
************🕊️
Pintu terbuka dan menampilkan charin yang membelakangi pintu dengan dirinya yang masih menggunakan kebayanya tadi, charin yang mendengar suara keras itu langsung berbalik badan dengan mata yang sudah hampir keluar. Ia pikir Dashel tidak senekat itu untuk mendobrak pintu yang terdapat seorang wanita- ralat istri yang baru dinikahi tadi.
"Astaghfirullah" ucap Dashel refleks.
"Ngapain aja dari tadi charinn? Udah setengah jam lebih loh kamu di toilet dan bahkan belum mencopot pakaian mu!" Ucap Dashel kesal, pasalnya ia melihat charin yang masih berpakaian kebanyakan.
"Eh eh emm itu..." Ucap charin gugup.
"Kenapa!" Tanya Dashel dengan nada tegasnya.
"Itu.. ini resleting nya gak bisa di- dibuka" jawab charin jujur dan rada terbata bata.
"Coba sini saya liat"
"Ehhh gak usah pak"
"Emangnya kamu gk mau mandi!"
"Ma- mau lah"
"Sini biar saya bantu kamu!"
Tanpa menunggu jawaban dari charin, Dashel langsung mendekat kan dirinya kepada charin yang masih terdiam.
"Biar saya coba bantu" ucap Dashel.
Setelah Dashel mencoba untuk membuka resleting itu, benar saja jika resleting itu tidak bisa dibuka. Dashel pun mendekatkan wajahnya ke arah resleting itu dan itu tepat ke arah punggung mulus sang istri yang sedikit kebuka. Ternyata terdapat satu helai benang yang menyangkut di resleting itu.
__ADS_1
Dengan usahanya kini resleting itu terbuka dengan cepat, tanpa sengaja tangan Dashel menyentuh kulit punggung charin, sontak charin kaget dan langsung tegap jangan lupakan ekspresi charin sekarang yang sangat kaget dan membelalakkan matanya.
"Ma-maaf" ucap Dashel gugup. "Udah selesai sekarang cepat mandi dan wudhu" lanjutnya.
"Iy-iya" jawab charin.
Dashel pun pergi meninggalkan charin yang masih ada di kamar mandi, ia menuju luar kamar untuk mencari kamar mandi lain dan mengambil air wudhu, pasalnya selesai mandi ia belum menyempatkan berwudhu
************
ia menuju ke kamar dan belum melihat charin di kamar itu, ia pun melihat pintu kamar mandi yang masih tertutup.
Sambil menunggu charin yang masih ada di kamar mandi, ia pun menyiapkan sajadah untuk sholat. Setelah beberapa menit charin pun keluar kamar mandi.
"Sudah ambil wudhu?" Tanya Dashel. Dan mendapat anggukan dari sang istri.
Skipp sholat**************🕊️🕊️
Charin yang melihat uluran tangan Dashel pun hanya mengerutkan keningnya.
"Salim" ucap Dashel singkat.
Tanpa protes charin pun mencium punggung tangan sang suami dengan perasaan yang agak gugup, bukan kali pertama ia mencium punggung tangan Dashel tetapi ia masih sangat gugup.
Jam menunjukkan pukul 7 malam mereka berkumpul dimeja makan.
Riri duduk berdampingan dengan sang anak. Sedangkan Dashel duduk sendiri yang berhadapan dengan sang istri.
"Yaudah. Yuk makan, keburu dingin kan gk enak" ucap Riri.
Makan malam pun berasa sangat sunyi, hanya suara dentuman sendok.setelah makan charin membantu sang ibu untuk mencuci piring, sedangkan Dashel berada di ruang tv untuk menonton kartun dua saudara yang tidak pernah tumbuh rambut.
__ADS_1
Setelah selesai mencuci piring mereka menyusul Dashel ke ruang tv. Karena ada lah yang ingin ditanyakan oleh Riri.
Ketika melihat Dashel yang menonton si kembar botak, charin jadi ingin melihat kartun favoritnya yaitu spons kuning dan temanya yang "rada rada"yaitu bintang laut. Ia melihat ke kursi yang terdapat sebuah remot, ia mengambilnya dan duduk disamping Dashel
Setelah remot itu ia genggam, ia langsung mengubah kartun itu dengan kartun favoritnya. Dashel yang bingung pun langsung menoleh kesamping, ia melihat wajah charin yang menatapnya dengan senyuman jahil diwajahnya.
Melihat anaknya dan menantunya itu Riri hanya geleng-geleng kepala.
"Kalian nginep disini sampe kapan?" Tanya Riri.
"Besok ma" bukan charin yang menjawab, melainkan Dashel. Charin yang mendengar jawaban itu langsung melotot menatap kearah Dashel.
"Apa gak nginep lebih lama lagi nak?"
"Gak ma, Dashel udah punya rumah sendiri, gak enak kalo nginap disini lama lama" ucap Dashel.
"Yaudah kalo gitu, mama nurut aja" ucap Riri. Charin hanya diam, ia seperti tidak dianggap, ia jengkel dengan suaminya yang langsung menjawab Tampa bicara dengannya dulu.
********
Hari sudah malam. Dua sejoli itu masih setia menghadap layar tv didepanya. Sedangkan Riri sudah dikamar. Mereka sekarang bukan menonton kartun lagi, mungkin mereka bisa???.
Sekarang mereka menonton acara tv yang menunjukkan seorang polisi yang menangkap seseorang pengedar obat terlarang.
Tanpa sadar charin tertidur disofa dengan menyenderkan kepalanya ke bahu Dashel. Dashel pun membiarkan charin tertidur. Ketika ia mengantuk baru ia mematikan tv dan mengangkat charin ala bridal style menuju kamar mereka. ya.... Kamar charin kan juga jadi kamar Dashel sekarang.
Sesampainya dikamar Dashel meletakkan charin dengan hati hati lalu ia mengecup singkat kening sang istri, tidak tahu kenapa Dashel merasa gemas dengan wajah charin yang sedang tertidur, mata yang sedikit kebuka, mulut tidak tertutup.
TBC ❤️
**************🕊️
__ADS_1
(✿^‿^)⊂(・ω・*⊂)