My Destiny Is Written In A Novel “Reza Sang Pengejar Impian”

My Destiny Is Written In A Novel “Reza Sang Pengejar Impian”
Hari terakhir Reza ulangan


__ADS_3

Di ke esokan paginya Reza kembali bersiap-siap untuk berangkat ke kampusnya di tengah perjalanan handponenya berbunyi pesan notifikasinya, ternyata itu adalah pesan grup mata kuliah nya yang dimana memberi tau kan info bahwa di jam satu siang nanti akan ada ulangan dadakan di situ Reza pun panik karna semalam ia lupa belajar dan tertidur pulas se hingga ia tidak sempat belajar, Reza pun mencoba menghafal dan berusaha belajar kembali dengan waktu yang tersisa di beberapa jam lagi, sesampai nya di kampus ia langsung mencari posisi terbaik nya, pada saat itu ia bertemu dengan teman nya Saed, Reza pun bertanya kepada saed “apa yang kau pelajari semalam” jawab Saed “simple sih pertama aku cuma menghafal bagian terpenting nya saja seperti kesimpulannya saja serta membaca sedikit penjelasan dari kisi-kisi soal yang telah di jelaskan kemarin kepada kita” Reza pun menjawab “oh begitu ya” imbuh nya sambil menghela nafas yang sangat panjang di situ Reza merasa tidak percaya diri terhadap kemampuan nya pada saat itu, setelah bercengkrama dengan teman nya tersebut Reza langsung kembali fokus belajar kembali tak terasa waktu pun sudah menunjukkan akan di mulai nya ulangan tersebut, Reza dengan sangat panik tersebut terus berusaha menghafal dan mencoba menenangkan dirinya kembali, tak terasa waktu ulangan pun di mulai Reza pun duduk di kursi barisan ke empat Dosen pun mulai membagikan lembaran ulangan nya kepada setiap siswa nya dan Reza pun mendapat giliran untuk mendpatkan kertas ulangan tersebut dan betapa kaget nya Ia pada saat itu melihat soal ulangan yang dibagikan oleh Dosen nya tersebut yang di mana soal tersebut memuat beberapa pertanyaan yang sangat sulit untuk Reza tetapi ia yakin bisa menyelsaikan tugas tersebut, pada saat itu Reza mulai mengerjakan tugasnya tersebut dengan mengingat beberapa rumus yang di hafal nya tadi dan tak lupa pula ia membacakan doa sebelum ia memulai mengerjakan tugas ulangan nya tersebut, disitu Reza berhasil menjawab sepuluh buah soal yang di tugas kan untuk nya dan Reza kembali mengerjakan soal berikutnya tak terasa Reza sudah mengerjakan soal tersbut hampir setengah perjalanan, pada saat ia ingin mengerjakan soal berikutnya kawan-nya di samping memangil dirinya “ ustt…. Zaaa Reza” dengan nada rendah teman nya memangil Reza, jawab Reza “Iya kenapa ?” Imbuh Reza dengan nada yang rendah, kawan nya pun berkata “ Za bagi jawaban nomer dua Essay dong” temannya nya terus memangil Reza, Reza pun kembali menjawab nya “Aku tidak mendengarnya” karna posisi kursi nya terlalu jauh Reza tidak bisa mendengar kan apa yang di bicarakan temannya tersebut di sisi lain Dosen nya sedang mengawasi siswa nya tak sengaja Dosen itu melihat Reza yang sedang berkomunikasi dengan tema nya, Dosen pun menghampiri Reza dan menarik lembaran ulangan milik Reza sontak se isi ruangan kaget melihat kertas ulangan Reza ditarik oleh Dosen nya dan Reza pun di suruh keluar dan tidak di perboleh kan lagi mengikuti ulangan tersebut, tentunya itu membuat Reza sedih dan kecewa karna Reza sudah berusaha belajar dan hampir saja bisa menjawab soal ulangan yang di berikan oleh Dosen nya tadi tetapi nasib berkata lain di terpaksa di keluarkan oleh Dosen nya itu akibat teman nya yang meminta lembaran jawaba nya tadi tentu nya Reza sangat kecewa atas apa yang terjadi kepada dirinya tadi apalagi jika kejadian ini di ketahui oleh orang tua nya mereka pasti akan sedih mendengarnya, dan ulangan pun selesai teman nya yang tadi meminta jawaban kepada Reza meminta maaf telah membuat ia dikeluarkan dari kelas nya tadi tapi Reza hanya terdiam saja tanpa berkata sepatah kata pun, akhirnya Reza memutuskan pulang ditengah perjalanan Reza berhenti sejenak di Mesjid ia menunaikan ibadah shalat ashar, pada saat itu secara tak sengaja Dosen nya tadi shalat di mesjid yang sama juga dan secara tak sengaja Dosen nya Reza tadi melihat Reza sedang melakukan ibadah di mesjid tersebut Dosen nya tersentuh ketika Reza berdoa dengan meneteskan air mata apalagi Dosen nya itu sempat mendengar Reza mengucapkan Rasa bersalah kepada keluarga nya hari ini karena telah membuat kedua orang tua nya kecewa atas apa yang ia lakukan tadi dia sangat menyesal hari ini dan kata-kata terakhir yang di dengar oleh dosen nya tadi yang membuat Dosen tersebut berpikir dua kali untuk memberikan ulangan susulan kepada Reza adalah niat Reza untuk membahagiakan kedua orang tua nya dengan cara ia harus belajar bersungguh-sunguh untuk bisa menaikkan taraf keluarga nya dimasa depan sehingga ia mampu membiaya pengobatan ibu nya nanti ketika di sukses nanti nya, Reza di situ sangat sedih karena melihat kedua orang tua nya harus menangung beban yang sangat berat saat ini dan rela bekorban untuk memberikan kebahagian untuk nya tetapi dia malah mengecewakan nya, dan tak disangka Dosen tersebut menghampiri Reza dan memeluk Reza di situ Reza benar-benar tak kuat menahan kesedihan nya pada saat itu, air matanya pun terus mengalir dan membasahi pipinya disitu dia tak kuasa untuk menahan kesedihan nya dan disitu Dosen tersebut pun menenangkan perasaan Reza dan mencoba menguatkan hati nya, serta juga memberikan kabar baik untuk nya, Reza pun kaget dan menghapus air matanya di saat itu ia masih merasa sedih dengan suara yang masih tersedu-sedu Reza pun menanyakan kepada Sang Dosen tersebut “kenapa bapak bisa tau saya disini ?” Dosen itu pun menjawab “ karna Allah lah yang mengabulkan doa kamu nak” sambil tersenyum kepada Reza, Reza pun terharu mendengarnya dan Reza pun meminta maaf atas kejadian tadi sehingga dosennya pun memaafkan ia dan memberikan kesempatan lagi untuk Reza bisa mengikuti ujian susulan di esok hari nya kembali.


*******************


__ADS_2