My Destiny Is Written In A Novel “Reza Sang Pengejar Impian”

My Destiny Is Written In A Novel “Reza Sang Pengejar Impian”
Hari yang baik untuk Reza


__ADS_3

Tak terasa Reza telah melewati berbagai hal-hal buruk di hidup nya apalagi sang ibu masih dalam keadaan sakit tapi semangat nya tak pernah padam untuk mengapai impian nya apalagi sang ayah hanya seorang nelayan tentu saja itu membuat sebagian anak-anak remaja se usia Reza jika mengalami hal yang sama dengan nya tentu akan memilih menyerah duluan dari pada mempertahan kan sebuah impian yang menurut orang lain lain hanyalah sebuah hayalan yang tak akan terwujud juga nantinya, tetapi disini Reza dengan segala keterbatasan nya mampu melewati rintangan dan hambatan yang sangat berat sekalipun ia selalu berpikir optimis untuk terus berjuang dan berusaha untuk mengapai impian nya kedepan agar kelak nantinya ia bisa memetik hasil dari apa yang ia usahakan saat ini yang tujuan nya nanti bukan lain hanyalah untuk membahagiakan kedua orang tua nya nanti kedepan, apalagi kedua orang tua nya belum pernah merasakan bagaimana menjadi orang yang berkecukupan atau orang yang mampu dari segi finansialnya tujuan Reza hanya satu ia ingin mengobati ibu nya yang sakit itu dengan mengunakan hasil jerih payah nya nanti nya ia berharap suatu saat ia akan sukses dan memberikan yang terbaik untuk kedua orang tua nya dan keluarga nya dari dulu ia ingin sekali menaikkan taraf keluarga nya ke jenjang yang lebih tinggi lagi, ia sadar selama dia berada di bawah ambang sosial ia dan keluarga nya selalu di kucilkan di rendahkan dan di sepelekan oleh banyak orang dan oleh sebab itu iya berterkad dan mempunyai keyakinan yang sangat penuh untuk mewujudkan impian nya semata-semata ia lakukan hanya untuk membahagiakan kedua orang tua nya dan ia tidak mau lagi orang lain merendahkan dirinya dan keluarganya dan oleh sebab itu ia mati-matian berusaha keras agar impian nya itu bisa terwujud dan tak terasa disini lah titik dimana Reza sudah hampir mendekati ujian akhir yang begitu sangat melelahkan bagi dirinya yaitu mengikuti seminar proposal karna ia harus terlebih dahulu menyelesaikan persyaratan tersebut sebelum ia melakukan pengajuan judul skripsi nya nanti agar ia mendapatkan akses ke tahap berikutnya pada saat itu ia sangat bersemangat untuk mengikuti sidang tersebut tentu nya sebagai syarat untuk Reza bisa melanjutkan ketahap skripsi nanti nya, pada saat itu Reza memaparkan segala yang ia kerjakan untuk menyelesaikan tugasnya itu, dihadapan Semua Dosen nya ia memaparkan hal-hal yang telah dia buat dan ia kerjakan pada waktu yang lalu kemarin,semua nya berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan sedikit pun disitu lah Reza memperlihatkan ketekunan nya selama ini untuk berusaha mengapai impian nya nanti ya agar kelak ia bisa menjadi orang yang sukses dan semua harapan nya bisa terwujud untuk keluarga nya nanti nya, ia berkeinginan dapat membahagiakan kedua orang tua nya, disini Reza kembali melanjutkan sidang nya ia sangat percaya diri, ia memaparkan segala kemampuannya selama ini yang sudah ia usahakan, akhirnya dengan ke jeniusan nya ia berhasil melaju ke tahap berikut nya alhamdulillah akhirnya seminar pun berakhir Reza berhasil mencapai impian nya lagi satu demi satu perlahan namun pasti ia telah membuat keluarganya bahagia dengan pencapaian yang telah ia lakukan selama ini tetapi semuanya belum berakhir ia harus masih berjuang untuk hal-hal yang lebih berat lagi kedepan dan selanjutnya ia terus fokus mengapai impian nya dan masih banyak lagi banginya tugas-tugas yang harus dia selesaikan sebelum ia menuju ke pada impian nya nanti, Reza sangat yakin ia pasti bisa mencapai nya kelak.

__ADS_1


Di lain sisi sang ibu tak henti-henti nya memanjatkan doa untuk sang anak, sang ayah masih bekerja keras di tengah terik nya terpaan matahari dengan berharap ia bisa memberikan yang terbaik untuk keluarganya di saat menjelang petang nanti ia berharap banyak menghasilkan pundi-pundir rupiahnya pada hari itu karena Reza membutuhkan banyak biaya pada saat ini mau tidak mau sang ayah harus bekerja lebih exstra pada saat itu, ia berdoa kepada Sang Pencipta agar apapun yang ia kerjakan pada saat ino di berikan kelancaran baginya untuk membahagiakan keluarga nya “aamiin” jawabnya di dalam hati kecilnya, sang ayah pun pada saat itu tak menghiraukan rasa lelah yang di rasakan nya ia bekerja dengan sepenuh hatinya pada saat itu dan di sisi lain sang ibu mulai berlatih untuk berjalan agar dirinya bisa mandiri dan tidak menyusahkan sang ayah lagi, langkahnya pun berjalan tertatih-tatih namun ia berusaha yakin untuk bisa memijak kan kakinya ke tanah, namun tidak di sangka baru saja ia berusaha berpijak kelangkah yang berikutnya ia pun jatuh dan tersungkur ketanah sang ibu pun sangat kesakitan pada saat itu, ia pun menangis di dalam hatinya ia meminta kepada Sang Pencipta untuk menguatkan nya agar bisa melanjutkan langkah yang keberikutnya, perlahan namun pasti dengan rasa sakit yang ia tahan saat itu ia pun mencoba bangkit kembali tanpa satu orang pun yang tau di saat ia berjuang untuk melangkah kan kakinya satu-persatu pada saat itu akhirnya sang ibu berhasil memijakkan kakinya ke langkah yang berikutnya ia sangat senang dan terharu melihat dirinya sendiri pada saat itu ia yakin suatu saat nanti ia akan sembuh, ia ingin mendampingi anak nya nanti ketika menjelang kelulusan nya, “harap sang ibu kepada dirinya” kemudian ibu pun kembali ke kasurnya dan menghentikan untuk latihan berjalan nya ia tau semua nya itu butuh proses ia tidak mau memaksakan dirinya untuk berusaha begitu keras karena ia tidak mau mencelakai dirinya sendiri nanti, dan akhirnya ia memutuskan untuk beristirahat kembali, sebenarny ibu Reza mengalami sakit stroke sudah 3 tahun terakhir ia selalu merasakan sakit di bagian kakinya tetapi ia tidak berusaha mengobatinya dan malah membiarkan sakitnya itu menjalar keseluruh tubuhnya dan sekarang ia baru sadar bahwa sakit yang di deritanya itu sangat lah parah sehingga membuat dirinya tidak berdaya di setiap harinya.

__ADS_1


**************

__ADS_1


__ADS_2