
"Aku mengikuti dia sampai ke pintu depan, tapi kenapa ruangan ini terasa seperti mistis.
bukankah dia mengatakan dia orang bisa saat bertemu dengan ku, mungkin aku harus tau benar - benar apa yang dia sembunyikan dariku.
tapi kenapa dia masuk keruangan no 15, bukankah sudah jelas di larang masuk di depan pintu itu. ini semua kenapa, apakah dia mempunyai seorang teman atau sahabat di ruangan itu. mungkinkah dia?!
tapi aku tidak boleh berpikiran negatif terhadap kimoro, dia saja mempercayaiku kenapa aku berpikiran negatif terhadap dia.
aku harus masuk keruangan itu untuk mengikutinya." gumamku di dalam hati.
" aku harus mengikutinya, kimoro sudah masuk keruangan itu. " kataku sambil berjalan dan membukakan pintu ruangan itu.
kenapa kimoro berdiri di depan lukisan itu, dan lukisan itu juga terlihat abstrak. aku harus mengintainya dengan jeli, karna kimoro juga terlihat cemas" gumamku dalam hati.
kenapa ini, kenapa badan ku terasa lemas, aku juga melihat kimoro mukanya pucat dan dia terlihat gemetar. kenapa dia mengambil pisau di dalam lemari itu, dan melukai tangan nya sendiri.
ah kenapa ini, kenapa seperti ada angin yang keluar dari lukisan itu, dan juga sosok hitam juga keluar dari lukisan itu.kenapa kimoro berbicara dengan sosok itu, bukankah sosok itu juga yang datang ke dalam mimpiku sebelum aku masuk ke sekolah baru itu.
mungkinkah ini ada hubungan nya dengan kehidupan kimoro dan sekolah baru ku itu." gumamku dalam hati.
Aku mendengar kan, percakapan kimoro dengan sosok hitam itu, dari kata - katanya dia sepertinya baik, kenapa dia mengatakan bahwa dia akan berusaha untuk membantu kimoro? dan dia juga mengatakan kalau kimoro harus bersahabat dengan orang yang pertama kali dia (kimoro) temui di sekolah itu.
" kata sosok itu kepada kimoro.
kdebuk... " bunyi buku terjatuh, yang tersenggol oleh tangan ku.
" siapa itu ? " tanya kimoro.
" kimoro aku harus pergi, sepertinya ada orang lain yang mengikutimu." kata sosok itu kepada kimoro.
" maafkan aku, aku terlalu ceroboh sehingga aku tidak mengetahui mengikutiku ternyata ada orang lain yang mengikutiku kalau aku mengetahui orang itu, akan ku kasi pelajaran" serga kimoro kepada sosok itu.
" jangan pernah kamu melukai orang lain, ingat kata - kataku.maafkan dia kalau dia mengetahui rahasiamu.
aku harus pergi. " kata sosok itu.
dan sesudah sosok itu mengatakan dia dia harus pergi, desuan angin itu terasa menyengat ke tulang - tulangku dan desuan angin itu kembali masuk ke lukisan yang terlihat abstrak itu. tanpa gambar yang jelas.
sesaat aku ingin keluar dari ruangan itu, kimoro menghentikan gerakan langkah kakiku, dan dia bertanya?
" jangan pergi, tunjukan wajahmu!
kenapa kamu mengikutiku, apakah kebetulan atau kamu sengaja." tanya kimoro.
__ADS_1
" aku harus pergi, maafkan aku.aku hanya terkejut melihatmu masuk ke ruangan yang di larang ini. aku hanya penasaran!" jawabku.
" aku mohon jika kamu mengetahui ini, jangan pernah mengatakan kepada orang lain. aku hanya tidak mau orang lain mengetahui rahasiaku. aku mohon! " kata kimoro kepadaku.
dan tolong tunjukan wajahmu setelah itu kau boleh pergi.
" baiklah, aku minta maaf aku mengikuti mu sampai kesini. tadi saat di kereta aku melihat mu mengayuh sepeda ke arah ini. jadi aku mengikuti mu, dan aku penasaran.
ini aku laudi. aku benar - benar minta maaf." kata ku kepada kimoro, sambil berjalan menuju temapat kimoro berdiri
" maafkan aku juga telah mengancammu.
aku memaafkan mu, tapi tolong jangan memberitahukan semua ini kepada orang lain, atau kamu bisa saja terkena masalah. " kata kimoro kepada ku.
" terima kasih kimoro. " ucapku kepada kimoro.bagai mana kalau kita keluar dari ruangan ini. apakah kamu mau bersama dengan aku keluar dari ruanagn ini.
" baiklah. " jawab kimoro sambil berjalan menuju keluar ruangan.
aku dan kimoro keluar bersama - sama dari ruangan itu. aku masih penasaran dengan dia, dan sosok itu. mungkin aku akan memintanya menjelaskan semua yang telah aku lihat. kenapa sampai sekarang aku masih penasaran dengan sosok itu.mungkin aku akan meminta kimoro menjelaskan lebih dalam dan detail tentang sosok itu, sosok yang aku nilai sangat baik kepada kimoro. dan aku pun mengajak kimoro untuk duduk di taman.
" kimoro, bagaimana kalau kita duduk di kursi taman itu." aku sambil menunjukan kursi di samping taman itu.
" aku juga sangat kelelahan" sambil menuju kursi di samping taman itu.
" laudi, aku sangat aneh melihatmu, bagaimana kamu bisa mengikutiku dan kamu juga nggak takut masuk keruangan itu.padahal di balik cerita tentang ruangan itu cukup mengerikan si. " kata kimoro kepada ku dan sangat memuji keberanian ku.
tapi memangnya ada apa di balik cerita itu, dan apakah itu ada hubungan nya dengan dengan mu.jika ada maukah kau menceritakan itu kepadaku, aku mohon."aku dengan muka sok imut kearah kimoro.
" baiklah kalau kamu ingin mengetahui nya,
yang aku tahu si, dulu saat aku masih smp. di ruangan itu pernah terjadi sesuatu yang belum pernah di duga. perempuan dari sekolah kita yang sekarang, dia bunuh diri akibat prustasi, dia prustasi karena dia tidak bisa menjadi murid terbaik di sekolah itu.
setelah di selidiki saat dia tidak masuk sekolah hari itu, sahabatnya meminta izin pulang lebih dahulu untuk menemui dia ( perempuan yang bunuh diri ), saat di apartement, ruangan diamana kamu melihatku berbicara dengan sosok hitam itu.
saat temannya itu masuk, dia melihat sahabat nya itu bergantung di ruanagn itu. temannya itu tiba - tiba teriak melihat muka sahabatnya yang putih pucat.
kemudian setelah itu sahabatnya menelpon pihak sekolah untuk mengatakan bahwa temannya itu telah meninggal bunuh diri.
akhir nya setelah sekian lama, pihak sekolah datang dan menyaksikan kejadian itu dengan tangisan.kemudian setelah itu, sahabatnya juga mengambil pisau di dapur dan kemudian menusuk perutnya itu. di depan semua orang.
semua orang yang melihatnya terkejut dan ngeri melihat tingkah perempuan yang menelpon mereka untuk kesitu.
saat dia jatuh terbaring, dia mengatakan aku tidak akan meninggalkan sahabatku dan aku harus bersamanya sampai selama-lamanya.
__ADS_1
kemudian dia pun tewas, semua orang yang melihatnya dengan tangisan dan mengatakan bahwa mereka bahwa mereka berdua adalah sahabat sejati." kimoro dengan kata-kata nya menjelaskan kepadaku.
" jadi apa hubungan nya dengan mu, dan aku juga heran kenapa kamu harus keruangan itu untuk bertemu dengan sosok itu." tanyaku dengan heran.btw aku ada bawa kue, apakah kamu mau? kelihatannya kamu lapar, dan kamu juga pucat."
ini sambil memberikan kue .
" makasih laudi, nggak apa kita kan saling menolong.yang kamu tanyakan aku jawab sekarang. aku keruangan itu karena aku harus melaksanakan perintah oleh orang tua ku sebelum mereka meninggal saat kecelakaan. dan saat itu juga orang tua ku memberikan sosok hitam itu kepadaku. " jawab kimoro.
" maksudmu memberikan sosok itu, memangnya bisa " serga ku dengan muka terkejut.
" tidak begitu, orang tuaku memberikan kotak kecil berwarna putih. ternyata kotak itu di kunci, dan kuncinya hanya ada di ruangan yang tadi. jadi disitulah aku membuka kotak itu dan disitulah sosok itu keluar. dan berjanji bahwa dia akan menemani ku selamanya.
" oh begitu, apakah dia bisa berpindah pindah tempat? " tanyaku.
" bisa saja kalau mau, tapi harus ada yang aku korbankan. itu adalah setetes darah seseorang yang lahir di tanggal, bulan dan tahun yang ganjil. aku belum menemukan nya sama sekali, jika ada aku ingin dia membantuku." kimoro dengan muka bersedih.
" ngomong - rumah mu di mana ? "tanyaku
" aku punya rumah, tapi aku lebih memilih tinggal dengan orang yang tidak aku kenal." jawab kimoro
" tekadmu memang kuat, kamu berani mencoba sesuatu yang mungkin belum kamu katahui. " kataku dengan memuji.
maukah kau tinggal dengan ku, aku baru pertama kali yakin seperti ini, aku menganggapmu sebagai saudaraku." pukasku.
apakah kamu mau ?
" baiklah bisa saja tapi aku harus mengatakan ini kepada majikan ku yang sekarang. " jawab kimoro.
" baiklah kalau begitu, aku menunggumu saja.
tanganmu luka ya, mana tangan mu yang luka sini perlihatkan kepadaku.aku ada bawa handsaplast, aku akan membalut lukamu." serga ku.
" baiklah, ini" sambil menunjukan tangan yang luka.
maaf merepotkan mu, aku sangat berterimakasih kepada mu." kata kimoro.
" tidak apa, aku sudah bilang kalau aku menganggap mu sebagai saudaraku.jadi aku akan memperhatikanmu.sudah selesai aku sudah membalut lukannya dengan handsaplast." kataku.
aku harus pulang sekrang sudah menunjukan pukul 14: 00.
selamat tinggal, sampai ketemu besok.
" ok, terima kasih, sampai jumpa juga." jawab kimoro. aku sangat senang bisa menjadi temannya tapi aku ingin lebih mendalam dari teman, aku ingin dia menjadi sahabatku.
__ADS_1
dia sangat baik dan terlihat cerdas.tapi aku juga belum tahu rahasianya.aku juga harus mencari tahu. ini akan lebih mudah karena Minggu depan aku akan pindah kerumahnya. ah sudahlah, aku harus pulang juga. " gumam kimoro dalam hati
berlanjut..........