My Revenge Is Your Regret

My Revenge Is Your Regret
Penghianatan


__ADS_3

"R..Ray, ka.....kau kenapa?" ucap islie sambil mundur kebelakang.


"Ada apa islie? Bukankah kau datang kesini untuk menemuiku! Kenapa kau mundur saat aku dekat? Kau tidak senang melihatku?" Ujar ray dengan senyum santai diwajahnya.


"Bu.. Bukan begitu! Si.. Siapa orang lainnya yang ada di belakangmu itu?" tanya islie gagap.


"Oh,mereka? Bukankah sebelumnya aku pernah bilang ingin menunjukan sesuatu yang menarik padamu!"


"Cih! Jangan terlalu banyak basa basi ray! Orang bodoh sepertinya tidak akan pernah mengerti! Ujar shina geram.


"Apa? Apa maksudmu? Ray ada apa ini? Aku... Aku sama sekali tidak mengerti!" tanya islie linglung.


"Haha! benar benar-benar islie yang lugu." sahut ray tertawa kecil.


"Ckk! Benar-benar Orang bodoh! Jika kau tidak mengerti maka akan kujelaskan!"


"Ray membohongimu untuk datang kesini sendirian.jika dia yang memintamu kau pasti tidak akan menolak dan pasti datang kan." ucap shina menjelaskan dengan senyum mengejek.


"Apa? Apa maksudnya itu... Ray sengaja mendekatiku dan berpura-pura menjadi temanku,agar mereka bisa menjebakku? Tidak..Tidak mungkin seperti itu! Aku... Aku masih tidak bisa percaya!" ucap islie dalam hati dengan wajah tak percaya.


"Woah! Aku tidak percaya bisa melihat pertunjukan yang menarik ini.tidak sia-sia kau menjadi temannya. Ide mu itu sungguh cerdik,benar-benar pintar." ucap Alva sambil menoleh melihat ray.


"Tunggu! Apa jangan-jangan!? Kau sengaja menjadi temanku untuk mempermainkanku!?"


"Yah, bukankah kau sangat menginginkan teman, jadi aku memberimu hadiah ini. Kau seharusnya senang,jangan terlihat menyedihkan seperti itu." ucap shina mengejek.


"Tidak mungkin! Ra..Ray, katakan padaku kalau ini semua bohong! Katakan padaku kalau kau hanya terpaksa melakukannya!" ujar islie masih tisak percaya.

__ADS_1


Ray pun berjalan mendekat kearah islie dan mengangkat dagunya.ia pun memperlihatkan wajah aslinya.


"Ck,ck,ck! Ternyata kau benar-benar bodoh ya. Bahkan setelah melihat kebenaran saja kau masih tidak mempercayainya."


"Maka biar ku beritahukan lebih jelas.Karena kau sangat menginginkan teman,aku jadi merasa kasihan padamu,jadi aku berpura-pura menjadi teman yang baik padamu dan sampai aku mendapatkan kepercayaanmu,setelah itu mengungkap kebenarannya didepanmu."


"Apa kau tahu kenapa aku melakukan ini? Itu karna...."


Ray mendekati islie dan membisikan sesuatu di telinganya.


"Itu karna... Aku ingin kau merasa kalau kau tidak pantas memiliki teman.dan jika kau mempunyai teman maka orang itu pasti akan menghianatimu. Kau tidak layak untuk Punya teman, sampah seharusnya berteman dengan sampah lainnya,mengerti!!" bisik ray dengan kata yang sangat menyakiti islie.


"Huff! akhirnya aku bisa mengatakan ini padamu kau tahu sebenarnya saat aku berpura-pura menjadi temanmu,mendekatimu saja aku sudah sangat merasa jijik dan ingin segera menjauh darimu."


"Apa yang kau pikirkan? Apa kau berpikir kalau aku menyukaimu? Jika kau benar berpikir seperti itu, maka aku sangat merasa kasihan padamu." ucap ray mengejek.


Islie merasa seolah-olah roh nya keluar dari tubuhnya.dia terdiam kaku tak percaya apa yang dikatakan oleh ray.


"Apa kau sudah mendapat jawaban yang kau inginkan?! Atau kau masih ingin mendengarnya lagi." ucap shina.


"Hm, baiklah.dengar permainan ini belum berakhir. Permainan sebenarnya baru saja akan dimulai. Kino, Num! Cepat pegang tangannya jangan sampai dia lari." suruh shina kepada dua teman lain yang bersama ray.dan mereka pun menahan tangan islie seperti yang shina suruh.


"All, Roxy! Cepat bawakan itu kemari!"


Ray hanya menonton shina yang menyuruh semua orang, sedangkan dia duduk santai memperhatikan islie yang terlihat menyedihkan, sambil menunjukan wajah senyum tak bersalah.


"Cepat bawakan aku gunting!" perintah shina.

__ADS_1


"Jangan! Jangan seperti ini lagi. Apa dia akan melakukan hal sama seperti yang terakhir kali!? Ucap islie dalam hati.


"Apa kau masih ingat dengan benda ini islie?! Ya, mungkin kau memikirkan hal yang sama. Tapi kali ini akan berbeda."


Gunting adalah salah satu benda yang islie takuti, dia bahkan tidak berani memegangnya.Karena benda itu bisa membuat islie mengingat kenangan yang menyakitkan.Oleh karena itu dia sangat buruk dalam pelajaran seni kerajinan tangan.


Shina menjadi benar-benar keterlaluan dari sebelumnya.dia membuat islie kotor dengan melemparkan islie dengan telur busuk dan melemparkan tepung putih padanya. Yang lebih keterlaluan dia juga merobek kancing baju islie dan menggunting rok dan bajunya sehingga terlihat seperti pengemis lusuh dan kotor. Dia juga membuat islie terluka dan hampir memotong jarinya. Islie terlihat sangat lemah tak berdaya. Bahkan dari mereka berani berbuat perilaku tak sopan padanya.Parahnya lagi shina memfoto kan islie yang menyedihkan yang terlihat seperti 'Wanita malam' disaat islie hampir tak sadarkan diri.Dia duduk dengan tatapan mata seperti orang tanpa jiwa.


Setelah mereka puas dan berniat pergi, shina masih ingin melakukan sesuatu yang lebih.


"Oh, ya! Apa kalian tidak merasa ada yang kurang? Sepertinya kita melewatkan sesuatu!"


"Ada apa shina? Apa kau masih belum cukup puas bermain?" tanya alva.


"Ah, ya! Aku baru ingat!"


Shina berjalan keluar sebentar dan tidak terlihat selama beberapa saat,kemudian muncul kembali sambil membawa kantong hitam besar ditangannya.


"Apa yang kau bawa itu? kelihatannya berat?!" tanya ray penasaran."


"Kau pasti terkejut dengan apa yang ada didalamnya." jawab shina dengan senyuman jahat.


......................


Happy Reading❤


Jangan lupa beri Komen, Vote dan Like ya👍💙

__ADS_1


__ADS_2