
...Gagal Dua Kali...
"hah... tidak ada hal menarik yang terjadi..." menghela nafas, Ryu berbaring menatap mono yang berdiri di atap.
"kalau begitu pergilah keluar dan menemui teman mu, atau mungkin kina?" ucap mono.
"benar, kina... kira kira dia sedang melakukan apa yang hari ini" berdiri dengan senyum tipis, Ken mulai mengambil pakaiannya di lemari.
"ayo mono, cari dimana kina berada" kata Ryu pada mono yang turun dan berubah menjadi wujud naga kecilnya.
turun ke bawah dan memberi tau Mikoto kalau dia akan keluar rumah,Ryu mendapati Itachi dan Shisui yang berjalan dengan ekspresi serius.
senyum jahil pun muncul di wajah nya, dan kemudian meminta mono untuk merubahnya menjadi manusia serigala dia berjalan mengendap-endap.
"Roaaaa!!" teriak Ryu yang tiba-tiba muncul di depan mereka.
melihat seekor serigala yang bisa berdiri layaknya manusia membuat mereka kaget, apalagi tampilannya hampir mirip dengan yang membedakan hanyalah bulu, ekor dan juga kepalanya.
"ibuuu" memeluk Shisui untuk menyembunyikan dirinya, Itachi berteriak takut.
tak berbeda jauh dengan Itachi, Shisui lebih tenang karena pengendalian dirinya yang baik sehingga tak terlalu Terkejut.
"tidak buruk Shisui..." kata Ryu sambil merubah kembali menjadi dirinya.
"Itachi lihat, itu hanya Ryu yang mengerjai kita.. tidak perlu takut lagi" ucap Shisui sambil mencoba untuk membuat Itachi kembali tenang.
dari rumah Ryu terdengar suara Mikoto, menyadari hal itu Ryu tanpa pikir panjang langsung pergi setelah menyerahkan beberapa uang untuk Itachi membeli dango.
pergi dengan teknik dewa petir terbang Ryu muncul kembali tak jauh dari lokasi mereka, dan dekat dengan rumah Yokina yang sudah di tanami nya segel.
"wew, tadi itu hampir saja" ucap Ryu lega karena tidak melihat keberadaan Mikoto dan kawan kawan.
"sekarang, mari kita lihat apakah dia ada di rumah atau tidak." ucap Ryu lalu berjalan pergi.
sesampainya di sana Ryu langsung masuk dan melihat ada suara dari belakang, lebih tepatnya dapur atau ruang makan.
pergi ke sana sambil sedikit waspada, aroma masakan yang lezat langsung masuk ke hidungnya membuat Ryu langsung ke dapur.
__ADS_1
"hei, apa yang kamu masak?" tanya Ryu yang di belakang Yokina.
"pufff" memuntahkan makanan yang ada di mulutnya karena terkejut, Yokina berbalik dan akan memarahi Ryu sebelum dia di peluk dengan erat.
"tidak untuk kali ini kina... ada mono di sini, nama ku bisa ternoda karena itu" kata Ryu.
mono yang berada di pundaknya menggelengkan kepalanya dan berjalan pergi, memberikan pasangan muda itu untuk memiliki waktu pribadi.
"jadi kina, apa yang kamu masak?" tanya Ryu sambil melihat ke dalam panci yang terdapat sup miso.
"itu sup miso, aku berencana akan pergi ke rumah mu dan memberikan ini tapi karena kamu sudah datang, kenapa kamu tidak mencicipi nya?" ucap Yokina dengan mengambil mangkok dan sumpit.
"oh tidak perlu, memakan mu saja sudah membuatku kenyang" ucap Ryu lalu menarik Yokina ke pelukannya, di saat dia akan melakukan gerakan akhir muncul sebuah suara yang menunda kegiatan.
"permisi... nona Yokina, ini adalah susu pesanan anda" kata seseorang tukang pengantar susu.
"hehehe, tidak untuk kali ini Ryu... tidak untuk kali ini" kata Yokina penuh kemenangan dan membalas perkataan Ryu sebelumnya.
Yokina kemudian meletakkan mangkok ke meja dan pergi ke depan untuk mengambil pesanan nya, meninggalkan Ryu yang kesal.
"tenang Ryu... ini masih pagi, kamu memiliki banyak waktu" kata Ryu pada dirinya sendiri.
"apa yang kamu lakukan dengan susu itu?" tanya Ryu lalu mengambil sepasang sumpit.
"akhir akhir ini aku sering memasak, jadi aku membaca di buku masakan dan menemukan banyak masakan yang menggunakan susu sebagai bahan utamanya, jadi karena itulah aku membeli susu. kamu ingin?" ucap Yokina menjelaskan alasannya membeli susu.
"tidak, aku lebih suka kopi dan teh. lalu kina apa kamu mau ikut bersama ku? aku berencana akan pergi selama beberapa tahun setelah Minato menjadi hokage" ucap Ryu yang menceritakan rencananya di masa depan.
"yah... bibi Mikoto menitipkan mu padaku agar kamu tidak berbuat yang aneh-aneh, jadi tentu saja aku aku ikut" kata Yokina sambil menyerahkan semangkuk sup miso, Ryu pun makan dengan lahap.
"apakah enak Ryu?" tanya Yokina memastikan.
"hmm, enak, tapi kamu menambahkan terlalu banyak Uyah. jadi itu asin" balas Ryu.
....
bersendawa panjang, Ryu meletakkan mangkok ketiganya dengan perut yang sedikit membuncit.
__ADS_1
"wahh... makanan mu memang enak" komentar Ryu.
"jadi Ryu, soal berpergian tadi kamu akan ke mana? dan berangkat kapan?" tanya Yokina sambil menyerahkan lap.
".... hmm, beberapa Minggu dari sekarang mungkin, itu pun jika mau, atau kamu bisa menentukannya" jawab Ryu.
"dan kamu juga tau kan tentang rumor itu? itu memang benar dan aku memiliki alasan untuk itu, jadi jika kamu bertanya tujuan kita adalah desa kirigakure" jawab Ryu yang mendapatkan reaksi tak terduga Yokina.
"jadi... hal apa yang harus di lakukan di sana? kamu tahu kan jika meninggalkan desa harus meminta izin dari hokage" ucap Yokina.
"apa? apakah aku salah?" tanya Yokina yang melihat ekspresi aneh Ryu.
"tidak... karena itulah kita akan menunggu minati menjadi hokage, dan seminggu adalah waktu yang cukup untuknya" jawab Ryu.
...
"tidak akan ada yang menggangu sekarang, jadi mari lanjutkan tadi yang tertunda" ucap Ryu sambil memeluk Yokina dari belakang.
tangan Ryu mulai turun ke bawah menelusuri Yang Di Bawah Sana, menciumnya dengan agresif Yokina akhirnya bisa bersatu setelah beberapa kali penolakan.
di saat semuanya berjalan lancar sesuai harapan Ryu, sekian lama dia mempersiapkan posisi yang pas muncul pihak ketiga yang mengancurkan semuanya.
"*tok *tok *tok kakak Yokina.. apa kamu ada di rumah?" dari balik pintu Itachi mengetuk pintu sambil mengamati dari balik jendela.
beruntung karena ruang makan terpisah sehingga mereka tidak bisa di lihat oleh Itachi, mereka berdua pun berhenti.
"hah.. hah... Ryu, pergilah aku tidak bisa berjalan" ucap Yokina yang lemas..
"ya baiklah, tapi mungkin aku akan kembali pada siang hari, kau tau untuk mendisiplinkan seseorang" kata Ryu dan berjalan pergi ke depan.
"dan jangan lupa untuk menghapus bekas merah di pipimu..." kata Yokina.
*cklek
pintu pun terbuka dan Ryu menatap Itachi dengan saringan merah menyala, karena dirinya sudah dua kali gagal pada pagi hari ini.
"e-ehh... kakak Ryu, apa yang kamu lakukan di rumah kakak Yokina?" tanya Itachi sambil sedikit gugup ketika melihat tatapan dari Ryu.
...****************...
__ADS_1
Yo guys author di sini, jadi untuk kenapa Thor ga up lama karena ga ada ide... jadi, daripada di paksakan mending tutup dulu daripada nanti ngawur kaya dulu 🙏
dan btw ini bab normal... 1k kata.