
Malam ini adalah malam pertama aku melakukan tugas rutinku, ya walupun cukup mudah, tapi sama saja menyakitiku sendiri dan aku harus terbangun di tengah malam.tapi aku iklas membantunya sepertinya dia sudah memilihku untuk membantu dirinya.
malam ini juga adalah malam pertama di mana kimoro tinggal di rumahku. aku sangat senang dengan kedatangannya.
saat itu aku dan kimoro sedang menonton tv di ruang tamu, kami berdua duduk di sofa. saat sedang asik-asiknya menonton tv, tiba-tiba kimoro meminta izin kepadaku, untuk meminjam kamar lain, dia bertanya.
" laudi, bolehkah kamu meminjamkan kamar untukku?" tanya kimoro.
"Boleh, kau bisa memakai kamar yang di sebelah ruang tamu di situ juga gelap, kau bisa menggunakannya sepuasmu." jawabku, aku sudah tahu maksdu kimoro jadi aku membiarkannya.
" terima kasih laudi" jawabnya sambil menuju ke kamar yang aku katakan.
dalam hatiku, aku berkata.
" suatu saat aku akan mengatakan yang sebenarnya kepada kimoro kalau aku adalah orang yang memegang kotak itu. dan tidak mungkin aku mengatakannya sekarang" kataku dalam hati.
Belum lama setelah itu, kimoro keluar dari ruangan kamar yang dia gunakan dan dia kembali duduk di sofa bersamaku.
" laudi, bolehkah kah aku bertanya, kenapa gambar di lukisan di kamar mu itu, mirip dengan lukisan yang ada di dalam apartemen yang waktu kamu mengikutiku" tanyanya.
"Aku juga tidak tahu,mungkin hanya kebetulan saja,orang tuaku dulu sering membeli lukisan yang bertemakan abstrak" jawabku.
" tapi kenapa lukisan di kamar tadi, mirip dengan lukisan di kotak yang aku miliki.
kata orang tuaku, orang yang memiliki lukisan yang sama persis dengan lukisan yang ada di kotak tua itu adalah orang yang memiliki kotak tua itu juga.tapi kenapa kamu tidak memiliki kotak itu" tanya kimoro dengan heran.
"Aku juga tidak tahu, mungkin hanya kebetulan saja" jawabku.
Kalau aku boleh menebak, kamu laparkan?aku juga lapar sekarang, lagian kita juga belum makan malam" tanyaku.
" Aku tidak lapar" jawab kimoro
" Ya padahal, aku ingin mengajak kamu makan bersama di malam pertama kamu tinggal di sini" kataku.
kalau kamu tidak makan, aku juga tidak makan" kataku dengan nada pasrah, sambil menundukkan kepala.
" Baiklah aku mau makan bersamamu sekarang." jawab kimoro.
" bukankah kamu berbohong, kalau kamu tidak lapar. dari tadi aku melihat, kamu selalu memegang perut." katakku sambil mengecek kulkas.
Malam ini kami berdua hanya memasak makanan biasa.aku menyuruh kimoro untuk mencuci sayuran, aku lupa kalau tangan kimoro sedang luka.
__ADS_1
" kimoro tolong cucikan sayuran ini" perintahku.
" Baiklah" jawab kimoro sambil mencuci sayuran itu, ketika kimoro sedang mencuci sayuran, dia menjerit.
" ahg tangan ku" kata kimoro dengan nada menjerit kesakitan.
" Kimoro kamu kenapa?" tanyaku.
" tidak tanganku hanya perih saja terkena air" jawab kimoro.
" sudah biarkan aku saja yang mengerjakan ini semua, maaf kalau aku menyuruhmu, aku lupa kalau tangan mu sedang terluka.tunggu di sini, aku akan mengambil plester untukmu" kataku, sambil mengambil plester.
Setelah aku mengambil plester, aku bertanya
" Tunjukan tanganmu yang sedang terluka" kataku.
" ini "jawab kimoro sambil menunjukan tangannya.
setelah ia menunjukan luka di tangannya itu, aku membalut tangannya dengan plester.
setelah selesai mebalut tangannya, aku berkata.
" kimoro biar aku saja yang mengerjakan semua ini, kamu boleh duduk disana sambil menonton tv" kataku.
"Sudahlah tanganmu sedang sakit, tidak apa aku sendiri yang memasak" pukas ku dengan cepat, sambil menarik tangan kimoro untuk memaksakan dia duduk di sofa sambil menonton tv.
beberapa menit kemudian aku sudah selesai memasak semua yang aku perlukan untuk makan malam. aku memanggil kimoro.
" kimoro masakan sudah selesai,mari kita makan bersama" tanyaku.
" Baiklah" jawab kimoro sambil menuju ke meja makan.
kami berdua makan bersama-sama, aku sangat senang akhirnya setelah sekian lama aku memiliki teman dan kami berdua bisa makan bersama-sama.
setelah kami berdua selesai makan malam, aku mencuci semua alat-alat masak yang aku butuhkan, aku mengerjakan semuanya sendiri dan aku menyuruh kimoro untuk duduk di kursi di dekatku.
kami saling bercerita dan saling bercanda.
setelah selesai membereskan semuanya, kami berdua menuju ke kamar untuk tidur karena jam baru menunjukan pukul delapan, kami memutuskan untuk bermain game bersama di kamar. saat kami bermain game bersama, kami tidak banyak bicara ya hanya berfokus pada game. padahal dalam hatiku, aku berkata aku sebenarnya tidak suka bermain game. tapi karena kimoro yang mengajakku, jadi aku menemani dia untuk bermain game, kami tidak menggunakan hp untuk bermain game tapi kami berdua menggunakan playstation( ps ).
setelah kami selesai menyelesaikan misi di game tersebut, aku bertanya kepada kimoro.
__ADS_1
" kimoro, apakah tanganmu terasa sangat sakit? tanyaku.
" ini sebenarnya tidak terlalu sakit, hanya saja jika terkena air tanganku benar-benar perih" jawab kimoro.
Aku tidak bertanya panjang lebar kepada kimoro, karena aku takut jika dia mengetahui rahasiaku sebenarnya.
sesudah kami bermain game, kami berdua memutuskan untuk tidur, karena sekarang waktu sudah menunjukan pukul sembilan malam. belum beberapa lama setelah kami berbaring, aku melihat kimoro sudah tertidur nyenyak. sedangkan aku tidak bisa tidur. aku terus memikir tenatang bagaimana aku melukai tanganku nanti.dan aku juga berpikir, aku sebenarnya ingin memberitahukan kepada kimoro, kalau aku adalah orang yang memiliki kotak tua itu. aku tahu kalau dia sudah menemukan kotak tua itu, dia tidak melukai tangannya lagi.tapi aku juga harus memikirkan tentang diriku, aku tidak mau menyakiti diriku dan orang lain.aku terus memikirkan itu semua, tidak terasa sebentar lagi waktu menunjukan jam 00:00, ya istilahnya sudah mendekati tengah malam.kemudian aku berdiri dan membuka pintu kamarku, aku mebuka pintu kamarku dengan sangat pelan, supaya kimoro tidak terbangun.
sebelum aku menuju ke ruangan itu, aku mengambil pisau kecil yang akan aku gunakan untuk melukai tanganku sendiri.
aku kemudian masuk ke ruangan kamar itu, di situ aku langsung melukai tanganku sendiri, ya walaupun sakit aku tetap menahanya. kemudian aku mengoleskan darahku ke lukisan dan kotak yang aku miliki. tiba-tiba sosok itu keluar dari lukisan itu, dan aku berbicara dengannya.aku lansung bertanya kepadanya.
" Aku bingung memanggilmu dengan sebutan apa, bolehkah aku memanggilmu dengan sebutan Rin" tanyaku.
"Terserah kamu saja, ingat jangan pernah lupa untuk memberikan darahmu untukku walaupun hanya sedikit tapi aku sangat puas dengan itu. karena hanya darahmu yang bisa membuat aku segar untuk sementara.
aku merasakan ada orang lain disini, apa itu benar, siapa orang yang tinggal denganmu disini?" tanya Rin.
" Dia itu temanku namanya kimoro, aku sengaja mengajaknya tinggal di sini bersamaku, karena aku kesepian. dan satu hal yang harus kamu tahu, jangan pernah mengganggu dia." pukasku.
"aku menerima perintah mu, asalkan dia tidak megacauku" jawab Rin.
" ooh ada satu hal yang ingin aku tanyakan kepadamu. apakah ada orang lain yang memiliki kotak seperti yang ada denganku?"tanyaku.
" memang sebenarnya hanya ada dua, tapi aku tidak bisa mengatakannya sekarang" jawabnya dengan nada suara yang cemas.
mungkin suatu saat aku akan menjelaskannya kepadamu. terima kasih atas bantuanmu,aku pergi dulu" pukasnya.
" silahkan saja." jawabku.
" jaga dirimu baik-baik" pukasnya. kemudian setelah itu, dia menghilang dari hadapanku.
aku kemudian berbalik kekamarku untuk kembali tidur. saat aku sudah berada di depan pintu kamar aku membukanya, tiba-tiba saat aku ingin membuka pintu, aku melihat kimoro terbangun kemudian aku duduk di kasur dan bertanya.
" kimoro kamu mau kemana, dan kenapa kamu terbangun?" tanyaku.
" aku terbangun karena aku tidak melihatmu dini dan aku juga ingin pergi ke kamar mandi" jawabnya." jawab kimoro.
" oh pergilah, aku sudah mengantuk" jawabku.
setalah itu akupun tertidur, dan aku tidak ingat apa. sampai aku terbangun besoknya.
__ADS_1
Berlanjut..