My Secret In The Dark

My Secret In The Dark
Menghindar dari pertanyaan


__ADS_3

Hari ini adalah hari pertamaku berangkat sekolah bersama kimoro.aku benar-benar senang hari ini.


Hari ini kimoro bangun lebih awal dariku,bahkan kimoro yang membangunkan ku.aku benar-benar tidak ingat kalau sekarang sudah menunjukan pukul enam pagi.


saat aku bangun, aku melihat kimoro membersihkan rumahku dan aku bertanya kepadanya.


" kimoro kalau boleh tahu, kamu tadi bangun jam berapa?" tanyaku.


" Aku bangun hari ini sekitar jam lima subuh" jawab kimoro dan dia bertanya kemabali


"kamu masih ngantuk?


" iya, aku benar-benar masih mengantuk" jawabku.


" kalau boleh tau juga, kamu biasanya bangun jam berapa?" tanya kimoro.


"Aku biasanya bangun pagi sekitar jam setengah tujuh" jawabku


" oh maafkan aku, kalau aku membangunkanmu" pukas kimoro.


" kamu mau sarapan menggunakan apa?" tanyaku.


" Aku sudah menyiapkan sarapan untuk kita berdua" pukasnya dengan cepat.


" maafkan aku membiarkanmu sendiri, kenapa kau tidak membangunkan ku saat kau bangun.aku juga ingin memasak bersamamu " pukasku.


" Tidak apa, aku hanya ingin memasak saja.


kalau tidak salah, kamu mengatakan kalau kamu sangat mengantuk. aku sangat heran dengan ucapanmu." pukas kimoro


" Aku tidak bisa tertidur tadi malam, setelah aku keluar kamar dan kembali kekamar lagi, barulah aku bisa tidur dengan nyenyak" jawabku.


"ya sudah kalau begitu, ayo kita sarapan bersama" ajak kimoro.


" ya" jawabku.


setelah itu kami makan bersama, aku tidak terlalu banyak bicara, karena aku benar-benar mengantuk.sesudah kami sarapan bersama, aku mengatakan kepada kimoro. saat itu kimoro mau mau mencuci piring yang kami gunakan dan aku melarang kimoro untuk mencucinya.


" kimoro biar aku saja yang mencucinya, lagian tanganmu juga masih sakit" pukasku.


tapi aku berkata dalam hatiku, bahkan tanganku lebih sakti darinya, biar aku saja kalau seperti ini rahasiaku pasti akan terbongkar.


" Baiklah" jawab kimoro.

__ADS_1


setelah itu, aku menyuruh kimoro untuk mandi duluan. dalam hatiku aku berkata tanganku benar-benar sakit, tapi aku berusaha untuk menyembunyikannya. aku mencuci dengan pelan-pelan.aku takut kalau kimoro tiba-tiba tahu, ya walupun dalam hatiku aku menjerit kesakitan, tapi bagaimanapun kimoro tidak boleh tahu.


setelah aku selesai membersihkan semuanya. setelah aku selesai,aku menuju kekamar mandi.tapi karena kimoro masih mandi aku menunggunya untuk keluar. sambil menunggu aku memilih untuk menonton tv, belum lama setelah aku menyalakan tv, kimoro keluar dari kamar mandi dan setelah kimoro keluar, sekarang giliranku untuk mandi.di kamar mandi aku terus bertanya dalam hatiku.


" Bagai mana kalau kimoro bertanya tenatang tanganku,jawaban apa yang harus aku berikan" tanyaku dalam hati.


yang aku lakukan setelah aku berpikir adalah aku memilih untuk bernyanyi. setelah aku selesai mandi aku pun keluar. aku terkejut karena aku melihat kimoro sudah bersia-siapa dan aku bertanya.


" kimoro kamu sudah bersiap-siap sekarang?" tanyaku dengan terkejut.aku melihat kimoro sudah menggunakan baju seragam.


" sekarang sudah pukul 07:15" jawab kimoro.


" nghaaa kenapa kau tidak mengingatkan ku" tanyaku dengan nada terkejut, berarti aku sudah mandi lebih dari setengah jam.


" Dari tadi aku memanggilmu, tapi kau tidak mendengar ya aku biarkan saja. ngomong-ngomong suaramu sangat bagus menurutku " pukas kimoro.


" Terima kasih, tapi aku harus buru-buru" jawabku.aku menuju kekamarku dengan berlari.setelah tiba di kamar aku langsung berganti pakaian secepatnya, beberapa menit pun berlalu, aku sudah selesai berpakaian seragam sekolah. sesudah itu aku dan kimoro berangkat kesekolah. kami berdua menggunakan sepeda. di perjalanan kami sama sekali tidak berbicara hingga kami sampai ke gerbang sekolah.setelah sampai di gerbang kami harus menggiring sepeda sampai ke parkiran sekolah. siswa siswi di sekolahku hampir semuanya menggunakan sepeda.


setelah kami berdua sampai di parkiran,aku dan kimoro memparkirkan sepeda berdekatan. sesudah itu aku dan kimoro menuju ke ruangan kelas.saat aku dan kimoro menuju ke ruangan kelas, tiba-tiba ada seorang siswa menabrak ku dan dia tidak sengaja menarik tanganku. di situ aku langsung menjerit pelan kataku


" Argh..." kataku dengan pelan.


" maafkan aku, aku tidak sengaja menabrakmu aku sedang terburu-buru." " kata seorang siswa yang menabrak ku dan kemudian berlari lagi.


" Tidak" jawabku dengan cepat. kita harus cepat, aku takut kalau guru sudah menunggu di kelas." kataku sambil menarik tangan kimoro.


" Tidak, aku tidak akan pergi kekelas, sebelum kamu menjawab apa yang aku tanyakan kepadamu" jawabnya dengan nada sedikit naik.


" Tidak ada, ini hanya luka kecil. setelah kita berada di dalam kelas, aku akan menunjukannya kepadamu dan menjelaskan semuanya mengenai tanganku" pukasku.


setelah itu kami berdua menuju kekelas, setelah di dalam kelas, kimoro bertanya kepadaku.


" Tunjukan luka yang ada tanganmu" tanya kimoro.


"Tidak apa-apa hanya luka kecil saja" jawabku.


" tunjukan sekarang" pukas kimoro sambil memegang tanganku.


Aku hanya pasrah, karena kimoro sudah memegang tanganku, kalau aku menarik tanganku aku pasti akan sangat kesakitan.


saat kimoro melihatnya dia terkejut dan langsung bertanya.


" apa yang melukai tanganmu?"tanya kimoro.

__ADS_1


" ini hanya terkena pisau saat aku mencucinya" jawabku.


" Bukankah ini sangat sakit, bahkan luka di tanganmu lebih parah dari pada yang di tanganku.kenapa kau tidak mengatakannya. bukankah kau melarangku untuk mencuci alat yang digunakan setelah kita gunakan tadi malam" pukas kimoro.


" ini tidak seberapa sakitnya, ya hanya sedikit perih" jawabku.


Aku berusaha untuk menghindar dari pertanyaan dan aku berusaha untuk menyembunyikan semuanya.


" laudi kamu tidak berbohongkan?"tanya kimoro lagi.


" Tidak , aku tidak berbohong. tanganku terkena pisau saat aku mencucinya" jawabku dengan gugup.


" Aku bertanya soal ini karena, tadi malam saat kau keluar kamar aku terbangun dari tidurku. aku melihatmu membuka pintu dengan sangat hati-hati.dan aku melihatmu masuk keruangan di lantai bawah. sesudah aku melihatmu masuk,aku kembali kekamar lagi. dan lebih anehnya lagi saat kita bermain game bersama, aku tidak ada melihat luka di tanganmu?" pukas kimoro dengan heran.


"emm sebenarnya aku menyembunyikan darimu, kau tidak mengerti saat aku mengatakan aku bosan dengan game ini dan aku kemudian mengajakmu untuk tidur.padahal itu adalah alasanku, supaya kau tidak mengetahui apa yang terjadi dengan tanganku" jawabku.


"oh begitu" jawab kimoro.maafkan aku karena aku tidak membantumu tadi malam" pukas kimoro.


" Tidak apa, aku melakukannya karena aku peduli denganmu, aku tahu kalau tanganmu itu benar-benar sakit. bukankah begitu" jawabku dengan tersenyum.


" Tunjukan tanganmu yang terluka itu" kata kimoro, kemudian dia membuka tasnya dan mengambil plester untukku.


" ini " jawabku sambil mengulurkan tanganku kepadanya.


" jika kau sedang terluka, jangan lupa memberitahuku. sekarang kita berduakan tinggal dalam satu rumah, dan aku sudah menganggapmu sebagai saudaraku" pukas kimoro, sambil memplester tanganku yang terluka.


" Baiklah " jawabku,akhirnya akubbisa menghindar dan memberikan jawaban yang pas kepada kimoro.


" Baiklah sekarang sudah selesai." pukas kimoro.


" Terima kasih kimoro" pukasku sambil menatap kimoro.


" jangan menatapku seperti itu, aku berhutang kepadamu lagian kamu juga sudah membantuku." pukas kimoro.


Setelah itu guru yang mengajar di kelas kami pun datang, guru yang mengajar di kelas kami


memberikan pertanyaan yang banyak bahkan sangat sulit. aku baru menyadari kalau di kelas kami ternyata murid-muridnya pintar semua.tapi menurut semua guru yang mengajar di kelas kami, aku dan kimoro adalah yang terbaik.


saat sedang belajar kimoro terus memperhatikanku, aku sampai gagal fokus dengan pelajaran tapi akirnya aku bisa mengatasinya sampai jam pelajaran berakhir. dalam hatiku mungkin kimoro memikirkan apa yang aku katakan kepadanya.


Aku tetap senang dengan kejadian hari ini, walupun aku harus berbohong dan terus menghindar dari pertanyaan kimoro. aku tetap senang sambil tersenyum kepada kimoro.


Berlanjut...

__ADS_1


__ADS_2