
AuThoR POV
"Lena, apakah kamu yakin akan tinggal di apartemen?? Apa kamu gak mau tinggal dengan papa dan mama?? Nanti kamu juga bisa bersekolah dari sini Len" tanya Ivana kepada anaknya yang sedang berkemas untuk pindah ke apartemen hari ini karena besok adalah hari pertama Lena masuk sekolah barunya.
"Lena yakin ma. Lena juga ingin merasakan hidup mandiri ma, kapan lagi lena punya waktu untuk melakukan hal yang ingin Lena lakukan??" ucap Lena sambil menatap mamanya.
"Ya tapi kan..."
"Udah mama tenang aja, Lena tau apa yang harus Lena lakuin kalau Lena kambuh lagi dsn juga Lena sudah terbiasa sejak tinggal dirumah sakit" potong Lena dan memegang tangan Ivana erat
"Tapi itu berbeda Lena. Disana ada suster dan dokter yang siap siaga menjaga kamu. Sekarang kamu tinggal sendirian tanpa di temani orang lain Lena" ucap Ivana lirih
__ADS_1
Lena memeluk ibunya yang khawatir dengannya yang akan tinggal sendirian di apartemen. Ya apartemen yang jaraknya dekat calon sekolah barunya nanti. Karena dapat memudahkan Lena dan tidak membuat Lena terlalu lelah nantinya.
"Mama maukan Lena bahagia?? Hmm??" tanya Lena
Pertanyaan itu sontak membuat Ivana merasa ternyuh. Bagaimana tidak sebagai seorang ibu kebahagian anaknyalah yang paling utama. Bagi Ivana, Lena adalah kebahagiannya. Lena yang memiliki sakit jantung sejak kecil membuat Ivana sedih, dimana anaknya tidak dapat bersekolah, berteman dan bermain diluar sana. Ingin melihat Lena bahagia pastilah sangat diinginkan oleh Ivanka.
"Baiklah kalau kamu masih kekeh mau tinggal sendiri. Tapi kamu harus tetap mengabari papa mama tiap kamu sempat okeh? Dan juga setiap weekend kamu akan tinggal dirumah dan di apartemen jika masa sekolah saja, deal?" tegas Ivana kepada Lena
"Okeh. Sini biar mama bantu berberes ya? Mama gak mau kamu kelelahan sebelum besok ke sekolah" tegas Ivana mengambil alih membereskan barang - barang Lena.
"Belum pergi aja udah gini, gimana aku udah pindah ma? Yang ada mama telp aku mulu lagi?" ledek Lena karena mamanya sudah mewanti Lena jangan terlalu lelah
__ADS_1
"Gak apa apa kalau demi kesehatan kamu Lena. Siapa suruh kamu gak mau di temenin bibi tinggal bersama kamu di apartemen" jelas Ivana kesal
"Ya Lena mau coba hidup mandiri ma. Dan bibi bisa datang siang haria buat beresin apartemen Lena pas Lena lagi sekolah. Untuk urusan makanan bibi bisa masakin yang Lena gak bisa masak dan juga Lena masih bisa masak yang sehat kok ma" protes Lena
"Kalau itu yang kamu mau lakukan, mama izinin kamu. Lagi pula mama hanya ingin anak mama yang cantik ini tidak terlalu lelah dan membuat sakit kamu kambuh lagi Lena. Mama gak mau kamu harus masuk rumah sakit lagi" jelas Ivana
"Iya ma.. Lena janji gak akan buat mama, papa dan kak Jason khawatir lagi sama Lena. Lena akan jaga kesehatan Lena dan gak akan capek - capek di sekolah" jelas Lena menenangkan Ivana.
"Makasih ya sayang. Dengan kamu sehat udah bikin mama senang kok"
"Makasih ma.. Makin sayang deh sama mama" Lena memeluk Ivana dari belakang dan juga mengucapkan "Love you ma"
__ADS_1
"I love you too sayang" Ivana membalas pelukan Lena