My Perfect Boyfriend

My Perfect Boyfriend
# 6 perasaan yang tak tersampaikan


__ADS_3

layla pun pergi ke kampus dengan biasa. sesampai di kampus layla duduk dulu di taman karna datang terlalu kecepatan. ia pun menghidupkan lagu favorite nya.


ive been reading books of old


the legend and the myths


achelles and his gold


hercules and his gifs


spiderman's control

__ADS_1


and batman with his fist


and crealy i dont see my self upon that lifs


belum selesai mendengar kan lagu, layla dikejutkan oleh bony dari belakang. " ihh nyapain sih" ketus layla dan menghentikan lagunya. " hahaha. sorry abis lu ngapain senyum senyum sendiri" tanya bony sambil melihat layla." nggak ada. hanya mendengar lagu" jawab layla. bony hanya tersenyum melihat layla. terkadang bony suka melihat layla bertingkah rewel. bony juga suka mengganggu layla untuk kesenangan nya. tapi lama lama mulai timbul perasaan lain.


" lay, ada yang mau gua omongin. " kata bony seris melihat ke layla. " apa "


" gua su-" belum selesai berkata, bell masuk sudah berbunyi " sorry apa tadi yang kamu bilang. nggak kedenger." tanya layla ke bony penasaran. " nggak, nggak ada." jawab nya " yaudah aku ke kelas duluan " ucap layla sambil meninggal kan bony "bye." bony pun menundukkan kepala nya.


" bon lu dari mana aja " tanya kawan sekelas nya. bony hanya menghiraukan kawan kawan nya dan mulai duduk sambil memikirkan bagaimana sikap nya saat bertemu layla nanti.

__ADS_1


kringg


bel tanda pulang sudah berbunyi. layla bergegas mengemasi barang barang nya dan segera ke caffe." siang bos, fel" ucap layla sambil ngos ngosan." siang" jawab mereka berdua. rafel memberikan segelas air kepada layla. "makasih" sambil mengambil gelas yg dikasih. " pelan pelan aja" saut rafel.


layla tampak senang sekali di caffe. di karnakan dua hal yaitu bekerja di caffe sangat menyenangkan dan dicaffe juga ada pria sempurna yang disukai nya karna pandangan pertama. dan disisi luar caffe, bony tampak sedih dan sakit hati melihat layla tersenyum tulus kepada laki laki lain yang tak dia kenal.


"tenang bony. itu pasti cuma patner nya kerja. jangan berperasangka dulu. layla pasti tidak ada perasaan ke dia." benak bony sambil memukul pipinya untuk menghilang kan pikiran yang lain dan segera pergi meninggalkan caffe. disisi lain mey hanya melamun sendiri karna semua teman nya pergi. "yang satu lagi kerja yang satu nya lagi ntah pergi kemana, huff" ucap mey sambil menghelakan nafas nya karna bosan.


~ inilah cintaa. cerita kita seperti bulan dan bintang yang selalu bersinar bersama~


hp mey berbunyi. mey langsung mengangkat telpon nya. " hallo " " ahh, mey ada waktu nggak" tanya layla " huh baru ingat kamu dengan teman mu ini. aku bisa mati kebosanan kalau nggak ada kegiatan" ketus mey. " maaf maaf. kalau begitu mau nggak ke caffe. soalnya ada kue terbaru nih. mau coba" tanya layla." kuee?!! tentu mau dong. tunggu aku ya. aku akan segera ke sana" jawab mey senang sambil memakai sepatu nya " sip. cepat ya nanti keburu dingin lagi. " " ok. aku otw lagi bye" kata mey " bye" jawab layla sambil menutup telpon nya

__ADS_1


**★bersambung★


~ terimakasih sudah membaca. jangan lupa komentar dan voting nya ya kakak kakak** ~


__ADS_2