
"Dasar kakak ini, yasudah nanti kalau kak Abi ketempat kita, aku kenalin sama Sinta."
"Beneran ya," jawab Abizar.
"Iya kak," jawab Alisya lagi. Sepertinya Sinta suka tuh sama kakak.
"Yaiyalah, orang kakakmu tampan gini," heheπ π π . Abizar memuji dirinya sendiri.
"Kepedean kakak ini." πππAlisya menertawakan Abizar.
"Memang abizar tampan," iyakan Abizar,jawab Alex yang membenarkan ucapan Abizar, sambil mengunyah makanan.
"Iihhh, kamu kenapa ikut-ikutan belain kak Abi!" Alisya yang berhenti makan.
"Eeemmm, ngeselin!" Alisya kesal sama Alex yang belain Abizar.
Alex yang melihat Alisya merajuk, tersenyum dan berkata, "Makanannya diabisin itu."
"Yasudah kakak jelek pun tidak apa-apa," jawab Abizar yang lesu ππ, biar Alisya tidak merajuk.
"Tidak kak, aku cuma bercanda kak, kakak memang ganteng kok." Siapa dulu kak Abizar. Cewek yang liat kakak pasti semua terpesona melihat ketampanan kakak.πππ
Iya 'kan, saaaaa.. perkataan Alisya terpotong, karena menyadari Alex cemburu Abizar dipuji-puji.
Heeheeeπ π π Alisya tersenyum cengar-cengirr.
"Heeeemmmm, ada yang cemburu ni yeee,"ππππππucap Abizar.
Mereka pun selesai makan.
"Alex kamu tidur dekat kamarku ya diatas."
"Heemm," Alex hanya berdehem saja.
Jam pun sudah menunjukkan jam 22.00. "Oa Lex malam ini ada bola, aku sebentar lagi mau nonton bola."
"Kamu suka bola tidak?" tanya Abizar.
"Sama, aku ikut nonton ya. Kita nonton bareng," jawab Alex.
Mereka pun, pergi untuk nonton bola. "Aku gimana?" tanya Alisya.
"Kamu tidur sayang," jawab Alex.
"Hheeemmm, kok tidur sih."ππ
"Iya Lisy, kamu tidur jangan bergadang, nanti kamu sakit lagi," jawab Abizar.
"Eemmm, tidak mauuuu." ππππππ
"Kamu tidak boleh bergadang sayang,"jawab Alex. Alex tidak mau Alisya bergadang. "Lagian kamu tidak suka bola 'kan."
"Eeemmm, πππAlisya merengek tidak mau kekamarnya.
"Yasudahlah," jawab Alisya hanya menurut kekamarnya.
Alex yang melihat Alisya merengek. "Yasudah kamu disini saja, tapi tidur ya."
"Beneran," jawab Alisya kesenengan dia tidak bisa tidur tidak ditemenin.
"Iya," jawab Alex.
Abizar dan Alex pun menonton bola dan ditemenin sama Alisya.
Goool! teriak Alex dan Abizar bersamaan.
"Hhuuuaahhh, Alisya menguap matanya tidak kuat lagi.
Alex yang melihatnya.
Puuuk!
Puukk!
Menepuk pahanya, dan berkata, "sini tidur."
Alisya pun merebahkan badannya dipangkuan Alex, dan tersenyumπ π .Senangnya tidur dipangkuan Alex,π΄π΄π΄π΄ Alisya langsung memejamkan mata dia menuju kealam mimpi, mimpi yang sangat indah.
__ADS_1
Alex dan Abizar yang menyadari Alisya tertidur pulas tanpa memperdulikan teriakan mereka, mereka tersenyum.ππ
"Ahirnya Alisya tidak bergadang Lex, dia tertidur," ucap Abizar.
"Dia memang seperti itu, tidur maunya ditemenin, makanya aku pulang dari sini langsung mempersiapkan persiapan acara pernikahan kami."
Acara bolapun selesai. "Yasudah aku masuk duluan ya," ucap Abizar
"Bawa Alisya tidur dikamarnya." Abizar langsung kekamarnya dia sangat ngantuk.
Alex pun segera gendong Alisya kekamarnya, dan merebahkan badan Alisya keranjang king size yang sangat empuk, dengan pelan-pelan biar Alisya tidak bangun.
Mmuuahh, Alex mengecup kening Alisyaππ dan menyelimutinya.
"Selamat tidur ya sayang." Alex pun kekamarnya, dia sangat ngantuk. π΄π΄π΄π΄
Mereka pun menuju kealam mimpi yang indah.
...****************...
Keesokan pagi, Alisya seperti biasa bangun pagi-pagi sholat, setelah itu baru doa kedapur memasak.
"Bik, aku bantuin ya."
"Jangan Non Alisya!" nanti Bibik dimarahin Tua Abizar.
"Tidak Bik. Bibik tidak Akan dimarahin kakak." Nanti kalau Bibik dimarahin, biar Alisya yang tanggung jawab.
"Yasudah kalau Non maksa."
Alisya dan bibikpun memasak berasama, "masakan semua sudah siap ya Bik,"
ahirnya siap juga. Hhuuuff.
Alex dan Abizar pun bangun, tapi kesiangan sudah jam 9.00.
Tuuk!
Tuuk!
Suara sepatu Alex dan Abizar, kebetulan mereka berdua bangun barengan.
"Iya sayang, aku yang masak makanan kesukaan kamu dan kakak."
"Yasudah ayo kita sarapan, aku sudah lapar."
Merekan pun selesai makan, "Oa lisy, Alex, buat persiapan pernikahannya biar aku yang siapkan, masalah gedung.Kebetulan aku punya usaha dibagian (WEDDING VENUE) yang terletak dekat daerah kalian. Aku akan mempersiapkan spesial buat kalian.
"Baiklah, Abizar, semua aku serahkan padamu," ucap Alex.
"Iya kak, pasti mewah banget," jawab Alisya.
"Sayang, kamu siap-siap ya, kita akan pulang."
"Iya sayang," jawab Alisya.
Mereka pun bersiap mau pulang.
"Hati-hati ya Lex," Abizar memuluk temannya."Jaga Alisya dengan baik."
"Sip, jawab Alex.
"Pesan buat adek kesayangan kakak. Kalau marah, jangan pergi, selsaikan masalahnya. Kalau kamu ketemu sama orang baik saat pergi Alhamdulillah, tapi kalau ketemu sama orang jahat gimana?"
"Iya kak."ππjawab Alisya.
"Iiihh, πππkamu memang adekku yang sangat imut," sambil menarik hidung Alisya yang mancung. dan mencubit pipinya yang imut.
"Kakak sakit," Alisya merasa kesakitan.
Alex yang melihatnya tersenyumπ π .Mereka kalau bersama pasti ada saja kelakuan yang bikin hati senang dan tertawa.
"Kakak aku pulang dulu ya."
"Kakak kapan ketempat kita?"
"Iya beberapa hari lagi, karena kax sendiri yang akan tangani gedung pernikahan kalian."
__ADS_1
"Makasih Abizar," ucap Alex.
"Ingat, tidak ada kata terima kasih pada teman," ucap Abizar.
"Kita pulang dulu ya kak," ucap Alisya.
"Iya hati-hati, jangan lupa titip salam ya buat sinta," ucap Abizar sambil tersenyum.π π π
Alisya dan Alex pun pulang. Haripun sudah menjelang malam. Suasana diluar sangat dingin, ditambah dengan ac yang menyala.
"Sayang, aku lapar," Alisya merengek kelaparan. Dia seperti anak kecil merengek saat lapar minta makan.ππ
Alex pun berhenti disebuah restoran.Mereka pun makan, selsai makan melanjutkan perjalanan lagi.
Alex fokus menyetir, sedangkan Alisya sudah menuju kealam mimpi, dia ketiduran, karena kecapean.
πππAlex tersenyum melihat Alisya yang terlelap π΄π΄.
Mereka pun sampai, Alisya masih tertidur. Alex yang tidak mau Alisya terbangun, dia menggendongnya kedalam.
Mama dan papannya Alex melihat putranya sudah pulang, dengan wajah bahagia, dja membawa Alisya pulang.Mereka sangat bahagia melihat Alex bahagia, tidak seperti kemarin, Alex sangat terpuruk. Mereka tersenyum bahagia.ππ
"Mama, kita harus segera mempersiapkan pernikahan mereka."
"Iya Pa, mulai besok kita persiapkan persiapan pernikahan mereka dengan sangat megah. "Mama tidak bisa melihat Alex terpuruk." Merekapun kekamarnya.
...****************...
Keesokan pagi semua sudah bangun. Berkumpul diruang makan. "
Alex, Alisya, mulai hari ini kalian jangan kemana-mana. Mulai hari ini kalian harus mempersiapkan pernikahan kalian."
"Iya Ma," jawab Alex. Dia juga tidak mau lama-lama, jangan sampai kejadian seperti kemarin.
"Alex, coba liat gedung ini. Pilihlah, yang mana kamu suka," ucap papanya Alex.
"Soal gedung Aku sudah mempersiapkannya Pa, Abizar akan menyiapkannya," jawab Alex.
"Siapa dia?" tanya Papanya Alex.
"Aku lupa menceritakannya, dia laki-laki yang sudah bantu Alisya kemaren."
"Yasudah terserah kamu saja," jawab Papanya Alex.
"Berarti sekarang, tinggal kalian pilih undangan sama kebutik buat rancangin baju pernikahan kalian."
"Sayang, coba kamu suka baju yang model mana, yang ini, apa yang ini, atau yang ini," sambil memperlihatkan model bajunya. Alisya melihat kearah Alex karena selama ini dia yang selalu memilihkan mana yang harus dipakainya.
Alex mengambil modelnya.
"Yang ini saja Ma." Mamanya Alex sangat faham kalau putranya selalu ingin dia yang memeilihkan sesuatu.
"Yasudah, nanti Mama yang urus." Berarti tinggal nanti Keisya kesini buat mengukur ukuran baju buat kalian. Keisya adalah desainer busana. Perancang busana pernikahan yang terkenal. Selama ini keluarga Alex sangat mengandalkan Keisya buat merancang baju apapun.
"Buat undangannya yang ini saja Pa," ucap Alex sambil menunjukkan undangan.
Seharipun berlalu, dengan persiapan pernikan Alex dan Alisya. Tinggal seminggu lagi acara pernikahan mereka berdua.
Ting, tong!
Suara bel berbunyi.
"Maaf cari siapa Tuan," tanya salah seorang yang sedang sibuk mengerjakan persiapan pernikahan Alex.
"Alex ada?" tanya pria tampan, hidung mancung, dengan mata yang sangat indah, kulit putih. Kira-kira siapa ya, pria itu.
"Ada Tuan,Tuan Alex ada didalam." Silahkan masuk. Kebetulan pintunya terbuka karna sedang banyak orang untuk persiapan pernikahan Alex. Pria itu pun masuk dan mencari keberadaan Alex.
"Eehh itu dia."
Pria itupun menghampiri Alex, disitu ada Alisya juga satu lagi perempuan, siapa ya? bisik pria itu.
Alex yang melihat pria itu langsung menghampirinya dan memeluknya. Thanks ya kawan, sudah datang.
"Alisya," panggil pria itu. Alisya dan Sinta pun menoleh.
**Siapakah pria tampan itu** **penasaran, yuk ikuti part selanjutnya.**
__ADS_1
bersambung