My Heart To You

My Heart To You
Part 10 Kakak Ipar


__ADS_3

Hari ini tanggal 29 Favorit RyN, jadi aku up 💜


 


***Happy Reading***


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


 


Pengantin wanita sudah bersiap di depan pintu masuk ballroom yang menandakan sebentar lagi dimulainya acara resepsi pernikahan. Wanita itu cantik dengan memakai gaun berwarna biru senada dengan interior ballroom dan mahkota indah yang menghiasi kepalanya yang cantik dengan warna biru juga. Mungkin si wanita ini sangat menyukai warna biru laut itu.


Lena melihat tatapan mata Eliot yang sangat bahagia yang tengah memandangi sang mempelai wanita. Lena belum mengenal kakak iparnya ini. Wanita yang sangat cantik dan mungkin akan membuat kak Eliot menjadi pria yang sangat bahagia. Melihat kebahagian kakaknya Lena pun merasa sangat bahagia untuk kakak sepupunya ini.


Setelah melewati serangkaian acara, tibalah saatnya kedua mempelai menyapa para undangan dan sekaligus menjadi acara perkenalan Lena dengan sang kakak ipar.


"Kak Elis, apakah kakak ipar ini punya penyakit melihat?" tanya Lena kepada Elisa yang duduk disebelahnya


"Maksud kamu apa Len? Kakak tidak mengeti?" tanya balik Elisa kepada Lena


"Maksud aku, kakak ipar ini apa tidak salah pilih kak Eliot menjadi suaminya?" jelas Lena yang dimana diketahui sifat dari Eliot Antonius yang sangat jahil dan di kenal juga sebagai playboy.


"Kamu bisa aja Len. Malahan kakak ipar kita inilah yang membuat Eliot tobat akan kelakuannya" jelas Elisa

__ADS_1


"Oowhh.. Jadi kita harus bersyukur atas perbuatan kakak ipar yang udah bikin kak Eliot tobat" kagum Lena


"Sudah ahh, mereka menuju kesini sekalian kenalin sama kamu ya Len" ajak Elisa menunjuk sepasang pengantin yang menuju ke tempat mereka.


"Hai my lovely sisters" seru Eliot kepada dua adiknya


"Selamat ya kakak ipar. Kenalin aku Hellena, panggil aku Lena" Lena memperkenalkan diri


"Kamu Lena? Aku Rachel, aku sering mendengar cerita tentangmu dari Eliot dan mama papa" ucap Rachel


"Pasti tentang yang jelek-jelek ya kan?" tuduh Lena kepada Eliot


"Engga kok Len, Eliot dan lainnya gak bercerita tentang aib kamu kok" jelas Rachel


"Aku sih maunya secepatnya kasih kamu keponakan Len.. Tapi tergantung disebelah aku juga sih mau kapan buatnya" ucap Eliot dan langsung di hadiahi Rachel sebuah cubitan di pinggangnya dan sontak membuat yang berada disekitar mereka yang melihatnya tertawa.


"Baiklah, kami permisi dulu mau menyambut tamu yang lain. Lena jangan lupa sering mampir kerumah kami okeh" ajak Eliot dan di sertai anggukan oleh Lena


Sepasang pengantin itu pun menyambut tamu lain yang hadir di acara mereka. Lena yang sempat meminta izin Elisa untuk pergi ke toilet. Setibanya di toilet Lena merasakan kembali jantungnya yang berdetak cepat di sertai nyeri didadanya.


Jadwal Lena check-up masih minggu depan tetapi kenapa jantungnya kembali kambuh. Lena menahan rasa sakit yang lebih parah dari sebelumnya. Lena tidak ingin keluarganya melihat ia dalam keadaan kambuh saat acara bahagia kakaknya Eliot.


Hampir 15 menit nyeri yang Lena rasakan mulai mereda. Lena merapikan dandanannya yang mulai memudar karena keringat dingin yang ia rasakan saat jantungnya kambuh. Lena memberikan sedikit tambahan makeup di wajah pucatnya dan kemudian setelah di rasa telah mendingan, Lena kembali ke acara resepsi tersebut.

__ADS_1


"Kamu dari mana saja sayang? Mama mencarimu dari tadi" tanya Ivana kepada Lena


" Aku abis dari toilet ma. Kak Elis gak kasih tahu mama?" ucap Lena sambil menyembunyikan sakit yang masih terasa


"Elis sedang melakukan foto keluarga. Tuh liat dia ada disana" tunjuk Ivana dimana Elis berada


"Ohh. Ya ma, Lena masih lama gak kita?"


"Abis ini kita foto bareng sama pengantin terus kita pulang ya sayang" ucap Ivana di jawab anggukan oleh Lena


Ya jam telah menunjukan pukul 10 malam, dimana Lena harus sudah beristirahat supaya kesehatannya terjaga. Lena sekeluarga telah menyelesaikan foto bersama dan mereka pun pamit pulang supaya Lena bisa beristirahat.


"Makasih ya princess sudah dateng di pernikahaan kakak. Hari ini hari paling bahagia buat kakak karena kamu sudah menghadiri pernikahan kakak" ucap Eliot sambil memeluk adik sepupuhnya


"Iya kak, sama sama. Lena senang bisa datang di pernikahan kakak, tinggal pernikahannya kak Elis dan kak Jason aja nih" Lena membalas pelukan Eliot


"Sudah pelukannya, Lena ayo kita pulang sayang" ajak Alcander


"Yaudah kak Eliot dan kak Rachel, aku pulang yah. Oh jangan lupa pesenan aku yah, aku tunggu loh" ledek Lena dan pamit kepada Aunty dan Unclenya.


Lena yang sudah sampai di rumahnya pun langsung pamitan kepada orang tuanya untuk kembali kekamarnya untuk istirahat. Lena yang telah mengganti pakaiannya dengan piyama tidur.


"Semoga sakit ini hanya sementara ya Tuhan. Aku masih ingin hidup, setidaknya sampai aku lulus SMA" batin Lena yang merasa sakitnya belum bisa sembuh

__ADS_1


__ADS_2