
Keesokan harinya islie masih sekolah seperti biasanya,berjalan sendirian menunggu bus.
Disekolah dia juga masih dibuli oleh mereka.
Hari ini kelas islie akan masuk pelajaran olahraga. siswa/siswi pun mulai berganti pakaian.
Setelah islie berganti pakaian ia pun menuju lokernya untuk menganti sepatu olahraga.
"Ach! Tanganku!!"
saat islie membuka lokernya terdapat banyak benda tajam yang mengenai tangannya sehingga darah bercucuran dijari dan tangannya.
"Apa ini? apa ulah mereka lagi? kapan mereka akan berhenti mengangguku."
"Tidak mereka tidak akan berhenti! kapan aku memimpikan itu!! mungkin sampai aku berhenti sekolah. aku tahu dengan jelas jika aku tidak melawan,mereka tidak akan berhenti mengangguku."
"Tapi apa aku mempunyai keberanian untuk melakukannya?? tidak mungkin,tidak akan pernah." ucap islie dalam hati."
"Islie!! kau tidak apa-apa? kau terluka! ucap seorang siswa laki-laki yang menghampirinya.
"Ray!! tidak,aku baik-baik saja. apa yang kau lakukan disini?"tanya islie.
"Aku kesini untuk menemuimu. lihatlah tanganmu penuh darah.biar kuambilkan kotak P3K."
"Ti..tidak perlu ray!ini tidak terlalu parah lukanya kecil dan hanya darahnya saja yang banyak.ucap islie.
"Kau tidak perlu bertingkah berlebihan! kau hanya perlu membeli obat saja." lanjutnya.
"Baiklah kalau begitu kau tunggu disini,aku akan segera kembali!"
"Ba..baiklah."
Setelah ray pergi islie tersenyum. baginya ray adalah satu-satunya orang yang peduli dengannya.sehingga dia memiliki sedikit perasaan 'Teman' padanya.
Tidak berapa lama kemudian Ray datang membawa obat dan barang perban lainnya.
"Apa aku datang terlalu lama?" tanya Ray.
"Ti..tidak kok tidak apa-apa,ini juga tidak terlalu parah."
"Tidak apanya lihatlah pergelangan tanganmu juga terluka pasti terasa sangat sakitkan!!"
"hmm!!" islie bergumam dan mengalihkan pandangannya.
"Pasti ulah mereka lagi kan? seharusnya kau tidak bersikap lemah begini!"
"Entah itu luka atau apapun,tidak ada yang bisa menggantikan sakit ini!"ucap islie dalam hati.
"Tidak apa,aku baik-baik saja.lebih baik kau pergi sekarang guru mungkin sudah menunggu.
"Hmm,baiklah!"
__ADS_1
"Eh,iya! bukankah kau tadi bilang memang ingin menemuiku! ada apa?"
"hmm!sepertinya lain kali saja! aku akan menemuimu lagi lain kali,kau harus merawat lukamu sampai sembuh mengerti!" teriak ray sambil berjalan menjauh.
"hmm!apa yang ingin dia bicarakan? sudah lah tidak perlu dipikirkan. yang pasti aku masih memiliki satu-satunya teman." ucap islie.
Saat sedang memasukan sepatunya islie tiba-tiba merasa kesakitan dan mengeluarkan kakinya dari sepatu.
"Apalagi ini,apa ada sesuatu? kenapa sakit sekali?"
Islie pun mengecek sepatunya
"Oh!! Ternyata mereka juga tidak lupa...menaruh paku kecil di sepatuku."
Akhirnya islie pun tidak ikut lomba berlari dan mendapat sedikit hukuman untuk islie karena ceroboh guru mengurangi nilai olahraganya. Islie beralasan kalau dia hanya terkelincir sebelum datang.
Wajah murid yang membulinya terlihat puas dan tertawa,merasa tidak bersalah sama sekali.
Waktunya pulang sekolah murid-murid mengemaskan tas mereka bersiap untuk pulang.
Saat islie hendak pulang sekelompok pembulinya menghadang jalannya.
wajah islie jelas sangat ketakutan karena entah apa yang dilakukan oleh mereka nantinya.
Tiba-tiba guru lewat kearah mereka dan menghampirinya.
"Apa yang kalian lakukan? kenapa tidak langsung pulang? malah berkumpul disini!" tegurnya.
"Tidak ada apa-apa guru kami hanya ingin mengajaknya untuk pulang bareng.Benarkan islie!" balas shina sambil menepuk pundak islie dan meremasnya seperti sedang mengancam.
"Baiklah kalau begitu segera pulang,jangan bermain sampai malam!" ujar guru mengingatkan.
walaupun dia melihat islie dengan wajah ketakutan atau merasa ada yang aneh dia tidak terlalu memikirkannya dan pergi.
"Harapanku langsung hilang,siapa yang akan menolongku? siapapun tolong aku!! ucap islie dalam hati.
"Sekarang kau harus ikut kami!" ucap shina dengan senyum menyerigai.
shina membawanya ketempat yang sepi di belakang sekolah.ia mulai membuli islie.
"hey roxy!! berikan aku makeupnya! hari ini kita akan menghias murid pemberani kita dan kita akan membuatnya berbeda. mengerti!!"
"Tentu saja shina,yang paling penting sekarang adalah bersenang-senang hahah! balas alva.
"Tidak...apa yang kalian lakukan!berhenti!!!"
"Sampah seharusnya diam saja!" ucap shina sambil memegang rambut islie.
"Hey!! Roxy,Alva tahan dia dan pegang tangannya! aku akan menghiasi dia dengan baik. ujar shina memerintah.
"Roxy dan alva pun memegang tangannya seperti yang disuruh. shina dengan tertawa licik mencoret wajah islie dengan sembarangan dan islie hanya bisa mengalihkan wajahnya.
__ADS_1
"Hahaha!! lihat itu dia jadi seperti badut! kau menghiasnya sangat bagus shina!" ucap mereka tertawa."
"Tentu saja! tapi..bahkan badut masih lebih baik dari pada dia! bahkan lebih buruk dari badut." ucap shina menghina.
"Cepat foto dia!! ini pasti lebih menarik! shina mengambil hpnya dan menunjukan wajah islie ke kamera.
"Kau lihat!! itu kau! bukankah akan lebih cocok jika kau berpenampilan seperti ini." ucap shina sambil tertawa.
Islie mengelak,bahkan dia tidak sudi melihat wajahnya yang menyedihkan.
Shina bahkan memotong sedikit rambutnya sehingga dia terlihat seperti 'Sampah' yang terbuang.
Setelah mereka puas bermain mereka pun meninggalkan islie dengan tertawa puas. tapi tentu saja mereka tidak akan pernah puas.
Islie membersihkan wajahnya di toilet wanita,dia mulai menangis di cermin melihat dirinya sendiri.bahkan menghentakkan tangannya ke air kemudian menangis dengan keras. tidak ada seorang pun disana,hanya ada kesunyian.
Saat hari sudah sore islie pun selesai merapikan dirinya dan ingin segera pulang.
Saat ini dia sedang berdiri menunggu bus mengantarnya pulang. saat itu sangat sepi.
dia melihat seorang gadis aneh yang memakai pakaian sekolah yang sama dengannya.
"Hmm?? dia satu sekolah denganku! kenapa dia belum pulang?"
islie pun sedikit mendekat dengan gadis itu,karna dia berdiri terlalu dekat dengan batas jalan.
"Uh!! aku tidak bisa melihat wajahnya, rambutnya menghalanginya!"
Suara klakson bus mengagetkannya dan ia sadar kembali.
"Bus sudah sampai!!" mengagetkanku saja!" gumamnya.
Gadis aneh itu tiba-tiba berjalan kearah bus yang sedang melaju kemari.
"Hey!!! ada apa denganmu? menjauhlah dari sana!!" Tegur islie berteriak.
Gadis itu tampak tidak mendengarkan dan tetap melangkah maju kedepan.
"Ada apa dengannya? apa dia bosan hidup?" ucap islie bingung."
Bus pun mulai melaju kemari dan gadis itu diam berheti di tengah jalan.
"Hey!! meyingkirlah! awass!! islie tanpa ragu langsung berlari ditengah jalan dan mendorong gadis itu tanpa sadar.
sopir bus langsung kaget dan berteriak, "Apa yang kau lakukan awass!!
"Eh??" melihat bus melaju kearahnya dia tercengang.
Brukkk!!!
......................
__ADS_1
Happy Reading❤
Jangan lupa beri Komen,Vote dan Like ya👍💙