My Revenge Is Your Regret

My Revenge Is Your Regret
Tak Percaya


__ADS_3

"A-aku ingin membicarakan sesuatu!"


"Ada apa ray?Apa ada sesuatu yang terjadi? Kau bisa katakan padaku." Ucap islie khawatir.


"Em..! Sebenarnya bukan suatu masalah,hanya saja..."


"Oh,benar! Terakhir kali kau juga ingin mengatakan sesuatu bukan!?"


"Ah, ya! Tapi sebelum itu.... Aku ingin..minta maaf!" ucap ray dengan wajah sedih.


"Minta maaf? Untuk apa?"


"Maaf,karena saat kau keluar dari rumah sakit kemarin, aku sama sekali tidak menemui mu, Aku minta maaf tidak bisa menjengukmu sebagai seorang teman." Jawabnya dengan wajah sedih dan menyesal.


"Apa maksudmu? Tidak perlu merasa bersalah begitu,kau juga pasti sibuk dengan tugasmu.jangan minta maaf padaku, kita ini kan teman:-) Ucap islie dengan terseyum.


"Meski begitu...aku..."


"Sudahlah tidak perlu di pikirkan.Jadi..Apa..yang ingin kau bicarakan tadi?" tanya islie mengalihkan topik pembicaraan.


"Ah,ya! Aku rasa tidak sekarang membicarakannya.bagaimana jika kita bertemu saat pulang sekolah nanti!"


"Hm? Apa kau tidak bisa membicarakannya sekarang?"


"Aku rasa pulang sekolah nanti waktunya lebih tepat,Tidak akan ada banyak orang,jadi tidak masalah kan?"


"Ehm! Baiklah kalau begitu. Aku akan menemuimu.tapi dimana?" Tanya islie.


"Kita Bertemu di belakang sekolah nanti.aku akan menunggumu disana.Pokoknya kau harus datang ya!"


"Tentu saja! Aku akan datang sesuai permintaan temanku." balas islie sambil terseyum.


"Baiklah, kalau begitu aku akan pergi dulu. Aku akan menunjukkanmu sesuatu yang menarik nanti."


Islie melihat ray yang pergi dan dia terseyum.


"Jadi..dia teman yang kau bicarakan itu. Apa kau tidak merasa dia sedikit mencurigakan." ucap Lya yang tiba-tiba muncul.


"Apa maksudmu? Dia adalah teman yang baik.aku tidak pernah meragukannya sama sekali." balas islie dengan yakin.


"Kau benar-benar tidak waspada sama sekali ya.'benar-benar teman yang baik." ucap Lya dengan artian yang seperti sedang menyinggung.


Islie melihat lya dengan wajah yang tidak senang dan mengerti apa maksud perkataan dari lya.


"Apa maksudmu kau meragukanku dalam memilih teman!? Kau berpikir kalau hanya karna dia satu-satunya temanku,aku sama sekali tidak menyadari dia benar-benar baik padaku atau tidak? Dan juga aku sangat buruk dalam pertemanan begitu? Apa aku tidak pantas untuk punya teman?" Ujar islie dengan nada menahan perasaan sedih.


"Bukan seperti itu! Aku hanya memperingatkan mu! Kau juga jangan terlalu percaya pada orang lain!" ucap lya menasehati.


"Tidak! Semua orang sama.bahkan kau juga." ucap islie dengan suara pelan yang masih terdengar.Islie pun pergi meninggalkan lya.


"His! Aku hanya ingin menasehatinya. Apa aku berkata terlalu berlebihan? Mungkin karena selama ini dia tidak punya teman satupun, sehingga saat ada teman dia sangat mempercayai temannya dan tidak ingin kehilangan seseorang yang ia tidak pernah punya."


"Ternyata kita penuh dengan persamaan islie. Hanya saja kau sedikit berbeda dariku. Aku ingin melihat apa yang akan terjadi selanjutnya." ucap lya berbicara sendiri.

__ADS_1


Dikelas


Islie terlihat melamun saat pelajaran terakhir dikelas dan masih berpikir tentang ray dan ucapan lya sebelumnya.


"Apa-apaan dia itu! Berbicara seolah-olah ray itu orang yang tidak baik.dia ingin aku untuk menanam benih keraguan pada ray. Apa dia menganggap orang sepertiku tidak pantas mendapat teman?"


"Dia yang hanya seorang hantu ingin menasehatiku? Apa dia sedang bercanda?" ucap islie dalam hati merasa sedikit kesal.


"Sudah lupakan saja, aku ingin tahu apa yang ray ingin bicarakan. Aku akan menemuinya saat pulang nanti." ucap islie dengan tersenyum senang seperti melupakan yang terjadi.


Sepulang sekolah, islie tidak melihat Shina,Roxy dan alva jadi dia bisa dengan mudah pergi ke belakang sekolah.Tapi selama dia berjalan menuju ketempat ray, islie sama sekali tidak melihat lya yang terus mengikutinya itu,jadi dia agak merasa sedikit aneh,karena lya biasa mengikuti islie.


"Apa? Kemana hantu gadis itu? Tidak mungkin dia tersesat setelah kutinggalkan,kan? Atau dia merajuk dengan perkataanku barusan?"


"Tidak mungkin!"


"Apa Hantu juga punya hati seperti manusia! Memang kenapa aku memikirkannya."


"Bagus jika dia tidak Mengikutiku,aku akan menjadi lebih bebas tanpanya dan tidak terganggu dengan kehadirannya." ucap islie tanpa berpikir.


Tapi entah kenapa selama perjalanan islie merasa tidak senang dengan perkataannya sendiri,ia jadi merasa agak bersalah dengan perkataannya tanpa ia sadari. Sampai saat islie tiba ditempat yang ray katakan.Tapi islie tidak melihat seorang pun disana.


"Eh? Bukankah disini tempatnya? Aku tidak melihat ray,apa dia belum datang?"


Saat islie melihat sekeliling dan menunggu ray datang, tiba-tiba suara kaki seseorang datang dari belakang islie.Itu membuat islie kaget dan menoleh,mengira itu adalah ray.


"Ray!!" Islie dengan cepat menoleh kebelakang dengan wajah senang.


"Eh??"


"Shina?? Kau...Kenapa kau ada disini?!" ucap islie terbata dan bingung.


"Kenapa aku ada disini? Menurutmu untuk apa?!" balas shina tersenyum santai seperti sedang mengisharatkan sesuatu.


Islie merasa ada yang salah dan ia berpikir dengan cepat.islie pun melihat sekeliling seperti sedang mencari seseorang.


"Shina... Kau.. Dimana ray?! Apa kau melakukan sesuatu terhadapnya!?" tanya islie memberanikan perkataannya.


"Oh,dia! Jangan khawatir dia aman dan lebih baik dari yang kau duga." jawab shina dengan santai.


"Shina,jika kau melakukan sesuatu pada temanku dengan menyakitinya! Maka... Aku.. akan melawanmu!" ujar islie dengan nada yang sedikit bergetar.


Shina,roxy dan alva yang mendengarnya sedikit terkejut dan terdiam sesaat.


"Hahahaha!!"


Tiba-tiba mereka bertiga pun mulai tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan islie yang mereka dengar seperti 'lelucon' dari perkataan anak kecil.


"Hahahah,Kau dengar itu shina dia bilang apa tadi?! Benar-benar membuatku takut.hahaha!" Ejek roxy tertawa keras.


"Woah!! Sepertinya semenjak dia keluar dari rumah sakit otaknya tidak bisa berpikir jernih lagi,dia juga sudah bisa berbicara lantang seperti itu.sepertinya kita perlu memperbaiki pikirannya shina." ucap Alva santai.


"Jadi begitu,kau begitu nekat ya demi 'temanmu' itu. Sepertinya hanya karna kau tidak memiliki teman,kau juga sangat terobsesi dengan kata 'Teman' yah." Ledek shina.

__ADS_1


"Aku... Tidak terobsesi! Kau bisa bicara apapun, tapi kau jangan libatkan temanku! Jika menyangkut soal dia,maka...aku tidak akan ragu untuk..."


"Melakukan apa yang kau suruh." sambung islie dengan kepala menunduk seperti tidak berani menentang.


"Hahahah,semudah itu kau menyerah? Lucu sekali." hahaha!" Ucap shina.


"Tentu saja dia tidak akan berani, sampai ini saja dia sudah seperti A*jing yang minta diberi makan. Hahaha!" Ujar alva mengejek.


"Kumohon,jangan libatkan dia. Dia tidak ada hubungannya dengan ini,jadi jangan menyakitinya." pinta islie memohon.


"Dia satu-satunya teman yang kupunya, jadi sebagai teman,aku harus melindunginya.jangan sampai dia terkena masalah hanya karenaku seperti yang lain." ucap islie dalam hati.


"Hahaha,iya,memohon seperti itu. Memohonlah lagi sampai aku puas. Dan kau juga harus minta maaf padaku karna telah bicara lantang!"


Islie tanpa ragu memohon padanya dan meminta maaf dengan menyedihkan walau bukan dia yang seharusnya meminta maaf. Ini semua dia lakukan hanya agar shina tidak menyakiti temannya Ray.


"Hm! Baiklah aku sudah puas dengan permintaan maafmu itu.jadi aku akan memperlihatkan sesuatu yang menarik padamu. Jadi sebaiknya kau lihat baik-baik siapa yang akan datang.kau pasti akan senang setelah melihatnya." ucap shina menarik rambut islie mengangkat kepalanya.


Tiba-tiba seseorang muncul dari balik dinding yang wajahnya terlihat familiar bagi islie.itu adalah ray.


"R-Ray! Kau...kau tidak apa-apa? Apa kau terluka? Maaf.. Maafkan aku telah melibatkanmu." ujar islie menangis pipinya terkena air matanya.


"Tidak! Aku tidak apa-apa islie.jangan mengkhawatirkanku! Seharusnya kau mengkhawatirkan dirimu sendiri!"


"Aku tidak apa-apa! Shukurlah kau baik-baik saja! Aku merasa tenang sekarang." balas islie senang sambil mengusap pipinya.


"Tidak! Maksudku seharusnya kau lebih mengkhawatirkan dirimu sendiri sekarang!"


"Terimakasih kasih karena telah memohon dengan menyedihkan seperti itu untukku." Ucap ray dengan senyuman aneh diwajahnya.


"Apa?! Apa maksudmu?" tanya islie binggung.


Tiba-tiba muncul tiga sosok lainnya dibelakang ray,mereka terlihat cukup menakutkan dimata islie,dan sedang tersenyum jahat.


"Jangan khawatir islie.kau pasti akan baik-baik saja." ucap ray tersenyum aneh mendekati islie.


Islie mundur saat ray mendekatinya seperti tidak ingin ray maju mendekatinya.


"Ray! Tidak..tidak mungkin! Kau...kenapa??"


...****************...


Pertanyaan Tebakan 😉


Menurut kalian apakah Ray berhianat dan bersengongkol dengan shina?


A.Ray jahat dan bersengongkol dengan shina Juga ada senyum aneh di wajahnya.


Tentu saja tidak! Ray mencoba menolong islie dengan membawa temannya.


C.Keduanya salah. Lya akan datang menolong islie.


D.Jawab sendiri di kolom komentar.

__ADS_1


Jangan lupa beri Komen, Vote dan Like ya👍💙


__ADS_2