My Secret In The Dark

My Secret In The Dark
BERSEMBUNYI DARI KESALAHAN


__ADS_3

setelah beberapa hari sekolah kami di liburkan, karena ada musibah yang menimpa sekolah kami, terutama kelas yang aku pakai


kami harus memulai aktivitas biasa ku, ya mungkin aku akan membersihkan rumahku.


saat aku di jalan depan sedang menyapu, kimoro dan jino pergi menghadap ku. dan berkata.


" laudi bukankah kamu yang membunuh teroi?" tanya jino.


" kalau ia kenapa, dan kalau tidak mau apa?* tanyaku dengan marah.


"kimoro kau sekarang tidak peduli dengan ku,kenapa kau berubah drastis semenjak berteman dan menjadi saudara dengan jino." pukasku.


" apa urusanmu denganku, aku sekarang semakin membencimu.kau tahu semenjak aku berteman dengan jino, kenapa kau selalu membenci jino? " tanya kimoro dengan marah.


" kau akan tahu sendiri, sekarang kalian pergi dan ingat jangan pernah datang ke sini lagi."pukasku.


setelah itu kimoro dan jino pergi meninggalkan ku, aku kembali masuk ke dalam rumahku. tiba di dalam Rin, memberikanku darah seseorang, aku tidak tahu itu darah siapa.


" Rin ada yang aneh dengan diriku, semen


jak aku merubah bentuk tubuh asliku, aku selalu ingin mengambil jiwa orang, bagai mana ini apa saran mu" tanya ku dengan cemas.


" tenang kau bisa mengendalikannya, kalung yang kau berikan kepada koroi, itu sebenarnya bisa membantumu. tapi kau telah memberikannya kalung itu kepadanya, aku akan membantumu." pukas Rin.

__ADS_1


aku sekarang mulai, bebas untuk berbicara dengan Rin dan sekarang aku tidak pernah lagi memberikan darahku kepadanya.


" Rin aku ingin mengambil jiwa jino, bukankah kau tahu dia?" tanyaku.


" jangan laudi, itu berbahaya bagimu, jika kau tidak mampu mengendalikan dirimu, makan jino sendiri yang akan mengambil nyawamu." pukas rin dengan khawatir.


" tidak, kau yang akan membantuku, aku ingin saat aku dan jino berubah menjadi iblis di sekolah, aku ingin kau membawa kimoro pergi ke situ." pukasku.


" aku akan membantumu, asalkan aku bisa meminum darah jino, bagai mana" tanay Rin.


" baiklah, aku akan mengambil jiwanya besok, malam ini aku akan menyiapkan segalanya untuk besok." pukasku.


setelah berkata demikian, aku pergi ke kamar mandi, di kamar mandi yang aku pikirkan hanyalah bagaimana cara supaya kimoro tahu siapa aku sebenarnya, aku ingin menunjukan wajah asliku dan rahasia ku selama ini di dalam gelap.


setelah aku selesai mandi aku keluar tiba-tiba. saat aku keluar dari kamar mandi, aku terkejut dengan kedatangan sosok hitam yang tiba-tiba berdiri di depan ku.dia kemudian mencekik leherku. aku hanya diam saja lagian dia sebentar lagi akan hilang.


" kau berani mencekik leherku, sekarang lihat kau sudah tak berdaya lagi" pukasku.


" maksudmu?" tanyanya.


" selamat tinggal.seelah berkata demikian, aku menelan sosok hitam itu dan kemudian dia lenyap.semakin banyak yang aku ambil jiwanya, semakin bertambah juga kekuatanku untuk mengambil nyawa orang lain.


setelah itu aku pergi ke kamarku, di sana aku melihat lukisan tangan kimoro, aku jadi teringat saat aku merawatnya waktu sakit, aku sangat senang, karena itu aku jadi peduli dengan orang-orang, tapi apa boleh buat sekarang, semua orang menjauhiku terutama kimoro sekarang, semenjak dia berteman dengan jino dia mulai menjauhiku

__ADS_1


jino, jino tunggu pembalasanku, aku akan membuat mu menderita dengan luka di lehermu. jika kita sudah menunjukan wajah asli kita, otomatis kimoro akan mengetahui siapa kita sebenarnya.


" RIN, aku akan berbicara dengan kimoro, di telponku. tapi aku mohon kau diam, jangan banyak bicara aku tidak mau kalau kimoro sudah mengetahui siapa aku, sebelum kita menunjukannya" pukasku.


" iya, tenang saja, lagian aku juga ingin sekali bisa melihat kimoro dan jino secara langsung." jawab Rin.


" kimoro ini aku,kenapa kau tidak pernah memberitahukan keadaanmu sekarang, bagai mana kabar mu, apakah kamu baik-baik saja? aku ingin sekali bisa berbicara denganmu, tapi apa boleh buat, kau tidak memperdulikan diriku." pukasku di whatsapp.


" aku juga merindukanmu, tapi sekarang aku mulai membencimu semenjak kau membenci jino.aku sebenarnya prihatin dengan keadaanmu sekarang, tapi apa boleh buat kau tdiak mau bersama denganku. aku hampir lupa, kalau aku ingin mengatakan untuk saat ini jangan pernah meneleponku lagi, karena mulai sekarang aku tidak memiliki hubungan apa-apa denganmu, kita hanya sebatas teman jadi tolong lupakan semua uang kita pernah lakukan bersama.


aku dari dulu ingin mengatakan ini kepadamu, tapi aku tidak tiga melihat keadaanmu yang sekarang, tidak memilki teman dan orang tua" pukas kimoro dan mengirim Emoji tertawa.


" tapi suatu saat, aku akan menolong mu supaya kamu tidak mati, dan kau sendiri yang akan membunuhku. maafkan aku berkata seperti ini, jangan pernah menyesal dengan keputusanmu.asal kau tahu jino itu sebenarnya adalah..., maaf aku tidak bisa mengatakan yang sebenarnya kepadamu, kau akan tahu sendiri nantinya. kau hanya perlu melihat nantinya. katakan ke pada saudara mu jino besok aku mengajaknya ketemuan di ruangan dekat perpustakaan pialang sekolah besok, kau akan melihat siapa aku dan jino sesungguhnya, aku selam ini menyembunyikan semua rahasia tentang diriku, aku menceritakan cerita yang aku rangkai sedemikian rupa, supaya kau mempercayainya, semua ini ulah dari...


cukup hanya itu yang aku bisa katakan kepadamu, aku berharap jika aku kati nanti kau akan tahu, kalau selama ini hanya kau dan aku yang mengetahui rahasia ku di dalam gelap. aku ingin supaya, kamu mengerti tentang diriku, aku berusaha mengatakan nya kepadamu, tapi sampai sekarang aku tidak bisa, mungkin kau akan tahu yang sesungguhnya, besok siang setelah pulang sekolah, memang di antara aku dan jino akan ada seseorang yang mati, dan satunya lagi kamu yang akan membunuh di antara kami berdua.maafkan aku mengatakan ini kepadamu." pukasku.


" aku tidak mengerti apa yang di katakan mu, ya intinya aku membencimu sampai aku mati, aku tidak akan menerima bantuanmu" jawab kimoro.


" kau memang tidak memerlukan bantuan ku, tapi aku sendiri yang akan merelakan nyawa ku untukmu." pukas ku.


" aku sama sekali tidak mengerti dengan ucapanmu, selamat tinggal kimoro." pukas kimoro.


setelah itu kami berhenti berbicara di handphone, dan aku kembali ke kamarku dan kemudian tertidur.

__ADS_1


Berlanjut...


__ADS_2