my only love (dacha)

my only love (dacha)
15


__ADS_3

Setiap bab up kalo udah tembus 15 view, kalo belum 15 view gak Bakan up bab baru.



*******************🕊️


Zaujati ❤️


Pulang sama saya!


Habis ini saya pulang kamu tunggu


di meja kamu saja


Rin


Rin


Panggil suara tak terjawab


Panggilan suara tak terjawab


Panggilan suara tak terjawab


Kamu dimana? Kok dikursi


kamu gk ada


Jangan pulang dulu


Panggilan dan pesan itu tak kunjung dijawab oleh sang empu. Hingga beberapa jam mencari di seluruh sudut kantor, ia menerima jawaban dari charin.


Zaujati ❤️


Pulang sama saya!


Habis ini saya pulang lalu tunggu


di meja kamu jasa


Rin


Rin


Panggil suara tak terjawab


Panggilan suara tak terjawab


Panggilan suara tak terjawab


Kamu dimana? Kok dikursi


kamu gk ada


Jangan pulang dulu


Saya pulang sendiri


Sudah sampai rumah?


Y


Melihat jawaban charin pada layar hpnya ia merasa sedikit lega, lantaran ia takut jika istrinya diculik... Oh pikirannya Dashel sangat kejahuan.

__ADS_1


Dashel langsung menuju ke parkiran dan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang. saat sudah sampai di mansionnya ia memencet klakson mobilnya untuk dibukakan oleh satpam.


"Eh assalamualaikum pak, tumben baru pulang jam segini?" Sapa satpam dilanjutkan dengan melontarkan pertanyaan.


"Waalaikumsalam, iya" jawab ucap Dashel.


"Oh iya pak tadi charin sudah pulang?" Tanya Dashel kepada pak satpam.


"Eh.. dari tadi gak ada yang masuk kok pak, tadi aja gerbangnya saya tutup. Kalo ada yang masuk pasti saya tau pak" jawab satpam.


Mendengar jawaban satpam, tiba tiba wajah dashel yang tadinya tersenyum menjadi dingin. Ia tidak memasukkan mobilnya ke dalam tetapi, ia memutar balikkan mobilnya keluar mansion. pak satpam hanya diam tidak tahu maksud dari tuannya itu.


Ia mengendarai mobilnya ke arah rumah mertuanya, hanya itu yang dipikirkan Dashel saat itu. Dalam perjalan pun ia merasa bersalah ketika kejadian tadi dikantor kembali berputar di kepalanya.


Sesampainya dirumah mertuanya ia langsung turun dan mengetuk pintu rumah.


Tok...tok...tok


Setelah mengetuk pintu tak berselang lama pintu itu terbuka dan menampilkan sosok yang ia cari. Hati Dashel yang panik itu langsung sirna dan menjadi tenang.


Tetapi bukanya mempersilahkan Dashel kedalam,  charin malah langsung menutup pintu kembali, dengan sangat kencang kencang.


Bruk...


Diluar pintu terdapat Dashel yang panik kembali ia berusaha mengetuk pintu kembali agar dibukakan oleh charin.


Sedangkan charin ia tidak menghiraukan ketukan pintu itu dan langsung menuju dapur untuk membantu ibunya yang kebetulan sedang memasak untuk makan malam.


"Siapa?" Tanya Riri.


"Gak tau mah, kayaknya orang nyasar deh" jawab charin.


"Oh ya udah sini bantuin lagi"


Tok. Tok. Tok


Riri yang mendengar ketukkan pintu, langsung memberhentikan kegiatannya dan berdiam sejenak.


"Eh Rin, kayak ada yang ngetuk pintu gak sih?" Tanya Riri pada sang anak. Charin yang sudah mengetahui siapa yang mengetuk pintu pun hanya diam tidak menjawab Riri.


"Rin dengerin deh" ucap Riri kembali.


"Udah ma biarin"


"Gak bisa. Bentar mama cek dulu" ucap Riri dan berjalan menuju pintu. " Eh mah gak usah" ucap charin yang tidak dihiraukan oleh Riri. Riri tetap saja membuka pintu.


Cklek.


"Astaghfirullah dashel, udah lama berdiri di sini?" Tanya Riri dengan nada terkejut. Sedangkan Dashel hanya menjawab dengan senyuman.


Dashel menarik tangan Riri untuk disalami, Riri pun dengan senang hari menerima salaman dari menantunya.


"Yaudah yuk masuk dulu" ucap Riri " mumpung mau makan malam langsung ke dapur aja, charin sudah masak" lanjut Riri.


"Iyah mah" jawab Dashel. Lalu berjalan mengikuti sang mertua dari belakang. Sesampainya didapur ia melihat charin yang sedang menata piring yang terdapat lauk di atas meja makan.


"Eh charin tuh dicariin suami" ucap Riri dengan senyuman. Charin hanya melirik sedikit kearah Dashel.


"Yaudah yuk duduk makan dulu" ucap Riri.


Makan malam pun dimulai seperti biasa. Sebenarnya dalam hati Dashel selalu memuji makanan yang ia makan, entahlah mertuanya atau istrinya yang memasak yang penting makanan ini sangat enak.


Setelah makan malam Dashel pun mengajak charin pulang ke mansionnya tetapi charin terus menolak dan ingin bermalam disini, terpaksa Dashel harus nurut oleh sang istri.

__ADS_1


Sekarang didalam kamar hanya ada mereka berdua, yang satu sibuk melihat aplikasi joget-joget, apa lagi kalau bukan tik tok. Sedangkan satunya lagi sibuk bertelepon dengan seseorang dibalik hpnya.


Jam sudah menunjukkan pukul 9 malam, Dashel yang merasa matanya sudah ingin beristirahat pun berjalan kearah ranjang yang diatasnya terdapat charin yang masih melihat tik tok.


Charin yang tadinya fokus dengan hpnya itupun mengalihkan pandangannya menuju Dashel.


"Ngapain?" Tanya charin karena melihat Dashel yang tambah mendekat.


"Saya mau tidur"


"Gak.. gak boleh tidur satu ranjang"


"Loh kenapa"


"Gak gak. gak mau, nanti aneh aneh lagi" ucap charin


"Saya tidak akan aneh aneh denganmu"


"Gak mau"


"Ayolah... Saya hanya ingin tidur"


"Gak mau" ucap charin dengan melebarkan kalinya untuk menutupi ranjang agak Dashel tidak bisa tidur diatasnya.


"Maaf untuk yang tadi di kantor" ucap Dashel lirih.


"Gak gak mau"


"Emang kamu gak mau dapet pahala?" Tanya Dashel.


"Ya mau lah" jawab charin.


"Yasudah"


"Lah apa hubungannya pahala sama masalah tadi?" Tanya charin bingung.


"Tadi kamu mendapat pahala"


"Lah emangnya aku ngapain?"


"Karena kamu membahagiakan hati saya" ucap Dashel. "Ketika seorang istri yang membahagiakan hati suami ia akan mendapat pahala dari Allah" lanjunya.


"Emang aku ngebahagiain bapak?"


"Tentu"


"Oh jadi kalo saya nyium bapak saya dapet pahala lagi nih?"


"Tentu ya zaujati" ucap Dashel dengan senyuman tipisnya. "Jadi setiap hari kamu harus mencium saya" lanjutnya.


"Emang harus gitu?"


"Iya"


"Apakah sekarang kamu mau pendapat pahala?" Tanya Dashel.


TBC ❤️



_____________🕊️


Syukron ❤️

__ADS_1


Akhirnya selesai juga nulis ini....... Jujur kurang suka sama bab ini kayak kurang jelas bahkan gak sejelas sama sekali, tapi yaudah lah ngetiknya mepet  up soalnya. Sebelum nulis ini bab ada beberapa kendala. Mulai dari keyboard ngelag terus kendala pas ngetik pesan wa yang amburadul lah, Dan akhirnya udah selesai bab ini......🥰


__ADS_2