My Destiny Is Written In A Novel “Reza Sang Pengejar Impian”

My Destiny Is Written In A Novel “Reza Sang Pengejar Impian”
Reza ingin mempercepat kelulusan nya


__ADS_3

Setelah Reza terbangun dari tidur nya iya pun bersiap-siap untuk datang kekampus yang tujuan nya untuk menemui Dosen nya agar hasil revisinya semalam dapat di periksa oleh Dosen pembimbingnya tersebut tetapi sayang nya ketika ia ingin menemui Dosen tersebut ia harus menunggu begitu lama karena Dosen tersebut belum masuk keruangan tersebut, Reza langsung menelepon sang Dosen untuk menanyakan dimana Dosen tersebut berada tapi sayang nya Panggilan nya pun tidak ada jawaban apapun, ia terus menunggu pada saat itu akhirnya ia memutuskan untuk menunggunya dikantin saja karena ia belum sempat sarapan di pagi nya tadi, kemudian ia memesan beberapa makanan dan minuman untuk mengisi perut nya yang kosong tersebut, setelah semuanya selesai ia mencoba menghubungi dosennya lagi tetapi sama saja panggilan nya tidak ada balasan apa-apa Reza pun disini mulai lelah untuk menunggu Dosen tersebut jam pun pada saat itu sudah menunjukkan ke pukul 3 sore, Reza semakin tidak yakin ingin menjumpai Dosen tersebut pada waktu itu ia pun sudah mulai berputus asa dan ingin memilih pulang saja, tapi di saat ia ingin memutuskan pulang ia melihat Dosen nya tersebut baru saja sampai dan Reza langsung berusaha menghampir dosen tersebut akan tetapi dosen tersebut harus segera masuk keruangan untuk mengajar beberapa siswanya disitu Reza harus menungui Dosen tersebut sampai selesai ia mengajar, mungkin disitu Reza harus menunggu sekitar 2 jam lebih lamanya disitu posisi nya Reza merasa sangat jenuh, tetapi ia tidak berputus asa dia terus menyemangati dirinya sendiri pada saat itu, akhirnya Dosen tersebut selesai mengajar ia keluar dari ruangan itu dan langsung bergegas masuk keruangan pirbadi miliknya disitu Reza mencoba mengejar Dosen tersebut akan tetapi sayang nya Dosen nya sudah tidak ada lagi di tempat dan Reza sangat kecewa padahal ia sudah merelakan waktunya seharian untuk menjumpai dan menunggu dosen tersebut tetapi Dosen nya tidak menghargai waktu yang telah di luangkan untuk menemui Dosen tesebut, akhirnya dengan perasaan kecewa nya ia memutuskan pulang, di tengah perjalanan ia berhenti sejenak dan melepaskan kepenatannya seharian ini dia berhenti di persimpagan jalan dan di situ ada sebuah danau yang sangat amat indah ia menjatuhkan dirinya disela-sela rumput yang sangat hijau disitu ia menatap langit yang di hiasi kemilau warna senja yang sangat indah rasanya pada saat itu beban nya mulai sedikit berkurang dan sudah lama juga tidak pernah lagi memanjakan matanya ia terlalu keras berpikir selama ini dan lupa cara untuk membahagiakan diri nya sendiri, waktu pun sudah menunjukkan pukul 6 lewat yang mengharuskan nya untuk pulang, ia pun meninggalkan rasa lelah nya di tempat itu dan membawa semangat baru di dirinya untuk lebih kuat lagi di esok paginya karena dia yakin tidak ada ujian yang lebih sulit dari menenangkan diri nya sendiri akhirnya ia pun menuju kerumah Oma nya sesampai ia di rumah Oma nya iya langsung memarkirkan motornya di dalam bagasi kemudian ia langsung masuk kekamarnya ia melepaskan semua rasa lelah nya di tempat tidurnya setelah itu ia pun bersiap-siap untuk mandi dan membersihkan tubuhnya agar bisa melanjutkan beribadah setelah itu nanti dan akhirnya malam itu baginya adalah malam yang melelahkan untuk nya.


********************


__ADS_2