My Perfect Boyfriend

My Perfect Boyfriend
# 3 caffe dipinggir jalan


__ADS_3

pagi hari


kringg kring kring


alarm berbunyi. "huamm" layla terbangun dari tidur nya yang nyenyak. saat bangun dari tempat tidur, hal yang pertama kali dilihat layla adalah hp nya. dia mulai menghidupkan hp nya dan mulai melihat jam dari layar kaca hp nya. 7.30. setelah melihat jam dia meletakkan hp nya dan mulai berkemas untuk pergi kuliah. hari ini dia melewati jalan yang lebih ramai supaya kejadian kemaren tidak terulang kembali. tapi yang keluar di benaknya hanyalah gambaran rafel yang menyelamatkan nya kemaren.


"aduh kenapa sih, masa pagi pagi sudah menghayalkan yang nggak enggak" ucap layla dalam hati dan disertai dengan wajah yang mulai merah.


"layyy" teriak seorang gadis.

__ADS_1


layla pun menoleh kebelakang dan disana ada mey dan seorang cowok. yah layla sudah tau siapa cowok itu. dia adalah bony, teman layla yang kedua setelah mey. mereka mulai kenal saat smp.


"owh, kenapa kemarin kamu nggak datang pas pidato pembukaan". tanya layla sambil meletakkan salah satu tangan nya ke dalam saku. " biasalah lo tau kan kalau gua males denger pidato panjang lebar. jadi yahh gua cabut aja sama temen temen segeng gua" jawab bony sambil angkat bahu dengan nada bicara santai tak bersalah."terserah lah mending masuk yok" ucap mey. mereka hanya mengangguk kan kepala sambil berjalan menuju kelas masing masing. mey sibuk menoleh kanan kiri mencari cowok yang bisa dikatakan lumayan ganteng. sementara bony hanya geleng geleng kepala karna nggak ngerti dengan pelajaran yang diikuti nya. di sisi lain layla hanya melihat pak dosen nya mengajar tapi pikiran nya melayang kesana kemari memikirkan rafel. "aduuh kok aku slalu mikirin dia ya. seharusnya aku fokus memperhatikan dosen. ok layla sekarang hapus semuanya dan mulailah mendengarkan dosen" ucap layla dalam benaknya. dia pun langsung terbangun dari khayalan nya dan fokus menghadap ke depan mendengarkan dosen.


kring kring kringg


bel pulang pun berbunyi. semua mahasiswa mulai menyalami dosen dan keluar dengan cepat. " kami duluan ya lay" ucap salah seorang gadis dikelas layla. "ok"jawab layla simpel.


"sumpah gua nggak ngerti " ucap bony. "aku juga kesal" ketus mey." memang nya kenapa?". tanya layla" itu dikelas ku cewek cewek nya nempel terus sama dosen soalnya muka nya tampan. lagian juga nggak ada yang lumayan di kelas ku" ucap mey sambil geleng geleng. " eh dikelasmu bagaimana lay, ada yang lumayan nggak? tanya mey sambil menusuk pipi layla " nggak tuh biasa aja". jawab layla sambil memainkan hp.

__ADS_1


"ehh ke caffe yok. sudah lama aku nggak ke caffe" ajak mey ke mereka berdua " nggak ah males gua mending pergi main bareng kawan gua" kata bony. " yaudah aku sama mey aja yang pergi" kata layla ke bony."ok". bony pun pergi menuju kawan kawan nya untuk main bareng dan tinggal lah layla dan my berdua." BTW kita mau minum di caffe mana. kalau bisa aku juga mengajukan kerja sembilan disana" tanya layla "kalau begitu aku paling tau tempatnya yang cocok dekat sini untuk minum dan mendapatkan kerja sembilan. pas sekali di caffe itu lagi butuh pelayan baru" ucap mey sambil menarik layla.


"di sini tempat nya".kata mey


"huh?!! kok disini, disini kan ada dia "


benak layla.


♥bersambung♥

__ADS_1


terimakasih sudah membaca. jangan lupa coment like serta vote nya ya kak


^ ^


__ADS_2