My Revenge Is Your Regret

My Revenge Is Your Regret
Bertemu Gadis Hantu


__ADS_3

"Ka..kau!!!"


Wajah gadis itu sangat pucat dan ada sedikit noda darah di kepala dan bajunya.


"Ke..kenapa kau bisa ada disini? apa kau juga terluka saat kecelakaan sebelumnya??"


"Tidak! aku sudah seperti ini sebelum datang kesini." jawab gadis itu.


"Kenapa kau bisa berada disini?darimana kau bisa masuk?" ucap islie bingung.


"Aku tidak butuh pintu untuk masuk." balasnya.


"Diam!! pergilah dari sini sebelum aku teriak memanggil dokter!!" ujar islie dengan panik.


Islie takut melihat darah gadis itu yang membuatnya teringat dengan teman yang membulinya disekolah belum lagi islie baru menyadari kalau kepala gadis itu penuh darah seperti kepala yang bocor karna sesuatu yang tajam menembusnya.


Gadis itu masih dengan santai berjalan maju mendekati islie.


"Jika kau mau teriak saja, tidak ada yang akan mendengarkanmu." ucapnya.


Tubuh gadis itu seperti kapas,perlahan-lahan ia melayang kearah islie. islie yang ketakutan langsung mundur kebelakang dan terjatuh.


"Ka..kau! kenapa kau bisa? apa yang ingin kau lakukan! menjauhlah!! Akhhhhh!!!!" teriak islie.


perawat yang mendengar teriakannya pun langsung datang dan melihat islie yang terjatuh


dan berteriak.


"Tenanglah anda kenapa??" tanyanya.


"A..ada seseorang!!" ucap islie sambil menunjuk jendela.


"Tidak ada siapapun disini. tolong tenang!"


Islie melihat didepannya dan menoleh seluruh ruangan tidak ada siapapun.


"Ta..tadi ada orang disini! aku bersumpah!" ucap islie meyakinkan.


"Mungkin karna anda baru kecelakaan dan berimajinasi. lebih baik tidur dan beristirahat jangan memikirkan apapun." balas perawat itu sambil memimbing islie ketempat tidurnya.


"Tapi aku benar-benar melihatnya,tidak mungkin aku berimajinasi." ucap islie dalam hati.


"Apa mungkin memang benar? tidak mungkin dia bisa melayang seperti itu! kenapa dia tiba-tiba menghilang?"


Islie melihat sekitarnya dan merasa sedikit takut dia pun memutuskan untuk tidur.

__ADS_1


Malam harinya.setelah islie sarapan dan sudah diperiksa dokter dia pun mengambil buku yang diberikan perawat itu agar membuatnya tidak bosan.


Saat islie sedang asik membaca tiba-tiba angin datang dan membuat jendela disampingnya terbuka.islie pun bangun untuk menutup jendela.Saat itu dia melihat seseorang yang sedang berjalan digelapan.


"Hm? siapa itu? apa masih ada orang yang berjalan malam-malam begini?"


Islie berusaha untuk melihat lebih dekat. tiba-tiba orang itu menoleh kearah islie dengan wajah yang menyeramkan.


Ia pun terkejut dan langsung dengan cepat menutup jendela.


"Apa tadi itu! wajahnya sangat menyeramkan!"


Huh! sepertinya aku benar-benar berhalusinasi! apa aku terlalu kelelahan atau yang kulihat itu nyata?"


"Sudahlah islie tenangkan dirimu dan tetap berpikir positif!" ucap islie menenangkan dirinya."


"Tidak! yang kau lihat itu nyata bukan imajinasimu." ucap seseorang tiba-tiba.


"Apa! kau lagi!"


Islie terkejut melihat gadis yang ia temui pagi tadi.tiba-tiba saja dia muncul didepannya.


"Kau! siapa kau kenapa kau bisa masuk dan menghilang sesuka hatimu?" ucap islie dengan nada bergetar dan panik.


"Kau.. mau apa kau!" ujar islie mundur.


"Aku.. bukan... manusia!" ucapnya dengan nada pelan namun terdengar menyeramkan.


"apa!! tidak mungkin!!" Aku.. tidak mungkin! mustahil." ucap islie tak percaya.


"Sepertinya kau terus membohongi dirimu sendiri.apa kau tak merasa belakangan ini sangat aneh." ujar gadis itu.


"Eh! benar,belakangan ini ada saja kejadian aneh yang kutemui tapi aku selalu membantahnya." ucap islie berpikir dalam hati.


"Jadi...apa kau ini..hantu?"


Gadis itu pun tersenyum menandakan jawaban islie benar.


Islie tak percaya dan merasa syok.melihat hantu yang ada didepannya ia tak tahu harus berbuat apa.


"Apa sebaiknya aku lari? tapi dia kan hantu, pasti bisa mengejarku dan menemukanku dengan mudah!"


"Tidak aku tidak akan lari! aku harus tahu apa yang diinginkannya."


Islie pun memberanikan diri untuk bertanya walaupun dirinya sedikit takut.

__ADS_1


"Jadi..apa yang kau inginkan? kenapa kau mengikutiku?"


Setelah beberapa menit menjelaskan


"Jadi karna hari itu sore dan kadang kau menampakkan dirimu kemudian aku datang dan nekat menolongmu. Dan kau pun mengikutiku sampai kerumah sakit dan terus memperhatikanku. Bisa-bisanya,kau hanya membuatku takut!" ucap islie.


"begitulah. sepertinya kau tidak begitu memperdulikan nyawamu jadi aku mengikuti mu.lagipula akulah yang menolongmu dari 'Mereka'." ucapnya.


"Mereka? maksudmu kejadian aneh yang sebelumnya kualami itu?"


"Benar, sebenarnya mereka berniat untuk mengganggumu."


"Jadi begitu. hm! sepertinya hantu tidak sejahat yang kupikirkan." ucap islie sambil tersenyum tipis.


"Kau berpikir begitu? asal kau tahu saja,tidak semua hantu itu jahat. dan kadang yang lebih jahat itu manusia bukan hantu!" sahutnya.


"Yang kau katakan itu ada benarnya." ucap islie.


"Heh, asal kau tahu ya kami.......


"Hm, sudah berapa lama aku tidak ada perasaan ini. rasanya ada seseorang yang berbicara normal denganku (walau dia hantu) selama ini aku tidak pernah berbicara atau mengobrol dengan siapapun.mereka takut jika mereka dibuli karna berteman denganku. hanya berbicara seperti ini saja sudah cukup membuatku senang." ucap islie dalam hati.


"Aku bahkan tidak bisa berbicara saat berhadapan dengan shina dan temannya itu.tapi aku malah lebih berani berhadapan dengan hantu. sebenarnya apa yang kutakutkan sih!"


"Hey! kau mendengarku atau tidak?!" ucap gadis itu tiba-tiba mendekat.


"eh! iya² aku dengar." balas islie yang baru sadar dari lamunannya.


Tok...tok... tok (anggap aja bunyi sepatu)


"Itu.. suara langkah kaki! itu pasti perawat yang sedang memeriksa!" ucap islie sambil menutupi dirinya dengan selimut.


"Aku akan tidur jadi pergilah dan jangan berbicara denganku!" ucap islie menutup selimutnya.


"Tentu! aku tidak akan mengangumu,aku akan menunggu disini." balasnya.


Dia melihat islie yang sudah tertidur dengan lelap.


"Cepat sekali dia tidur." ucapnya.


......................


Happy Reading❤


Jangan lupa beri Komen,Vote dan Like ya👍💙

__ADS_1


__ADS_2