya mengangguk.matanya masih terpejam karena merasa sangat pusing.
Alex pun menggendong Alisya kekamar mandi.
Uuaaakkk,,,,uaaannnkkk,,,,
Alex menggosok gosok tekuk Alisya.
Uuaaakkk,,, uaaakkk,,,
"mau mu*ah lagi," tanya Alex.
Alisya mengelengkan kepalanya.
badan Alisya pun melemas.
Alex langsung menggendong badan Alisya keluar dari kamar mandi. membaringkan Alisya ketempat tidur.
merain ponselnya.
"Dok... segera kejalan yang saya serlok ya, langsung masuk ya kalau sudah sampai."
"Baik Tuan Alex." jawab Dokter Andre.
Dokter pun sudah sampai, langsung memeriksa kondisi Alisya.
"Gimana Dok?" tanya Alex.
"Apa sebelumnya dia ada lambung,,? tanya dokter.
"Ada Dok,,," jawab Alex.
"Lambungnya kambuh,
ini obatnya, minumnya dua kali sehari ya."
"Baik Dok..."
"Kalau begitu saya permisi dulu ," ucap Dokter Andre.
__ADS_1
"Ayo saya antar," jawab Alex,Dokter pun pulang.
Alisya meminum obatnya dibantu sama Alex.Alex menyuruh Alisya istirahat, sambil mengangkat kepala Alisya yang sudah dibaringkan Alex, menindih ketangannya dan memeluknya, karna badan Alisya kedinginan.Alisya merasa sangat lemes.
Cuuuppp,,,
"Cepet sembuh ya sayang," aku tidak bisa melihatmu seperti ini, bisik Alex.
Dua hari berlalu,Alex menemani Alisya dan merawatnya dengan baik. Alisya masih berbaring ditempat tidur, kondisinya masih lemah tiada daya.Alex ingin membawanya kerumah sakit tapi Alisya tidak mau kerumah sakit.
"Sayang," manja Alisya..
Cuuppp.. Alex mengecup b*b*r Alisya,"Cepet sembuh ya sayang."
"Kalau kamu sembuh,aku akan segera menghalalkanmu."
Alisya hanya tersenyum bahagia mendengar perkataan Alex.Dan berkata "Jangan tinggalin aku ya,,, "air mata yang mengalir membasahi kepipi Alisya yang imut.
"Tidak akan sayang," sambil mempererat pelukan..
Cuuppp....
"Aku sangat mencintaimu Sayang," ucap Alex.
"Aku juga," jawab Alisya.
Sudah dua hari Alex tidak kekantor menemani Alisya yang sedang sakit.Dan merawatnya dengan sangat baik.Penuh cinta dan kasih sayang.
Dreett,,, dreettt,,,
ponsel Alisya berdering.
Sinta, video call. Alex pun menggeserkan kesamping yang berwarna hijau.
"Astagfirullah... Alisya,,,, " kaget Sinta.
"Kalian ngapainnnn...?"
"Kalian belum halal looo.." Sinta ngerocos panjang lebar,Alex hanya diam saja mendengar temannya Alisya yang cerewet. Alex mengecilkan volumenya karna Alisya sudah tertidur lemes.
"Sudah ngomelnya," tanya Alex.
Iya jawab Sinta singkat.
"Sekarang dengarkan aku, lihat Alisya, sambil ituin cameranya kearah Alisya.Jangan ngerocos tidak jelas."
"Yaallah,,, Sinta kaget lihat muka Alisya sangat pucat."
"Alisya kenapa Lex?" tanya Sinta.
"Sudah dua hari dia terbaring tak berdaya, lambung Alisya kambuh,"makan pun hanya dua suap.
"Yaallah Lisy,"Sinta sedih mendengarnya.
"Lex,aku titip Alisya ya, jaga dia baik baik," Aku masih ditempat nenek diluar Kota belum bisa pulang.
Alex menggangguk..
"Aku percaya padamu Lex," kamu pasti akan jaga Alisya dengan baik.
"Yasudah ya."
Tut.. panggilan dimatikan.
Drettt,, dreeett,,
Sekarang giliran ponsel Alex yang berdering.
"Iya Maaa," jawab Alex.
"Gimana kadaan Alisya ,"tanya Mama Alex.
"Yaallah sayang ,maafin Mama ya,," yang melihat calon mantunya berbaring tanpa daya. Mamanya alex meneteskan air mata ,karna merasa bersalah.
"sudah maaa,ini bukan salah Mama,," Alisya memang punya penyakit lambung, dia susah kali makan.
"Sayang,,, Mama suruh bibik dan beberapa maid yang lain aja kesitu ya, biar Kamu tidak kerepotan," karna Mamanya Alex tau gimana kondisi Alisya.
"Iya Ma," makasih ya ma."
"Yasudah,Mama suruh pak anton buat anterin mereka."
Tutt. panggilan dimatikan.
Alex yang dari tadi hanya mengelus-elus pipinya Alisya yang imut,dan memperhatikan wajahnya Alisya yang manis dan cantik.Alisya yang sedang tertidurpun, membuka mata.
Alex yang menyadari Alisya bangun.
Cuupppp..Alex mengecup pipinya Alisya yang imut.
"Kalau Aku tiada , jangan lupain aku ya," air mata Alisya menetes kepipinya.
Alex langsung ituin jari kemulut Alisya,
uuussshhhh," jangan ngomong seperti itu ya,kamu tidak akan kemana-mana," akan selalu didekatku sambil menghapus air mata Alisya yang jatuh kepipi.
"Sayangg,aku tidak mau meninggalkanmu walaupun hanya semenit." ucap Alex.
"makasih sayang dah selalu ada buat aku."
Cuuppp.. " I love you Sayang," jawab Alex,yang membuat hati Alisya berbunga-bunga dengan senyuman yang membuat Alex terpesona.
__ADS_1
"Sekarang Kamu makan dulu ya Sayang, sedikit saja," biar bisa minum obat.
"Eemm," Alisya mengangguk.menuruti perkataan Alex.