Mimpi Jadi Kenyataan

Mimpi Jadi Kenyataan
*Gagal malam pertama *


__ADS_3

Hari sudah mulai gelap, Alisya sudah dibawa pulang kerumahnya Alex. Selang yang ada ditangan Alisya sudah dilepas sama dokter, karna kadaan gadis itu sudah mulai membaik.


Alex menemani istrinya didalam kamar.


Tok!


Tok!


Suara ketukan pintu.


"Tuan," panggil Bibik.


"Masuk bik," jawab Alex didalam kamar.


"Tuan," makan malam sudah siap. Nyonya besar menunggu Anda di ruang makan, Tuan.


"Bik, bawakan makan malam kesini ya!"


Satu lagi bilangin sama mama ya.


"Baik Tuan." Bibik pun segera keluar dan membawakan makan malam kedalam kamar Alex.


Alex pun langsung makan. Dia sangat lapar, seharian tidak makan, tak lupa dia menyuapi istrinya yang terbaring ditempat tidur.


"Ayo, aakkπŸ˜„." Alisya hanya makan beberapa suap saja.

__ADS_1


"Lagi sayang?" tanya Alex.


Alisya menggelengkan kepalanya.


"Satu suap lagi ya!"


Eeemm, Alisya tetap menggelengkan kepalanya, dia sudah tidak mau makan lagi.


"Yasudah," jawab Alex. Alex juga sudah selsai makan. Bekas makanan pun sudah dibereskan sama bibik.


Alex merebahkan badannya dekat Alisya, memeluk tubuh ramping istrinya sambil mengelus-elus pipi istrinya yang mulus, tanpa satupun benjolan kecil.


Cuup, Alex mengecup kening istrinya.


"Sayang, cepat sembuh ya," ucap Alex. Kamu tau, hari ini aku merasa sangat bahagia, ahirnya kita sudah bersama sayang.


Alex melihat istrinya tersenyum.


Mmuuahh, Alex mengecup b*b*r gadis yang sudah sah menjadi istrinya, dan berlama-lama dengan kecupannya, begitupun dengan Alisya yang terbuai suasana. Alex menindih badan Alisya, sedangkan Alisya sangat gugup. Alex mulai mengecup l*h*r istrinya tanpa menyadari dia membuat tanda merah disitu, sedangkan Alisya hanya diam saja merasakan kecupan dari suaminya. (sepertinya siumpunya sudah bangunπŸ˜‰πŸ˜‰πŸ˜…πŸ™ŠπŸ™Š).


Saat Alex mulai menurunkan kecupannya.


Dia pun menyadari istrinya sangat lemah sedang sakit, dia berhenti melakukan aksinya.


Yaampun, apa yang aku lakukan, sabar Alex, sabaar, istrimu sedang sakit, gerutu Alex dalam hati. Dia langsung merubah posisinya tidur seperti semula.

__ADS_1


"Maaf 'kan aku sayang, aku lupa kalau kamu lagi sakit," ucap Alex.


"Iya sayang, aku ngerti," jawab Alisya.


"Kenapa kamu tidak menolaknya?" heehh, sedangkan kamu sedang sakit, ucap Alex.


"Apa kamu juga menginginkannya, Alex menggoda istrinya, dan tersenyum, sambil mempererat pelukan. πŸ˜…πŸ˜…


"Bagaimana bisa aku menolak disaat kita sudah sah, apapun yang kamu lakukan, itu adalah hakmu, aku tidak bisa menolaknya." Sebelum nikah saja tidak bisa dikontrol, apalagi sudah sah. Alisya berusaha menggoda Alex dan tersenyum. πŸ˜ŠπŸ˜ŠπŸ˜…πŸ˜…


Alex yang mendengarnya berkata. "Jadi kamu tidak akan menolaknya, heehh.πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜‰πŸ˜‰Alex langsung menindih badan Alisya lagi, dan melakukan aksinya.


Alisya hanya tersenyum dengan kelakuan suaminya.


"Kamu menginginkan ini, iya 'kan?" sambil mengecup b*b*r istrinya dan berlama-lama disitu. Tangan Alex mulai nakal. Sepasang suami istri yang sedang bermadu kasih, tapi sayang istrinya sedang tidak sehat.


Alex pun kembali keposisinya semula dan memeluk istrinya, dia tau istrinya masih belum sehat.


"Belum waktunya sayang, aku tidak ingin disaat kamu sedang tidak sehat. Tunggu saja disaat kamu sudah sembuh, aku tidak akan mengampunimu, karena kamu telah berani menggodaku."


Cuupp, Alex mengecup kening istrinya.


"Sekarang kamu tidur ya, biar kamu cepat sembuh."


Alisya hanya menganguk menuruti kata suaminya, dia berusaha memejamkan matanya dan tertidur dalam pelukan suaminya.

__ADS_1


Alex pun tertidur lelap. (Sayang sekali malam pertama gagalπŸ˜…πŸ˜…πŸ˜…πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜)


__ADS_2