Naruto : Kelahiran Kembali Menjadi Keturunan Otsutsuki

Naruto : Kelahiran Kembali Menjadi Keturunan Otsutsuki
Bab 3


__ADS_3

...Si 'Rubah' mulai bergerak dan Latihan penyegelan yang membosankan....


 


"Kamu baik baik saja kan Ryu?" tanya Minato.


"yah.. seperti yang anda lihat, aku baik baik saja, hanya sedikit lelah dan istirahat yang cukup. " balas Ryu dengan senyum agar membuat Minato percaya.


"Kushina tidak bisa mengajarimu untuk hari ini Ryu, jadi... tolong maafkan dia, " ucap Minato sembari meminta maaf dengan sopan.


"Begitu kah?, tidak apa apa, tidak apa apa. aku bisa bermain dengan Itachi di rumah."


"bagus kalau begitu, silahkan kembali aku akan melaporkan misinya dan kamu Kakashi, kamu bisa kembali. "saat Minato selesai berbicara. dia langsung menghilang dengan teknik pergantian tubuh.


"Bagaimana dengan mu Kakashi?." tanya Ryu.


menggeleng kan kepalanya, Kakashi mulai berjalan menjauh dari Ryu dengan tangan yang di masukan ke kantung celana.


---


di kantor hokage.


di dalam ruangan, Minato berbicara kepada Sarutobi hiruzen tentang misi pengawalan yang di berikan kepada timnya.


"Misi berjalan dengan sukses, dan tidak ada yang terluka, hanya ada Obito yang kelelahan karena kehabisan Cakra dan begitu juga dengan Ryu ". ucap hormat Minato pada orang tua di depannya yang sedang duduk di kursi dengan pipa di tangannya.

__ADS_1


"begitu ya...kamu bisa mengambil bayaran nya di bawah, dan soal Kakashi bagaimana keadaannya?. " tanya hokage.


"dia masih sedikit murung seperti biasanya, tetapi dia menjadi ceria secara perlahan saat dia kenal dengan RyuuJin." jelas Minato soal kondisi Kakashi yang telah kehilangan ayahnya.


"RyuuJin ya, kudengar dia juga salah satu siswa super jenius lainnya seperti Kakashi dari klan uchiha. Dan juga dia di juluki sebagai Beruang yang maha tahu, benar bukan?" ucap hiruzen dengan kebanggaan tersendiri di nadanya.


" oh iya benar, dia juga teman sekelas dari dua murid ku yang lainnya yaitu Rin dan Obito. tetapi sayangnya dia masih banyak tidak di sukai banyak orang karena tanduk di kepalanya." Minato berkata degan nada yang sedikit sedih di akhir.


Setelah perbincangan yang cukup panjang dengan Hokage, hiruzen menyudahi pembicaraan mereka.


setelah Minato pergi. sosok danzo tiba tiba saja muncul dari kegelapan dan berbicara dengan nada tidak puas.


"Hiruzen!, bukankah aku sudah memperingatkan mu agar tidak membuat RyuuJin dekat dengan Kushina? jangan lupa kalau dia sudah memiliki saringan, bagaimana jika...." ucap dengan marah hanzo kepada hiruzen yang kesal di depannya, belum juga sempat menyelesaikan kata-katanya, hiruzen sudah memotong kata-katanya.


walaupun yang di katakan danzo ada benarnya, yang di katakan hiruzen juga benarnya. lagian danzo hanya tau itu dari warga sipil yang kebetulan melihat RyuuJin menggunakan sharingan nya di salah satu misinya.


"Kamu..."


-(Time Skip 4 bulan kemudian.)-


sudah dua bulan semenjak pembunuhan pertama dari RyuuJin, berbeda dari orang normal yang memiliki trauma atau ketakutan lainnya saat membunuh. RyuuJin malah menjadi suka membunuh atau kecanduan.


dengan kemampuan prediksinya apa lagi dengan pengalaman dewa pertempuran yang dia pilih saat itu, membuatnya tidak terkalahkan di pertempuran satu lawan satu.


RyuuJin juga mulai mengembang kan teknik chidori, yang juga teknik andalan yang di pakai Sasuke.

__ADS_1


(Catatan author : koreksi jika salah )


Hokage bahkan menawarkan pertukaran kepada teknik yang sedang di pelajari oleh RyuuJin dengan salah satu teknik tingkat atas di Konoha.


dia juga semakin aktif melakukan misi keluar desa, banyak di antaranya adalah misi peringkat C dan bahkan beberapa kali tingkat B RyuuJin juga mulai mendapatkan nama julukannya. Fugaku bahkan menghadiahkan teknik pemanggilan tingkat atas kepadanya.


Si Bunglon uchiha. julukannya tersebut di dapat dari salah satu teknik andalannya yang bisa berkamuflase layaknya bunglon, karena dari itulah dia di namai begitu.


begitu pun juga dengan salah satu jenius lainnya dari klan uchiha yaitu sishui Uchiha, populeritas nya juga semakin naik, orang orang bahkan membandingkan mereka seperti siapa yang lebih kuat, siapa yang lebih pintar? Dan lainnya.


untuk Itachi, dia jarang berada di rumah karena sibuk dengan misinya, yang membuat Itachi mulai sedikit tidak menyukai RyuuJin.


Dan sekarang di sinilah RyuuJin berada, duduk di tanah dengan meja kecil yang banyak tumpukan kertas Cakra.


"Bukankah tulisan ku sudah bagus kakak Kushina?." tanya RyuuJin tanpa daya kepada Kushina karena sudah lama dia belajar menulis tapi Kushina masih saja mengatakan kalau tulisan harus di perbaiki lagi.


"sudah bagus?, di dunia per segwlan, tulisan menentukan kualitas dari segel. tulisan mu saja tidak bisa di katakan baik." jawab Kushina.


'Hah.... hari hari yang membosankan akan datang lagi padaku.' pikir RyuuJin..


...****************...


bab pendek guys, cuma 700 kata, di karenakan saya punya kesibukan tersendiri... 🙏


Dan seperti biasa, jika kalian memiliki saran, silahkan tulis di komentar... 👍

__ADS_1


__ADS_2