Mimpi Jadi Kenyataan

Mimpi Jadi Kenyataan
*Pesan Abizar pada Alex*


__ADS_3

"Yasudah sayang, aku keluar dulu ya. Aku ingin berterima kasih pada Abizar, dia sudah menjagamu dengan baik."


"Iya sayang," jawab Alisya.


Alex pun keluar menemui Abizar.


"Bik lihat Abizar," tanya Alex.


"Tuan, ada ditaman belakang," jawab Bibik.


Alex pun melangkahkan kaki ketaman belakang, sambil melihat-lihat rumahnya Abizar.


Abizar orang kaya juga ternyata batin Alex, yang melihat rumahnya Abizar sangat mewah tak kalah dengan rumahnya Alex.


"Hheemmm," Alex berdehem, melihat Abizar yang sedang melamun.


"Eehh, kamu Lex, silahkan duduk!" ucap Abizar.


Alex pun segera duduk dekat Abizar," Abizar terima kasih ya, kamu telah menjaga Alisya dengan sangat baik."


Aku sangat beruntung Alisya bertemu dengan orang yang sangat baik sepertimu. Aku tidak bisa membayangkan, kalau Alisya bertemu dengan orang yang jahat.

__ADS_1


"Iya santai saja." Sebagai manusia harus saling membantu, jawab Abizar dengan sikap yang ramah.


"Sebenarnya apa yang terjadi Alisya sampai pergi?" tanya Abizar.


"Apakah kamu melukai hatinya? tanya Abizar.


"Tidak Abizar, ini hanya salah faham." Disaat Alisya kekantor mengantar makanan untukku kekantor. Aku sedang ada pertemuan dengan bos perusahaan lain, wanita itu tidak sengaja kakinya tersandung meja dan terjatuh kepelukanku. Disaat bersamaan pun Alisya masuk keruanganku. Dia melihat wanita itu ada dipelukanku, dia mengira aku selingkuh dibelakangnya. Alex menceritakan kejadian sebenarnya pada Abizar.


"Aku sedikit terlambat mengejarnya karena aku harus menandatangani kontrak dengan perusahaan itu dulu." Saat aku keluar, Alisya sudah tidak ada, kata supir dia naik mobil mewah. Aku mencarinya kemana-mana, tapi tidak aku temukan. Aku sudah suruh semua anak buahku untuk mencarinya tapi nihil, tidak ada jejak.


Abizar yang mendengarnya, hanya mengannguk," jadi seperti itukah ceritanya," batin Abizar.


...****************...


Akupun berhenti, Alisya segera naik, aku tidak menanyakan apapun karna melihat Alisya menangis dengan terisak-isak. Sampai ditengah perjalanan, aku menanyakan kealisya dia mau kemana, dia menjawab bawa saja aku kemanapun kamu pergi. Dia menyuruhku membawanya ketempat yang sangat jauh dari situ, Abizar menceritakan kejadian kemaren.


...****************...


"Makanya, aku membawanya kesini."


Aku tidak bisa melihat dia menangis terus-terusan, tidak mau makan, sampai dia sakit. Makanya aku suruh anak buahku mencari tahu tentang mu.Sehingga aku menelponmu kasih tau Alisya ada disini.

__ADS_1


"Jujur ya Lex, aku menyukai Alisya, makanya aku melakukan semua ini." Walapun aku belum mengenalnya lebih jauh, dua hari aku mengenalnya aku merasa sudah cukup mengenalnya.


"Kalau kamu benar-benar mencintainya, kamu jaga dia baik-baik, jangan buat hatinya terluka. Aku tidak bisa melihat Alisya menangis," ucap Abizar.


"Kalau kamu tidak bisa membuatnya bahagia, aku akan merebutnya darimu, camkan itu Lex." Tapi aku percaya padamu kamu bisa membuatnya bahagia.


"Alisya adalah wanita yang baik dia pantas bahagia," ucap Abizar lagi.


"Iya Abizar, aku akan menjaganya dengan baik, karena aku sangat mencintainya, dia adalah belahan jiwaku. Aku tidak akan membiarkan air matanya jatuh kepipinya ya imut dan cantik, karena air matanya sangatlah berharga bagiku."


"Makasih ya kamu telah menjaganya dengan baik." Aku tidak akan membiarkan dia menjauh dariku lagi walapun sesaat.


Aku sangat mencintainya. Dua hari aku tanpanya, detak jantungku seakan berhenti berdetak. Dia adalah belahan jiwaku, aku tidak akam membiarkan dia menangis lagi.


"Aku percaya padamu Lex." kamu yang lebih dulu mengenal Alisya.


Alex dan Abizar pun berbincang-bincang tentang perusahaan. Meraka tertawa-tertawa.😂😂😂😂.


"Kapan-kapan kamu mainlah ketempatku, sekalian kekantorku," ucap Alex.


"Iya, beberapa hari lagi aku ada pertemuan didaerah situ, nanti aku akan mampir kekantormu," jawab Abizar.

__ADS_1


__ADS_2