
Tit...Tit....Tittttt
Sebuah klakson terdengar nyaring.
Malam ini bertepatan dengan malam pesta Richi. Luna menjemput Sean di rumah nya. Malam ini Sean terlihat sangat anggun dan cantik. Dia mengenakan Gaun hitam dengan belahan dada yang terbuka. Sangat pas di pakai oleh Sean.
"Ckckckc" Luna sampai bedecak kagum melihat penampilan Sean.
"Kamu cantik sekali Sean, malam ini kamu pasti jadi ratu di pesta Richi".
Sean yang mendengar pujian Luna cuma tersenyum malu
"kamu juga cantik kok Lun, gaun merahmu sangat indah, pas sekali di kulit putihmu", ucap Sean.
Jam 8 malam mereka sampai di pesta yang cukup meriah itu, pesta yang diadakan para muda mudi itu terlihat glamor... suara musik terdengar bergema disetiap sudut ruangan.
Hai luna ucap Richi. " Malam ini kamu sangat cantik sekali Lun, aku sampai tak bisa mengenalimu". wajah Luna saat ini sudah seperti tomat matang mendengar pujian Richi. Maukah kau berdansa dengan ku Lun, ucap Richi.
Mereka berdua pun langsung naik ke tempat dansa, Luna dan Richi seperti pasangan Yang sangat romantis.
Malam itu Richi mengungkapkan perasaan nya kepada luna di depan teman temannya dengan sebuah nyanyian
Dengarkanlah, wanita pujaanku
Malam ini akan kusampaikan
Hasrat suci kepadamu, dewiku
Dengarkanlah kesungguhan ini
Aku ingin mempersuntingmu
'Tuk yang pertama dan terakhir
Mendengar lagu itu, Luna pun langsung meneteskan air matanya.
Setelah menyanyi Richi membuka sebuah cincin berlian dan mengatakan kepada luna" Will me marry me "?
Luna semakin meneteskan air matanya dan berkata "Yes I do " mendengar itu semua teman - teman bertepuk tangan ternyata pesta yang di adakan itu bukan nya pesta ulang tahun Richi, tapi itu pesta lamaran yang telah di persiapkan keluarga Richi dan Luna.
Richi dan Luna emang tidak pacaran seperti orang pada umumnya, tapi Richi tau kalo Luna sangat menyukai Richi dari mereka sekolah menengah. Tapi mereka berdua mereka tidak ada yang saling mengungkapkan. Pada dasarnya mereka emang sudah di jodohkan oleh kedua orang tua mereka, karena ayah mereka partner kerja.
Malam ini adalah malam yang sangat spesial untuk pasangan Luna dan Richi. Sean yang melihat kebahagiaan sahabatnya sangat terharu. Melihat Richi dan Luna, Sean lagi - lagi teringat akan Jonas, " Jonas apa kabar ya" ucap Sean sudah hampir seminggu tidak ketemu Jonas.
Pucuk di cinta ulam pun tiba,
__ADS_1
yang di pikir Sean ternyata sudah ada di depan mata, Sean pun sambil mengucek ngucek matanya " Apakah itu benar Jonas atau hanya ilusi ku saja"? ucap Sean.
Terrnyata malam ini Jonas juga hadir diacara Richi karena Richi juga sahabat baik Jonas.
"Hai Sean" ucap Jonas, "hai juga Jon" ucap Sean dengan malu malu
belum sempat mereka berdua berbicara, seorang wanita langsung berhamburan menemui Jonas.
"Bebzzzzzz " ucap Cassandra yang seolah terlalu dibuat buat, temani aku berdansa yuk. Sambil ******* bibir Jonas.
Jonas yang melihat tingkah Cassandra langsung menjawab, Ia sayang, tunggu sebentar, perkenalkan ini teman ku Sean, dengan angkuh Cassandra pun menjabat tangan Sean "Cassandra Vhoten", Aku Sean ucap sean.
melihat kemesraan Jonas dan Cassandra Sean langsung ingin pamit,karena tidak ingin menganggu kemesraan Jonas dan Cassandra.
Maaf menggangu kalian ucap Sean.
Mendengar itu Cassandra langsung berucap, Ia lebih baik kau segera pergi, jika tidak ingin jadi obat nyamuk kami berdua, dan satu hal lagi, kau jangan dekati Jonas, karena Jonas sudah jadi milikku.
mendengar itu Sean langsung pergi dari hadapan Cassandra dan Jonas.
"Dasar wanita jadi jadian" ungkap Sean, dia pikir dia itu siapa, sok cantik banget.
Sean pun datang menemui Luna, tapi melihat temannya lagi bersama Richi niat Sean pun diurungkan.
Tiba-tiba ada seorang pria menghampiri Sean, pria itu seperti blasteran Arab, hidung nya mancung, kulitnya sawo matang, bertubuh tegap.
Sean melihat pria itu dari atas ke bawah, dalam hati ia berkata " Ya ampun apakah ini yang dinamakan perwujudan malaikat tanpa sayap" ? ucap Sean.
Pria itu pun hanya berdehem "ehem" Sean yang sedang melamun pun sampe salah tingkah dan berucap
Maaf anda siapa ?
Pria itu pun berkata "perkenalkan nona aku Justin, tadi aku melihat kamu sedang duduk sendiri, boleh kah aku menemanimu disini. Mendengar itu Sean pun berkata, Silakan jika anda tidak ada kerjaan. Oh ya nona nama anda siapa, ucap Justin. Akuuuuu.... Sean. ucap Sean dengan datar. Nama yang cantik seperti orangnya ucap Justin, mendengar pujian itu wajah Sean pun memerah.
Akhirnya mereka berdua pun bercanda gurau bersama.
Justin paling pintar mencairkan suasana, Entah apa yang mereka obrolkan sampe Sean beberapa kali tertawa.
Dikejauhan seorang pria sedang memperhatikan tingkah Sean dan Justin. Siapa lagi kalau bukan Jonas. Melihat Sean yang akrab dengan seorang pria yang baru dikenalnya, ada rasa aneh dalam hati Jonas.
" Kenapa Sean berbicara dengan justin "? ucap Jonas dalam hati.
Walaupun Jonas tau Justin adalah pria yang baik, dan juga kaya raya, Justin adalah seorang CEO muda sebuah Perusahaan yang bergerak di Bidang Otomotif, Justin dan Richi adalah saudara tiri.
Pada saat Jonas memperhatikan mereka, Cassandra datang dan mengajak Jonas untuk pulang. Tapi entah kenapa Jonas rasanya sangat muak dengan sikap Casandra yang terlalu berlebihan dan manja.
__ADS_1
" Jon, ayo kita pulang, pesta nya sangat membosankan"ucap Cassandra
"Jika kau ingin pulang, pergi la sana san, pesan taxi saja"ucap Jonas
"tapi aku mau sama kamu Jon".
mendengar itu Jonas langsung pergi meninggalkan Cassandra sendirian.
Casandra yang diacuhkan Jonas pun ngambek, sambil mengambil segelas wine dan pergi menemui teman temannya.
Waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 malam. Sean pun segera pamit pada Luna."Aku pulang dulu ya lun, takut momi ku khawatir, karena terlalu malam pulang," ucap Sean.
Cepat sekali kamu pulang Sen,ucap Luna.
Aku akan menyuruh Justin mengantarkanmu ,Tidak baik jika perempuan pulang sendirian jam segini, soal nya jalanan semakin malam semakin rawan, ucap Richi.
Richi pun memanggilkan adiknya, dan meminta Justin mengantarkan Sean. Baik kak, ucap Justin.
Justin pun tidak menolak karena ia ingin lebih dekat mengenal Sean.
Diperjalanan pulang, tidak ada obrolan apapun dari Justin dan Sean. Justin memulai percapakan untuk mencairkan suasana,
Sen, kamu bekerja apa sedang berkuliah? ucap Justin
Aku sedang berkuliah di salah satu kampus disini, ucap Sean.
Sean pun balik bertanya kepada Justin, kalau kamu apakah sudah bekerja ? mendengar itu Justin berkata "Iya aku sudah bekerja".
Apakah kamu adik Richi ? ucap Sean tapiiii.. kalian tidak mirip ucap Sean.
Mendengar itu Justin pun tertawa, pasti kau pikir aku yang lebih tampan dari Richi Kan. HAHahahahahahahah
Dasar kepedean, ucap Sean tapi ada bener nya juga emang kamu yang lebih tampan dari Richi, ucap Sean
Mendengar itu Richi pun bercerita jika mereka hanya lah saudara tiri, beda ayah.
Tidak terasa Sean pun sudah tiba dirumahnya.
Maaf ya Justin aku tidak bisa mempersilakan kamu masuk, karena hari sudah malam.
No problem ucap Justin, tapi boleh kah lain kali aku mampir ke rumahmu? ucap Justin. mendengar itu Sean pun berkata, Datang aja jika ada waktu.
Oh ya Sean bolehkah aku meminta no teleponmu,
Sean pun memberikan no telepon nya kepada Justin, dan setelah mendapatkan no telepon Sean Justin pun melajukan mobilnya.
__ADS_1