My Secret In The Dark

My Secret In The Dark
kebencianku


__ADS_3

tadi malam aku, bercekcok mulut dengan jino dan kimoro, mungkin hari ini aku akan menanyakan yang sebenarnya kepada kepada kimoro, dan aku ingin meminta maaf kepada mereka berdua, karna ulahku tadi malam, koro membenciku.


aku kemudian menyiapkan segala keperluan baju seragam sekolahku, yang di gunakan untuk sekolah hari ini.


aku kemudian berangkat dan mengayuh sepeda ku dengan kencang.di perjalan yang aku bayangkan hanyalah kimoro berbaikan denganku.setelah beberapa lama aku di jalan, akhirnya aku tiba di sekolah ku, aku kemudian memparkirkan sepedaku di tempat biasa, aku melihat kimoro dan jino sedang berbincang di sana, aku kemudian menyamperin mereka,


"kimoro,jino " panggilku.


" yah dia lagi, aku sebenarnya malas dengan laudi, dia hanya mengacau kesenangan kita saja, ayo kita pergi duluan saja" pukas kimoro.


aku heran dengan mereka berdua, mereka tidak menungguku, malahan mereka berdua tidak menghiraukan panggilanku.


aku kemudian mengejar mereka berdua.


" kimoro tidak kah kamu mendengar panggilanku?" tanyaku.


" siapa yang peduli, lagian tidak penting bagi ku, untuk menunggu orang sepertimu" pukas kimoro dengan muka yang kelihatan jijik denganku.


" kimoro, aku datang dan mengejarku, karena aku ingin meminta maaf soal masalah kita tadi malam, aku benar-benar minta maaf" pukas ku dengan membungkuk.


" jino ayo kita pergi, aku malas berdampingan berjalan dengan orang yang tidak memiliki orang tua dan sok peduli dengan orang lain" pukas kimoro.


Aku hanya diam mendengar ocehan kimoro dan jino, aku menyadari sekarang kalau aku harus berbuat sesuatu kepada mereka berdua dan memberi pelajaran kepada kimoro dan jino.aku menundukkan kepala ku dan aku berkata


" kimoro, kau berpikir selama ini aku hanya, sok peduli kepadamu?" tanyaku.


" siapa yang peduli dengan omonganku" pukas jino.


aku kemudian menarik badan mereka berdua dan menatap mata mereka berdua satu persatu, tiba-tiba jino dan kimoro terjatuh.


aku meninggalkan mereka berdua.


aku menuju kelasku di kelas mereka bertanya kepadaku.


" apa yang terjadi dengan jino dan kimoro?" tanya mereka.

__ADS_1


" aku tidak tahu" jawabku dengan singkat.


" aneh, bukannya kau yang membuat mereka terjatuh dengan tatapanmu itu,bukanya kau itu sahabatnya kimoro, oh aku tahu kenapa kau seperti itu sekarang, teman-teman kalian tahu kenapa laudi jadi seperti ini, dia tidak mau orang yang yang dia sayangi dekat dengan orang lain, lagian kan kalian sudah tahu kalau kimoro sekarang sudah menjadi saudara angakatnya jino" pukas seorang murid dari belakang dengan nada yang sangat keras.


" aneh katanya teman, tapi kok menyakiti" pukas seorang murid laki-laki yang berada di depan kelasku.


" sudah jangan seperti itu berkata kepadanya, mungkin dia sedang ada masalah, makanya dia seperti itu, urus saja masalah kalian jangan mencampuri urusan orang lain. kata teman perempuan di kelas ku.


" aku mengerti ternyata dari semua orang yang aku tahu, hanya satu yang masih peduli denganku. hanya kiroi saja, tunggu saja pembalasanku kebencianku sekarang, akan merenggut nya kalian." kataku dalam hati.


setelah beberapa lama jino dan kimoro datang kelasku, dan kimoro menghampiri mejaku dan mengambil buku dan membuangnya ke tong sampah yang ada di depan kelasku.


aku hanya diam saja, lagian percuma aku membalasnya, aku sudah berkomitmen untuk menjaga kimoro. tapi melihat sikapnya sekarang aku ingin mengambil jiwanya.


aku tidak peduli dengan kimoro.


tapi sekarang dia bermain menggunakan cara yang lebih sadis.


dia mengambil tasku dan membakarnya di tempat sampah di sekolahku. aku juga tidak peduli dengannya. semua murid berkata kalau bisa aku ingin sekali memakan hatinya.


aku hanya diam dan diam, kiroi mendekat ke meja ku dan berbicara denganku.


" tidak, biarkan saja." aku akan membalaskan semuanya nanti, karena kita berdua di kelas ini. aku ingin memberikanmu kalung ini, jangan pernah melepaskannya.ingat kata-kataku." pukasku.


setelah itu, mereka kembali kekelas. guru-guru datang kekelas kami, kenapa kalian seperti itu dengan teman kalian, bukankah semala ini menjadi kebanggan bagi kalian. karena dia kelas kalian menjadi maju.


minta maaf kepada teman kalian sekarang,


"baik Bu " jawab mereka serentak.


" tapi ada yang aneh denganku, aku seperti haus darah, dan aku ingin memakan jantung seseorang dan aku ingin mencabut nyawanya.setelah selesai kami semua beristirahat.aku terus memperhatikan seorang teman di kelasku yang menyakiti perasaanku. dia menuju ke toilet dan aku mengikutinya dari belakang.


aku terus mengikuti teroi sampai di toilet, aku menakutinya dengan wajah asliku.


saat teroi melihat ke cermin dia melihat diriku,

__ADS_1


" laudi apa yang kau lakukan di sini tidak aku hanya ingin mencabut nyawamu, memakan jantungmu dan meminum darahmu "pukasku.


" siapa dirimu sebenarnya? tanya teroi.


" ini aku sebenarnya, aku membuka wujud asliku, saat itu teroi takut dengan wajahku. aku adalah iblis pencabut nyawa, mukaku berdarah-darah karena aku sudah sering meminum dan memakan jantung dan darah orang tersebut.


" laudi maafkan aku, laudi" pukasnya.


" selamat tinggal, aku kemudian mengambil jiwanya, menghisap darahnya, dan memakan jantungnya, karena aku adalah seorang iblis.


aku benar-benar segar setelah meminum dan menyerap jiwanya.


aku kemudian kembali kekelas.


saat aku di kelas, semuanya heboh dengan penemuan teroi yang sudah meninggal.


semuanya terkejut, dan bertanya-tanya siapa orang yang melakukan ini, kami semua diam tidak ada satu orang pun yang tahu, kalau aku adalah seorang iblis, aku sengaja menyembunyikan identitas ku sebenarnya.


" semua orang menangis kecuali aku sendiri, bagai mana mungkin aku bisa menangis,kalau aku sendiri yang mengambil jiwanya dalam bentuk yang sebenarnya.


" laudi, kenapa kamu tidak bersedih dengan kematian temanmu?" tanya guru tersebut.


" kenapa harus bersedih, dia saja selalu menyakiti perasaan ku setiap hari" jawabku.


" jadi kamu yang melakukan semua ini?" tanya guruku.


" apa maksud bapak, jadi kalian menuduhku, jikalau kalian ingin menuduhku cari bukti yang jelas. jangan karna aku membencinya kalian menyimpulkan aku yang membunuhnya." pukasku.


semuanya terdiam hanya koroi yang terus melihatku, aku menatap kembali jino dan kimoro, mereka berdua juga menatapku.yang aku heran kan tubuh kimoro dan jino seperti di tutup oleh sosok lain.


semua orang terus bersedih, yang akan aku incar selanjutnya adalah jino...


aku sangat senang hari ini tapi aku juga sedih aku telah membunuh orang yang aku kenal. jika memang dia baik, kenapa dia terus menyakiti perasaanku. bukankah aku sudah mengatakan kalau aku tidak suka di sakiti seperti ini, jika ingin bunuh saja aku, lagian kimoro juga tidak perduli denganku. aku akan membuat nya kehilangan jino.


aku menuju ke meja jino dan aku berkata.

__ADS_1


" jino, tunggu giliranmu" bisikku.


Berlanjut...


__ADS_2