
Pada ke esokan harinya Reza baru saja terbangun dari tidurnya ia merasa sangat lelah, di pagi itu ia se akan-akan merasakan tulang parunya terasa sangat begitu remuk bagaikan di lindas oleh puluhan kendaraan yang melintas tidak sengaja notif handpone nya pun berbunyi ia kaget melihat pengumuman di notif whatsshap nya yang memberi tahukan pengumuman untuk predikat nilai terbaik akan di umum kan pada hari itu setelah melihat pengumuman tersebut ia langsung mengambil smartpone nya tersebut dan langsung mengecek isi pengumuman di portal website kampus nya tersebut ia berharap nama nya muncul sebagai siswa peraih peringkat terbaik diwebsite portal kampus nya tersebut dan ia pun mengecek di setiap menu portal teraebut dengan harapan ia mendapatkan peringkat terbaik di kampusnya, setelah dia mencoba berusaha mengecek begitu lama nilai nya tak kunjung muncul di pengumuman portal kampusnya tersebut dan Reza tiba-tiba mengurung kan harapannya untuk berharap mendapatkan siswa berpredikat nilai terbaik dikampus nya itu namun sayang setelah menunggu begitu lama nilai nya pun tak kunjung keluar dari halaman website tersebut, di dalam rasa sedih dan harapan nya itu dia sembari memohon lagi kepada Sang Pencipta dan kembali berharap ada sesuatu ke ajaiban untuk dirinya setelah ia memanjatkan doa nya ia kembali menghampiri smartpone nya tersebut, dengan rasa kwatir dan ketakutan nya itu dia mencoba untuk baik-baik saja perlahan-lahan namun pasti ia mencoba membuka kembali halaman website kampusnya tadi, ia memasukkan username dan passwordnya, namun sayang nya kata sandi yang dimasukkan nya salah, mungkin Reza terlalu kwatir dan perasaan nya pun masih sangat kacau karena pada saat itu ia mengingat kembali kejadian tadi pagi bahwa nilainya itu tidak kunjung muncul juga di halaman website kampusnya tersebut mungkin dengan itu Reza mulai lagi-lagi berputus asa dan tak berharap banyak dari halaman website tersebut dengan perasaan kwatirnya itu dan penasaran nya itu ia sudah yakin apapun yang ia terima nantinya itulah yang terbaik yang ia dapatkan sekali pun itu sangat mengecewakan baginya, Reza pun kembali masuk kehalaman website kampusnya untuk kedua kalinya, Reza mencoba memasukkan username nya dan kata sandi dirinya kehalaman website tersebut agar memiliki akses masuk ke halaman website tersebut dan ia mulai mengecek satu persatu menu di bagian portal tersebut dengan perasaan kwatir dan penasaran nya ia mencoba perlahan-lahan membuka nya dan hal yang tidak dia sadari ialah tiba-tiba namanya keluar dari halaman portal pada saat itu lalu ia menunggu beberapa saat dan secara perlahan-lahan nilai nya tiba-tiba saja muncul betapa terkejut nya Reza pada saat itu dia tak bisa berkata-kata pada saat itu ia benar-benar senang dengan kerja keras dan ketekunan nya dahulu ia bisa memperoleh yang sangat memuaskan ia mendapatkan predikat sebagai siswa peraih nilai terbaik di kampus nya dan ia berkesempatan mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan S2 nya nanti secara gratis apabila dia berhasil mencapai coumlaude atau mencapai target kelulusan yang sesuai dengan persyaratan kampus, di situ ia sangat senang ia langsung menelepon kedua orang tua nya yang ada di kampung untuk menceritakan kabar baik ini kepada kedua orang tua nya, sudah beberapa kali ia menelepon pangilan nya pun tidak kunjung di angkat oleh kedua orang tua nya tentunya ia tiba-tiba merasa sangat kwatir dan panik ia kwatir dengan keadaan ibu nya dikampung dia berusaha terus menghubungi ayah nya tapi sayang nya panggilan telpon nya masih saja belum ada responw dari Sang Ayah nya, di antara rasa bahagia nya tadi tiba-tiba saja pikiran nya sudah kembali kwatir dan sedih ia sangat ingin menyampaikan kabar gembira yang ia dapatkan hari ini kepada orang tua nya dengan harap kedua orang tua nya bisa tersenyum lepas setelah mendengarkan kabar ini dari Reza tapi sayang untuk kesekian kalinya Reza menelepon ayah nya panggilan nya masih saja tidak terjawab Reza bingung apa yang terjadi sebenarnya pada saat ini dan ia bertanya kepada hatinya sebenarnya apa yang sedang terjadi dan sedang menimpa kedua orang tua nya lalu Reza terhempas tak berdaya di atas tempat tidurnya dengan perasaan sedih nya ia menangis sekuat-kuat nya di dalam hati nya ia takut sesuatu terjadi menimpa orang tua nya, setelah beberapa saat ia menangis ia pun tiba-tiba tertidur dengan mengengam handpone yang sedang di pegang, entah apa yang terjadi pada hari itu di antara rasa bahagia dan rasa sedih nya ia harus melawan perasaan nya sendiri, walaupun hatinya sedang sangat senang tadinya tiba-tiba saja berubah drastis menjadi kabar sedih untuk dirinya walaupun ia belum mengetahui apa yang terjadi pada saat itu tapi ia lagi-lagi harus berdamai dengan perasaan nya di kala sore itu raut wajahnya mengambarkan perjuangan nya yang sangat panjang untuk hari itu.
***************