My Heart To You

My Heart To You
Part 16 Sunset dan Janji


__ADS_3

Typo mungkin saja ada~


Harap maklum para readers~


Happy Reading~


#StayHome


#StayHealthy


————————————————————————————


Hari ini adalah waktu Lena, Anna dan Darra pergi bertiga. Jarang - jarangkan Lena pergi keluar dan lagi pula ditemani kedua sahabatnya ini. Lena berterima kasih banget sama Tuhan, masih bisa dikasih waktu untuk menikmati hidup.


Lena sudah semangat dilihat bagaimana ia sudah menyiapkan berbagai makanan sehat dan menunya cocok sebagai makan siang dibanding untuk sarapan.


"Morning Lena" sapa Anna yang telah selesai menunaikan rutinitas paginya.


"Hai Anna.. Ayo sarapan!!" ajak Lena yang masih sibuk dengan masak memasaknya


Anna yang melihat masakan yang telah Lena hidangkan dengan shock. Mau sarapan apa mau makan siang batin Anna dan kemudian disusul Darra yang juga sudah menyelesaikan rutinitas pagi.


"Ya ampun Lena!! Masak banyak amat??" seru Darra dan di angguki Anna.


"Aku terlalu bersemangat hari ini, jadinya masak banyak deh. Tapi ini tidak mengenyangkan kok, bahan semua sehat" jelas Lena


"Kita bisa jadi ikutan sehat nih"

__ADS_1


"Benar. Sebulan aja tinggal sama Lena, aku pasti sudah kurus langsing kaya model" ucap Anna


"Kalau gitu tinggal aja sama Lena, siapa tau kamu beneran bisa jadi model Na" usul Darra


"Ya kalau tiap hari sayuran terus aku bosan Ra. Secara akukan Karnivora bukan Herbivora" kesal Anna


"Bukannya kamu Omnivora??" ledek Darra dan Lena hanya tertawa.


Anna diledek oleh Darra merasa kesal pun langsung memakan masakan Lena yang telah jadi semua. Lena dan Darra pun makan sarapan mereka dan setelah itu bersiap untuk pergi kemall dan ketempat lainnya.


Sopir Lena hari ini khusus seharian untuk mengantarnya pergi jalan - jalan bersama kedua sahabatnya. Tujuan pertama mereka adalah Mall yang berada di ibukota.


Setibanya di mall, Lena, Anna dan Darra berkeliling melihat toko - tooo yang berasa disana. Siangnya tetap makan siang di mall, tentu saja makanan yang sehat khusus untuk Lena.


Saat menjelang sore, Anna dan Darra meminta sang sopir mengantar mereka ke pantai yang jaraknya tak jauh dari mall mereka datangin.


"Kita mau kemana lagi?" tanya Lena yang bingung karena jalan yang dituju bukanlah jalan pulang keapartemennya.


"Ini kejutan untukmu!" seru kedua sahabatnya. Lena hanya mengangguk pasrah. Penasaran kemana mereka mengajaknya.


Mobil yang mereka tumpangi sudah sampai di tempat Anna dan Darra minta. Mata Lena memacarkan bahagia, sahabatnya mengajak ke pantai, tempat yang selalu Lena ingin tuju sejak kecil.


"Kalian mengajakku kepantai?!" tanya Lena semangat


"Iya, kami tahu kamu sangat ingin kesini bukan?"


"Karena kami melihat lukisan di apartemenmu pantai atau sunset"

__ADS_1


"Jadi kami sepakat mengajakmu kepantai saat sunset" ucap Anna dan Darra bergantian.


Senyum Lena semakin lebar. Kedua sahabatnya mengabulkan keinginan sejak kecil Lena. Ya, apartemen Lena memang penuh lukisan pantai atau sunset, karena menurutnya pemandangan saat itu merupakan pemandangan yang sangat indah.


"Terima kasih Anna!! Terima kasih Darra!!" peluk Lena secara bergantian. Anna dan Darra sangat bahagia karena mengabulkan keinginan Lena dan melihatnya sangat bahagia merupakan kebahagiaan mereka juga.


Karena melihat Sunset hingga bulan menampakan terangnya, mereka pun makan malam dekat pantai. Seafood merupakan makanan khas jika pergi kepantai. Lena akhirnya bisa mencicipi masakan saefood, untung saja Lena tidak memiliki alergi terhadap makanan ini.


"Bagaimana rasanya?" tanya Anna penasaran


"Ini sangat enak! Sepertinya aku harus mencari resep masakan ini" ucap Lena polos. Anna dan Darra tertawa mendengar ucapan Lena.


"Sepertinya kita harus mengajak Lena untuk kulineran Na" ucap Darra masih tertawa.


"Iya, betul banget Ra. Lena, nanti kalau ada waktu kita bertiga kulineran ya" ajak Anna kepada Lena yang juga mengangguk antusias.


Setelah menyelesaikan makan malam dan membayarnya, mereka bertiga pun menuju pulang keapartemen. Sepanjang perjalanan Lena tertidur karena kelelahan.


"Ra" panggil Anna


"Hmm?"


"Melihat Lena bahagia karena hal sederhana membuat gue berpikir lagi arti kehidupan" Darra hanya mendengarkan ucapan sahabatnya ini.


"Melihat hidup dari sudut pandang Lena yang sederhana membuat gue pengen gak muluk - muluk lagi kalau mau pengen sesuatu. Kaya Lena aja, dia pengen kepantai aja butuh waktu 16 tahun dan kita saja dengan mudahnya bisa pergi berkali - kali kepantai sampai bosen" Darra hanya menatap lurus jalanan didepannya.


"Gue mau bahagiain Lena Ra! Sampai kapan pun gue akan bikin Lena bahagia sebagai sahabatnya" ucap Anna yang tengah memeluk Lena dalam tidurnya

__ADS_1


"Gue juga Na! Gue akan lindungin Lena dari cowo - cowo yang mau mainin hati dia doang" itulah janji mereka berdua kepada Lena.


Sang sopir mendengar ucapan sahabat majikannya ini tersentuh. Secara ia telah bekerja saat kakaknya Jason lahir hingga sekarang Lena ada. Ia sangat bersyukur karena sang majikannya Lena memiliki sahabat yang sangat peduli dan sayang kepadanya. Ia berdoa supaya Lena bisa memiliki umur yang lebih lama lagi.


__ADS_2