My Revenge Is Your Regret

My Revenge Is Your Regret
Mimpi


__ADS_3

Islie menatap Lya sebentar dan kemudian bertanya padanya.


"Membantuku? Maksudmu,membantuku seperti apa?"


"Kau pasti merasa ada yang aneh bukan! Tentang....."


Lya tidak menyelesaikan kata-katanya seperti ingin islie mencari jawaban sendiri, perkataannya seperti sedang bermain-main.


"Jadi.... Maksudmu tentang vars bukan!? Apa ini ada hubungannya denganmu?"


"Menurutmu?" balas lya singkat.


Islie terdiam sesaat, mencerna semua perkataan lya dalam pikirannya.tubuhnya yang panas membuatnya berkeringat dan jatuh diwajahnya.


"Aku sangat mengenal sifat vars,dia tidak akan membantuku tanpa alasan yang jelas. Jadi...ini semua ulahmu?!"


"Bukan ulahku, tapi berkatku. Kau tidak akan berterimakasih padaku?!" balas lya santai.


"Bagaimana? Bagaimana caramu melakukannya? Tidak mungkin,kan kalau kau merasuki pikirannya?!"


"Haha, kau berpikir berlebihan,Tentu saja tidak. Aku tidak hanya merasuki pikirannya tapi juga memanfaatkan pikirannya tentang mu." jawabnya sambil tertawa kecil.


"Maksudmu?" tanya islie bingung.


Lya melihat islie yang tidak mengerti, dan ia mendekat kearah islie tanpa menyentuhkan kakinya kebawah.


"Huff, baiklah! Daripada membuatmu bingung


begini,aku akan berbaik hati memberitahumu."


"Kami para hantu tidak hanya bisa menembus dinding dan muncul sesuka hati saja. Kami juga bisa melakukan hal lainnya. Seperti....tentang pengetahuan masa depan,merasuki tubuh orang lain dan...."


"Tunggu! Apa? Merasuki tubuh orang?!"


Lya belum sempat menyelesaikan kata-katanya dan langsung dipotong oleh islie dengan wajah yang cukup kaget.


"Lya,jangan bilang kalau kau merasuki tubuh vars untuk membantuku kembali kesini?!" ucap islie sambil memegang bahu lya dan menggoncangkannya.


"Ehh!!? Tidak begitu.....!"

__ADS_1


"Jika kau benar merasukinya, pasti dia sedang bingung sekarang, dan akan mengusirku lagi setelah dia sadar! Akhhh, bagaimana ini?!" ucap islie panik.


"Hey, kau jangan salah sangka. Sejak kapan aku bilang aku merasukinya(¬_¬)


"Ehh? Jadi...."


Lya menggelengkan kepalanya sambil tersenyum tipis seperti sedang mengatakan 'Anak yang lugu' ia pun berjalan menuju ke tempat tidur islie dan duduk ditepi kasurnya.


"Menurutmu disaat kau tidur apa yang lebih dulu akan kau temui??" tanya lya sambil menepukan tangannya ke kasur islie.


'???'


"Apa yang akan aku temui? Apa..... Maksudnya?"


Islie berpikir beberapa saat,mencerna pertanyaan dari Lya yang membuatnya bingung.setelah berpikir tidak lama, islie mengerti dan menemukan jawaban dari pertanyaan Lya.


"Itu...adalah 'Mimpi! Aku mengerti sekarang! Jadi vars...


"Benar! Kau cerdas juga ternyata." ucap lya tersenyum kecil.


"Seperti dugaanmu islie. Aku memanfaatkan vars tentang pikirannya tentangmu. Disaat malam dimana kau kehujanan. Pada saat itu aku memasuki mimpi vars dan memberinya sebuah mimpi."


"Hm, aku tidak tahu harus kuberitahukan atau tidak padamu,hehe." balas lya sambil menggaruk belakang kepalanya.


"Tunggu! Kau... Tidak mengatakan hal yang bukan-bukan tentangku,kan -_-#


"Em, tentu saja tidak. (hanya sedikit)(╯3╰) ujarnya dengan nada pelan namun masih terdengar.


"Apa? Se.. Di.. Kit? Kira-kira itu apa ya!? Ucap islie tersenyum tipis tapi dengan aura yang sedikit menakutkan.


Suasana menjadi sunyi dengan senyuman islie yang sedikit menyeramkan menunggu jawaban lya.


"Akhhh, baiklah,baiklah. Berhenti membuat eksperesi seperti itu (Tidak cocok untukmu)


"Hm, sebenarnya..... Aku hanya mengatakan kalau.... Jika kau pergi dari sini maka... Tidak ada lagi barang bagus yang akan dia ambil darimu dan dia bisa menyuruhmu untuk membereskan kamarnya. Dan juga yang lainnya. Hanya itu yang kukatakan,haha!"


'Pakk! Islie menepuk jidatnya


"Jadi kau mengatakan padanya kalau aku masih bisa berguna Begitu?!"

__ADS_1


"haha, maaf! Aku tidak tahu harus mengatakan apa lagi.bukankah itu lebih bagus daripada diusir."


"Huff, aku jadi tidak tahu dia menolong atau.....


Islie menghela nafas dan menatap lya dengan malas.dia juga mengerti lya melakukannya untuknya,dan berpikir seharusnya dia berterima kasih pada lya


"Hm, baiklah aku mengerti.lupakan itu." ujar islie


"Eh, apa kau tidak marah?"


"Tidak, jika aku menjadi kau, aku mungkin akan melakukan hal yang sama jika tidak ada cara lain. Dan seharusnya aku berterimakasih padamu." balas islie tersenyum.


Lya memandang islie beberapa saat dan balas tersenyum.


"Oh, ya. Ngomong-ngomong soal mimpi, saat kau memasuki mimpinya, berarti dia bisa melihatmu, ya?" tanya islie.


"Hm, aku rasa tidak. para hantu yang tidak dikenal oleh orang yang mimpinya dimasuki,tidak akan melihat dengan jelas rupa orang itu. dan hanya bisa melihatnya dengan separuh wajah."


Islie sedikit tidak mengerti tapi juga cukup memahaminya,dan hanya mengangguk paham


"Hm, aku tidak tahu kalau dia akan mengikuti perkataanmu, dia orang yang cukup keras kepala dan bermuka dua(hanya baik didepan orang)


"tapi aku tidak begitu membencinya." sambung islie.


"Begitukah, kau adalah orang yang baik ya. Kau pasti sangat payah untuk membenci seseorang." ucap lya dengan nada pelan yang terdengar kurang jelas.


"Hm, apa?"


"Tidak, tidak ada apa-apa. Baik kau beristirahat. Lihat, kau terlihat....hampir mau pingsan karna panas."


"Aku tadi juga ingin istirahat, kau duduk dikasurku dari tadi(¬_¬)


"Oh, iya.hahaha."


......................


Happy Reading ❤


Jangan lupa beri Komen,Vote dan Like ya👍💙

__ADS_1


__ADS_2