
"Ini? Ini adalah hadiah yang kubawa khusus untuknya. Dia telah kehilangan satu teman.jadi aku membawakan sesuatu yang seharusnya menjadi temannya." jawab shina sambil membuka kantong dan melemparkannya ke arah islie.
Sampah yang kotor dan banyak keluar dari kantong itu dan mengenai islie,sehingga tubuh islie menjadi kotor dan bau,sampai mereka yang disana menutupi hidungnya.
"IIhh, uek! Menjijikkan sekali. Lihat ada tikus mati di sana,Sangat jorok dan menjijikkan!" ucap roxy dengan tatapan jijik.
"Aku tidak menyangka kalau kau begitu pintar, aku jadi salut padamu." ujar ray memuji.
"Sekarang baru selesai.ini yang namanya sampah berteman dengan sampah,hahaha!" ucap shina sambil pergi bersama dengan yang lainnya.
Islie ditinggal sendirian dengan tubuh yang kotor, dia mencoba melawan kesedihannya dan berdiri.sangat susah baginya untuk berdiri dengan luka seperti itu. Kondisinya benar-benar sangat memperihatinkan.dia menahan tangisnya dan ingin membersihkan dirinya sambil memegang lengan kirinya.
Mata islie terlihat merah saat ia bercermin.dan mengusap air matanya yang belum sempat jatuh kemudian ia mengambil jaketnya dari tas untuk menutupi tubuhnya yang kotor.
Saat islie hendak pulang,dia sempat ragu karna takut ada yang melihatnya dengan kondisi seperti itu. Tapi dia melihat cuaca yang tidak baik.Awan mendung, suara petir terdengar sebelum hujan,angin pun menghembus jaket islie hingga terasa dingin. Islie menduga akan terjadi badai hujan yang besar. Diapun memutuskan berlari dengan cepat untuk pulang.Karena sudah hampir malam tidak terlalu banyak orang yang memperhatikannya sehingga islie merasa lebih tenang.
Islie lari dengan terburu-buru sehingga kakinya menjadi sangat sakit karena telah di tendang sebelumnya. Jarak antara Rumah dan sekolah cukup jauh.butuh 15 menit untuk sampai saat pergi menggunakan bus dengan cepat dan akan memakan waktu lebih lama jika hanya berjalan kaki.
"Huff, huff! Gawat! langit sudah gelap dan hujan pun mulai turun! Ini sudah jam berapa sekarang." ucap islie terengah-engah. Perkataannya seperti telah melupakan sesuatu yang terjadi padanya.
Setelah beberapa menit kemudian, islie berhasil sampai kerumahnya, hanya saja kakinya seperti lumpuh tidak ingin bergerak. Tetapi islie memaksakan dirinya.
Ia melihat pintu rumah yang tertutup dan segera mendekat untuk membuka pintu.tetapi pintu itu terbuka sebelum disentuh, dan seseorang membukanya.Dia tidak lain adalah ayahnya islie. Wajahnya penuh kemarahan, seakan bisa meledak kapan saja.
"A.. Ayah? Ke.. Kenapa kau...."
"Dasar anak kurang ajar! Tidak tahu malu!" ucapnya dengan suara keras dan menendang islie keluar sampai terjatuh.
"Uhuk, uhuk! Sakit!" ucap islie pelan sambil memegang perut dan setelahnya memegang tangannya yang terluka.
"A.. Ayah,kenapa? Kenapa ini??" tanya islie dengan nada gemetar menahan nangis.
"Kau masih bertanya!? Kau lihat apa ini? Apa kau masih berani bertanya!?" balas ayahnya sambil menunjukan sesuatu dari ponselnya.
__ADS_1
Islie terkejut dengan apa gambar yang ada di foto itu.
"Apa? Tidak! Tidak mungkin!"
Apa yang dilihat islie adalah foto disaat dia sedang dibully dan shina mengambil gambarnya di saat ia tidak sadar.
"Tidak ayah! Ini bisa kujelaskan! Kumohon dengarkan aku dulu!" pinta islie memohon sambil memegang kaki ayahnya, tetapi yang di dapatkan hanya tendangan saja.
"Dasar tidak tahu malu!" ucapnya dengan marah kemudian masuk kedalam rumah. Ibu islie yang melihatnya menatapnya sinis.
"Kau! Jika kau berani berlindung kerumah ini! Maka aku akan menyeretmu kejalan dan membuangmu!" ucapnya memperingatkan kemudian menutup pintu.
"Tidak! Komohon biarkan aku masuk! Huhuhu!" pinta islie menangis mengedor pintu. Setelah itu islie pun menyerah untuk meminta,karena dia tahu tidak ada yang akan membukakannya pintu
Hujan pun mulai turun dengan deras.islie berteduh disamping rumah yang mempunyai atap berteduh yang sangat sempit sehingga membuat bajunya basah.
Dia memeluk kedua lututnya dan mulai meringis. Islie tidak bisa menahan emosi di dalam dirinya dan mulai tersedu sedu.Tidak lama Lya muncul didepannya.
"Kau benar Lya. Mereka semua pembohong! Mereka hanya ingin mempermainkanku.dan aku yang bodoh tidak tahu itu. Aku... Benar-benar bodoh."
"Ini bukan salahmu. Aku mengerti, karna kau selalu di jauhi semua orang dan tak mempunyai siapapun disampingmu,kau akan mempercayai siapapun yang menjadi temanmu."
"Aku tidak tahu apa kesalahanku sehingga mereka membenciku. Padahal.... Padahal aku tidak pernah melakukan sesuatu yang buruk pada mereka. Aku mengira jika aku diam maka semua akan baik-baik saja tapi..... Tapi itu tidak benar! Semakin aku diam mereka akan semakin buruk padaku. Dimana sebenarnya letak kesalahanku? Padahal aku sudah mencoba menjadi anak yang baik dan penurut tidak mencoba untuk membuat mereka marah.
"Tapi yang kudapatkan malah sebaliknya.mereka malah menghinaku dengan kasar. Aku tidak pernah melawan perkataan mereka, sebaliknya aku menerima penindasan mereka. Aku hanya diam, tapi mereka malah lebih benci padaku."
sebenarnya apa yang mereka inginkan? Apa mereka ingin aku m*ti baru mereka akan puas?" ucap islie dengan suara keras disertai dengan tangis.
Suara guntur dan hujan menyertai suara islie seakan langit juga memahami kesedihan dan kemarahannya.perasaan islie benar-benar hancur,emosinya seakan meledak.perasaan yang selama ini dia simpan seakan pecah didalam hatinya.
"Aku tidak pernah melawan perkataan mereka.Tapi mereka selalu melontarkan kata kasar padaku. Bahkan aku selalu dianggap menjijikkan oleh mereka.Kau tahu Lya...."
"Aku Juga Manusia Bukan Sampah! Aku sama seperti mereka, aku punya hati seperti mereka, tapi mereka yang tidak punya perasaan."
__ADS_1
"Apa kau mengerti aku Bukan Sampah!" ucap islie dengan suara tangis keras dan memukul dadanya seakan sedang menahan sakit hatinya.
"Tapi Lya... Kenapa? Kenapa kau selalu datang terlambat! Bahkan disaat aku membutuhkan seseorang,tidak akan ada siapapun yang datang menyelamatkanku. Bukankah kau selalu mengikutiku? Apa mungkin kau tidak jauh berbeda dariku!? Lari...disaat ada orang yang membutuhkanmu!?"
"Hiks! Benar! Kau juga sama.Di dunia ini tidak ada yang namanya pahlawan. Walaupun ada tetap tidak ada pahlawan yang kuat datang untuk menolongku
"Islie...aku tahu dengan jelas apa yang kau rasakan."
"Lalu apa yang kau tahu? Kau tidak tahu apapun!" ucap islie menangkap.
"Islie, aku tahu kenapa mereka selalu menghinamu, itu karena...kau tidak pernah melawan. Jika kau terus diam, mereka akan terus menindasmu tanpa henti! Lagi dan lagi,tidak pernah berakhir."
"Semua kata yang kau ucapkan barusan, itu pasti dari perasaan yang telah lama kau pendam dan ini pertama kalinya kau mengungkapkan semua emosi dan perasaanmu. Itu lebih baik daripada kau terus menyimpannya."
"Kau salah satu hal islie! Pahlawan bukan semua adalah seperhero yang selalu datang saat kau dalam masalah,dia tidak bisa selalu datang untuk menyelamatkanmu
"Satu lagi!! Biar kuberitahu dengan jelas. Islie... Pahlawan yang sebenarnya itu Bukan Tuhan bukan Dewa dan juga bukan orang yang kuat,Mereka adalah 'Orang Biasa' sama sepertimu.Mereka adalah Orang Biasa yang memiliki kekuatan untuk Percaya Diri dan sanggup menghadapi masalah apapun walau mereka tahu itu diluar kendali mereka."
"Jadi yang seharusnya kau lakukan adalah menaruh kepercayaan dirimu! Kau seharusnya menjadi 'Pahlawannya' bukan menjadi orang yang butuh pahlawan."
"Heh, apa maksudmu? Ingin aku... Menjadi Pahlawan yang bahkan tidak bisa menolong dirinya sendiri!?" balas islie dengan nada seperti mendengar lelucon.
"Islie, itu yang kumaksud.Jika kau ingin menolong seseorang,kau harus berani menyelesaikan masalahmu baru kau bisa menyelesaikan masalah yang lain."
"Jadi Artinya pertama-tama kau harus melakukan sesuatu.menjadi pahlawan yang Menolong diri sendiri."
"Kau harus membalas perbuatan Mereka dengan bayaran berkali kali lipat.Tunjukan sisimu yang lain pada mereka. Menjadi islie yang berbeda, bukan islie yang lemah."
"Aku yakin kau pasti tahu apa maksud dari perkataanku." ucap Lya dengan tatapan tajam pada islie.
Islie menatap Lya lama seakan dia telah menemukan suatu jawaban. Dia melihat lya seperti melihat pahlawan yang nyata.
......................
__ADS_1
**Happy Reading❤
Jangan lupa beri Komen, Vote dan Like ya👍💙**