Mimpi Jadi Kenyataan

Mimpi Jadi Kenyataan
*Alisya dilamar*


__ADS_3

"Sekarang minum obat ya! biar cepat sembuh."


Alex pun membantu Alisya minum obat.


"Cepet sembuh ya Sayang, kalau kamu sembuh, aku seprays buat kamu."


Cuuppp, kecupan dikening Alisya.


"Bikkk," panggil Alex.


"Iya Tuan," jawab Bibik.


"Sediakan air hangat, setelah itu bantu Alisya mandi ya Bikk."


"Baik, Tuan."


Bibik pun sudah menyiapkan segala keperluan buat Alisya.


"Sayang, sekarang kamu mandi dulu ya!"


Alex langsung menggendong Alisya kekamar mandi.


"Bikkk," bantu Alisya mandi ya!"


"Baik Tuan," jawab Bibik.


"Nanti kalau sudah selsai ,panggilkan saya ya Bik".


"Iya Tuan."


Alex pun menunggu diluar.S


"Tuan!" panggil Bibik.


Alex pun masuk, langsung menggendong Alisya.


Bibik langsung kuluar.


Alex membaringkan tubuh Alisya kekasurnya.


"Sayang," panggil Alex.


Cuuppp, satu kecupan di*i*ir Alisya.


"Sekarang kamu istirahat ya Sayang! biar kamu cepet sembuh."


Alisya hanya mengangguk.


Kadaan Alisya jauh lebih baik hari ini batin Alex.


Seharian pun berlalu, kadaan Alisya jauh lebih baik, Alex pun sambil menjaga Alisya mengerjakan tugas dikantor, karna sudah beberpa hari Alex tidak kekantor. Semua Kevin yang kerjakan, dia pasti sangat kewalahan. Sekarang Alex akan membantu mengerjakan pekerjaan dikantor, setidaknya pekerjaan Kevin sedikit berkurang.


Alisya yang sudah bangun, kadaannya yang jauh lebih baik, melihat Alex yang sedang mengetik layar laptop didepannya.


"Sayang," panggil Alisya.


yang memeluk Alex dari belakang.


"Sayaaang terima kasih ya, kamu sudah merawatku dengan penuh kasih sayang."


Alex pun menghentikan aktifitasnya, berkata, "kamu sudah bangun Sayang, apa kamu sudah baikan?"


"Iya Sayanggg, kamu merawatku dengan penuh kasih sayang, makanya aku cepet sembuh."


Cuuppp


Alisya mengecup pipi Alex.


"Aku akan memasak untukmu sayang."


"Tidak usah sayang, kamu baru sembuh, tidak boleh kecapean." Diluar sudah ada bibik, jadi apapun yang kamu perlukan katakan saja sama bibik.


"Tapi sayang, aaaa..."


Ucapan Alisya terpotong, karna Alex melototinya."


"Iya iya," jawab Alisya..


"Sayanggg, aku keluar dulu ya, sudah beberapa hari Aku tidak keluar-keluar."


"Iya sayang," jawab Alex, "tapi hanya sampai didepan saja tidak boleh kemana-mana dan tidak boleh ngapain-ngapain."


"Eemm," Alisya mengangguk.


Alisya pun keluar kamar, sedangkan Alex sedang mengerjakan tugas kantor.


"Nonn, sudah baikan?" tanya Bibik.


"Iya Bik," jawab Alisya.


"Nonnn, butuh sesuatu?"


"Tidak Bikkk, tadinya iya, tapi Alex.

__ADS_1


"Tuan Alex memang seperti itu Nonn. Dari kecil dia tidak suka dibantah."


"Iya Bik," masa aku tidak boleh ngapain -ngapain 'kan, bosen.


"Sabar Nonn, lagi pula Nonn belum terlalu pulih, Nonn masih harus banyak istirahat."


"Iya Bik," jawab Alisya.


Bibik sama Alisya pun berbincang bincang dan tertawa-tawa.


Alex yang mendengar ada suara tertawa, dia pun keluar, karna pekerjaannya pun sudah kelar.


Sepertinya Alisya memang bosan sendirian, dia mengharapkan kasih sayang seorang ibu, buktinya bersama bibik aku liat dia sangat bahagia, batin Alex.


Hheemmm, dehem Alex, sepertinya namaku disebut-sebut.


"Iya sayang, kata bibik, kamu waktu kecil sangat lucu.


" Iya 'kan, Bikkk?"


"Iya Nonnn." Mereka pun menertawakan Alex.


"Oohh bagus ya,"


"Kalian ngomongin aku dibelakang, sambil menertawakanku."


Melihat Alisya bahagia Alex pun ikut merasa senang.


Akhirnya kamu sudah baikan sayang, aku sangat bahagia." Aku akan segera tepati janjiku padamu," batin Alex.


"Tuan, butuh sesuatu?" tanya Bibik.


"Tidak Bik," jawab Alex.


"Oa Bik, nanti malam suruh maid masak yang spesial buat Alisya ya!" dia sudah beberapa hari tidak makan.


"Iya Tuan."


Malam pun tiba, Alex dan Alisya dimeja makan, Alex seperti sudah terbiasa dirumah sederhana Alisya.


"Eemmm, wanginya."


"Makanlah, sayang," ucap Alex.


"Bikkk duduklah disini! makan bareng kita."


"Tidak Nonn, nanti saja saya makan."


Alisya melihat kearah Alex,,


"Tapi Tuan."


Bibik yang merasa dimelototi Alex, langsung duduk dekat dengan Alisya.


"Nonn, mau makan apa? biar Bibikk ambilkan."


"Yang itu aja Bikk," sambil menunjukkan mangkok.


"Kayaknya ini enak."


"Makanlah, sayang." ucap Alex.


Alex dan Bibik sangat senang melihat Alisya makan, sudah beberapa hari Alisya tidak makan.


"Oa sayang, besok kita diundang sama mama."


"Ada acara apa ?" tanya Alisya.


"Tidak tau," jawab Alex. "Mungkin mama merindukanmu."


"Merindukanku, apa anak kesayangannya?" Alisya menertawakan Alex.


Bibik yang mendengarnya pun tersenyum.😊😊


"Ini pasti Bibik 'kan, yang sudah menceritakannya, sehingga kamu tidak berhenti menertawakanku."


"Yasudah, kitaa datang saja". jawab Alisya.


Keesokan paginya, Alex membawa Alisya kesalon, untuk persiapan mau kerumahnya Alex, yang diundang mamanya Alex. Mereka pun siap dengan pakaian yang dipadukan satu sama lain.


"Ayo sayang kita berangkat," ucap Alex.


Alisya mengangguk.


Sesampai dirumah Alex. Suasa sangatlah ramai, seperti acara pertunangan. Semua kariyawan dikantor hadir disitu.


"Sayang, ada acara apa sih? rame banget," tanya Alisya.


"Nanti kamu juga akan tau,"


"Eemmm Apa?" rengek Alisya.


"Sudah, nanti Kamu juga akan tau apa."

__ADS_1


Aku penasaran banget ada acara apa, batin Alisya.


Alex dan Alisya pun disambut dengan sangat meriah.


"Sayaanggg, akhirnya calon mantu mama datang juga."


"Iniilaaahhh, yang ditunggu-tunggu sudah datang," suara mikrofon.Semua mata tertuju kearah Alisya dan Alex.


Alisya melihat Alex, dan mengangkat keningnya kebingungan.


Alex yang sedang masuk langsung menghampiri suara mikrofon tadi.


"Sekarang acara langsung kita mulai."


Mama Alex dan papanya Alex, berada didekat mereka berdua, "mama Alex mengambil cincin kasih sama Alex,


pasangkan cincinya."


Alisya yang mendengarnya sangat kaget. Dia meneteskan air mata bahagia sekaligus terharu karna tiba-tiba dilamar sama Alex.


Alex mengambil cincin ditangan mamanya, memasangkan kejari manis Alisya dan mencium keningnya.


Cuuuppp, mengecup kening Alisya.


"Maksih ya Sayang" ucap Alisya.


"Iya Sayang," jawab Alex.


"Selamat ya Lisy" ucap Sinta, sambil memeluk Alisya.


"Iya Sin, Maksih ya."


"Selamat ya Buk" para kariyawan ngucapkan selamat.


"Makasih ya," jawab Alisya.


Alisya dan Alex sangat bahagia.


acara pun selsai.


"Sayang, buat sementara kamu tinggal disini saja dulu ya!"


"Tapiii, Ma."


"Tidak apa-apa Sayang, cuma buat sementara sebelum acara pernikahan Kamu dan Alex."


"Iya Ma," jawab Alisya.


"Iya Sayang, kamu tinggal saja dulu disini. "


Alisya mengangguk.


"Alex bawa Alisya kekamarnya, biar dia istirahat." ucap Papanya Alex.


"Iya Pa."


"Ayo Sayang, Kamu istirahat dulu, kamu pasti kecapean, karena baru sembuh."


"Yasudah, Kamu istirahat saja dulu ya," ucap Alex sembari keluar dari kamar Alisya.


"Iya Sayang," jawab Alisya.


Alisya pun segera membersihkan badannya.


Hhuufff,,


Alisya merebahkan badannya keking size yang sangat empuk. Yaallah, aku sangat bahagia hari ini. Alisya pun tertidur.


Alex pun segera membersihkan badannya, dan langsung merebahkan badannya.


Tok!


Tok!


"Nonnn," panggil Bibik.


"Iya Bik," jawab Alisya.


"Ditunggu Nyonya diruang makan."


"Iya Bikk," jawab Alisya. Alisya pun mengikuti bibik keruang makan.


"Malam Sayang," ucap Mamnya Alex.


"Malam juga Ma," jawab Alisya .


"Biikkk, panggilkan Alex."


"Baikk Nyonya."


"Malam Ma, Pa," ucap Alex.


"Malam juga Sayang," jawab Mamanya Alex.

__ADS_1


"Malam Sayang," ucap Alex ke Alisya.


__ADS_2