
********************
Sekarang, tepatnya di Perusahaan milik Dashel, ia berjalan menuju ruang kerjanya melewati banyak karyawan yang menyapanya. Ia hanya tersenyum tipis tanpa melihat orang yang menyapanya.
Disisi lain charin yang juga masuk ke perusahaan itu dengan santai. Ia pergi ke perusahaan itu dengan Dashel. Ada juga beberapa karyawan yang mengenal charin pun menyapa, beda dengan Dashel cari yang disapa pun menyapa balik dan tersenyum lebar kearah orang yang menyapanya.
Hari itu charin lewati dengan biasa. Tetapi ada perbedaan dihari itu, Karana teman yang bisa dibilang sahabatnya itu izin tidak masuk kerja dikarnakan sakit.
Mbak nana
Charin hari ini aku izin gak masuk. Tp udah izin ke kantor kok.
Kenapa mbak kok gk masuk???.
Saing capek sampe sakit
Yaaa sendirian deh kerjanya. Yaudah cpt sembuh yaaaa🙏🏻
************
Sepulang dari kantor charin mendapatkan notif dari hp barunya.
Tringg.......
Charin pun mengambil hp dari tasnya dan melihat notif dari bossnya itu
Pak boss🐷
Pulang bareng saya.
Saya tunggu di parkiran.
Y.
Ia pun segera berkemas dan langsung menuju ke parkiran kantor. Benar saja ia langsung menemukan boss nya itu.
Di dalam mobil tidak ada percakapan diantara keduanya, sampai pada akhirnya Dashel yang angkat bicara.
"Charin?"
"Eh ada apa pak?"
__ADS_1
"Saya masih menunggu jawaban kamu"
"Hah? Jawaban apa pak, kayaknya dari tadi bapak cuma diem, gk ngasih saya pertanyaan!" Ucap charin sambil mengerutkan keningnya.
"Soal perjodohan"
"Ohhhh" charin yang mendengar pun cuman manggut manggut. Sampai hitungan detik...
1
2
3
"Eh eh apa pak!! Perjodohan apaan??" Ucap charin sambil melotot. Mungkin ia sangat terkejut.
Hari ini tidak tahu kenapa jalanan terasa sepi, Dashel yang mengendarai mobil pun bisa santai karena tidak ada kata mancet hari ini.
Sampai pada akhirnya Dashel meminggirkan mobilnya ke tepi jalan yang sepi itu. Charin yang bingung hanya bisa mengerutkan keningnya tanpa melihat Dashel.
"Charin?" Ucap Dashel tanpa melihat lawan bicaranya ia hanya bisa menundukkan pandangannya. "Saya minta tolong terima perjodohan ini yaa.." tidak tahu kenapa ucapan Dashel kali ini sangat lirih.
"Maaf" satu kata keluar dari mulut Dashel.
Tidak tahu kenapa charin yang melihat Dashel yang berbicara sambil menunduk pun mendengar isakan yang keluar dari mulut Dashel. Charin yang mendengar itu pun sedikit kasihan.
"Saya mohon yaa...hiks....demi mama saya"
"Emang mama nya bapak kenapa?"
"Mama saya tadi tiba tiba pingsan dan dibawa ke rumah sakit hiks.. mama saya difonis hiks.. difonis kangker paru paru dan udah stadium 4"
Charin yang mendengarkan itu pun terkejut, pasalnya kemarin ia bertemu dengan mamanya pak Dashel terlihat baik baik saja.
"Mama saya sudah mengidap penyakit ini selama 3 tahun tetapi ia menyembunyikan penyakit nya kepada saya" jelas Dashel.
"Terus gimana keadaan nya Tante?" Tanya charin.
"Kata dokter hidup mama gak akan lama lagi" Dashel menjeda ucapannya "dan tadi hiks.... Mama saya sempat telpon saya, hiks... Mama saya minta saya menikah dengan kamu" charin diam dan menyimak ucapan Dashel.
"Saya mohon ya....... Demi mama saya" ucap Dashel lalu mendongak menatap charin. Charin yang kasihan melihat Dashel pun menyetujui permintaan Dashel itu dengan manggut manggut.
Dashel yang melihat itu pun hanya tersenyum tipis dan penghapus air mata yang ada di pipinya.
__ADS_1
"Ikut saya ke rumah sakit yaa.. kita bicara dengan mama saya" lagi lagi charin hanya mengangguk.
*********
Sesampainya di rumah sakit Dashel berjalan dengan diikuti charin di belakangnya. Mereka menuju ruang ICU.
Setelah membuka pintu mereka melihat Mama Dashel (namanya Bira) yang sedang tertidur. Tak lupa Dashel mengucapkan salam lalu menutup pintu ruangan itu.
Bira yang mendengar ucapan salam pun bangun dan menjawab salam, ia kaget ketika tau siapa yang datang ke ruangan itu, ternyata Dashel dan charin yang datang.
"Ma.. gimana keadaan mama sekarang? Udah baikan?" Ucap Dashel.
"Udah nak" Bira menjeda ucapanya " eh kok sama charin tumben banget" lanjutnya sambil tersenyum tipis. Carin pun hanya bisa tersenyum balik.
"Ma Dashel kesini ada yang mau Dashel ucapin." Ucap Dashel.
"Ada apa nak?".
"Ma Dashel kesini bawa calon mantu untuk mama"
"Hah siapa nak?" Bira celingak celinguk menatap semua rungan dan nihil tak ada satu pun perempuan lain selain charin.
"Orangnya di samping kiri mama" ucapnya sambil mengangkat dagunya kearah charin.
Bira yang mendengar ucapan anaknya itu pun langsung menatap kearah kiri, ia melihat charin dengan senyuman manis yang terpampang diwajah gadis itu.
"Charin?" Tanya Bira kepada sang anak.
"Iya. Mama senengkan?"
"Alhamdulillah. Seneng banget" jawab bira
"Kapan nikahnya?" Tanya Bira.
"Insyaallah nanti saya ke rumah charin untuk melamar dam besok nikahnya"jawab dashel. Charin hanya bisa melotot kearah Dashel.
"Gak usah melotot tuh matanya mau keluar" ucap dashel sambil terkekeh baru kali ini ia menjahili seoarang wanita yang akan mejadi calon istrinya. itu adalah charin.
'ck tadi aja nangis sekarang ketawa tawa. Dasar' batin charin dengan memanyunkan mulutnya.
TBC.
__ADS_1
ლ(´ ❥ 'ლ)🕊️