Naruto : Kelahiran Kembali Menjadi Keturunan Otsutsuki

Naruto : Kelahiran Kembali Menjadi Keturunan Otsutsuki
Bab 8


__ADS_3

...Untuk keduakalinya...


---


"Mono, apa kamu memiliki rencana untuk masa depan?". tanya Ryu yang sedang tiduran menggunakan bantal paha mono.


"hmm...entahlah, mencari cara untuk kembali mungkin?"


"begitu ya, apa kamu memiliki ide bagus untuk di lakukan hari ini?. aku sangat bosan..." ucap Ryu sambil menguap karena hal yang dilakukannya hanya itu saja.


"kenapa kamu tidak melakukan misi, sudah dua bulan semenjak kamu mengambil misi." kata mono mengingat Ryu hanya dirumah dan tidak melakukan kegiatan yang bersemangat.


"benar juga, sudah dua bulan sejak aku berhenti, kan akan ku ambil misi tingkat rendah saja kalau begitu."


Ding-


Suara bel rumah yang berbunyi, mendengar ada yang membunyikannya bel Mikoto menyuruh Ryu membukakan pintu karena dirinya sibuk memasak di dapur.


"Kamu mau ikut pergi?".


"tentu saja." Jawab mono sambil turun dari atap dan berubah kembali menjadi wujud naga mininya lalu melingkar di leher Ryu.


turun kebawah dengan pelan, Ryu membuka pintu dan nampak lah Kushina yang tersenyum cerah bagaikan memenangkan lotere.


"hehehe... Ryu apakah Mikoto ada dirumah?"


"ohh Kushina, masuklah aku sudah menunggumu dari tadi." entah dari mana Mikoto tiba tiba saja muncul di samping Ryu.


masa bodoh dengan hal itu, Ryu meminta izin untuk pergi dan meninggalkan dua wanita cantik itu membicarakan hal yang mengasikkan.


---


"haiss... akhir akhir ini banyak misi tentang pengawalan. mungkin karena perang akan segera di mulai." ucap Ryu yang melihat banyaknya misi tentang pengawalan persediaan.


"baiklah kan kuambil saja misi tingkat rendah". gumamnya lalu pergi.


sesampainya di gerbang desa Konoha, sudah ada beberapa kereta kuda yang menunggu Ryu serta beberapa ninja yang juga akan ikut mengawal.


'hmm... sepertinya informasi yang di berikan salah.' pikir Ryu ketika memeriksa tingkat kekuatan para ninja yang ikut mengawal yang ternyata ada dua chuunin elit dan tiga chuunin biasa, dan jika di tambah dirinya maka menjadi empat.


'semoga saja tidak ada hal yang menghambat di perjalanan.'


kemudian di perjalanan tidak ada halangan yang berarti kecuali, kereta kuda yang mereka gunakan ternyata rusak dan tidak bisa bergerak yang menghambat perjalanan mereka.


karena hal itulah mereka harus menunggu selama hampir satu hari penuh Hanya untuk memperbaiki roda yang rusak.


---

__ADS_1


"ini bayaran mu." kata sang sekretaris sambil mengeluarkan uang yang cukup banyak untuk hidup selama sebulan penuh. jika berhemat tentunya.


"Memang benar, itu bukan hanya misi pengawalan biasa." Ryu keluar dengan senyum bahagia di wajahnya.


"kamu mau makan sesuatu mono?, kita memiliki banyak uang disini."


"Baiklah, aku tau restoran yang menjual makanan yang enak". mendengar Ryu akan mentraktir nya, mono tidak akan menahan diri apa lagi soal makan.


hingga pada sore harinya harinya, Ryu pulang ke rumah dengan keadaan linglung.


"Ah... sepertinya aku terlalu banyak minum." ucap Ryu yang setengah sadar saat terbaring di tempat tidur dan tertidur beberapa saat kemudian.


mono yang mengantarkan Ryu pulang menggelengkan kepalanya, sebab saat di restoran Ryu memesan hampir seluruh makanan dan juga beberapa minuman mahal.


'hah...dia terlalu boros, aku bahkan harus menghabiskan makan Nya' gumam mono lalu tidur di samping Ryu untuk beristirahat.


ke essokan paginya di salah satu tempat latihan, terdengar suara tebasan dari pedang dan juga pukulan.


dan orang yang menyebabkan suara itu tidak lain adalah Ryu dan mono yang melakukan latihan harian seperti biasanya di lembah naga.


"Ayolah Ryu, apa hanya seperti ini, kau tidak seperti biasanya." kata mono yang meremehkan Ryu karena hampiri seluruh serangannya bisa mono tangkis.


'uhh...andaikan dia tahu.'


"baiklah kalau begitu." selesai berkata, senjata yang Ryu gunakan berubah menjadi sebuah pedang kecil yang tadinya juga berbentuk pedang, tetapi dalam ukuran yang berbeda.


berlari ke arah mono dengan cepat, Ryu menghilang dan muncul di atas mono, mono yang mengetahui itu hanyalah sebuah tipuan langsung menghindar ke samping dan terjadi sebuah ledakan.


*Bom!!!


mendarat tak jauh dari tempat ledakan, mono langsung waspada dan meninju ke baw ah yang ternyata ada clone Ryu yang menyerang.


"Hei..setakut itukah kamu sampai terus bersembunyi." pancing mono karena kesal terus melawan klon Ryu.


'hmm... asap?, kenapa ada asap disini" melihat ada asap yang terus menebal, mono semakin waspada karena yakin Ryu akan menyerangnya.


*Whuss


merubah kipasnya menjadi raksasa mono menyapu bersih asap yang menggangu, meninggalkan hembusan angin yang kencang.


dan benar saja dugaan mono, Ryu muncul dari belakang dengan kunai di tangannya.


'bodoh' pikir mono yang dengan cepat merubah kembali kipasnya menjadi kecil dan bersiap memberikan pukulan kepada Ryu.


"apa!?". wajah mono tampak keheranan karena tak bisa bergerak.


"itu kemampuan mangekyo ku sayang...kau suka itu?". Ryu berjalan dengan tenang ke arah mono sambil memperlihatkan matanya yang berubah menjadi mangekyo saringan.

__ADS_1


"ya, ya, ya, aku suka, cepat bebaskan aku kita harus kembali karena ibumu sudah selesai membuat sarapan."


membebaskan mono dari kemampuan mangekyo nya, Ryu langsung bergegas kembali ke rumah karena Mikoto pasti akan memarahi nya. setidaknya itulah yang di pikirkan ryu.


sesampainya di rumah, Ryu langsung membersihkan diri lalu ke bawah untuk pergi sarapan yang sudah ada Fugaku dan Itachi yang menunggu.


"kamu terlambat kakak." kata Itachi kepada Ryu saat sudah menelan makanannya.


"haha..." tertawa canggung, Ryu kemudian mulai mengambil makanan.


"jadi kakak Ryu, bisakah kamu menemani ku bermain hari ini?". tanya Itachi


"itu... maafkan kakak, aku tidak bisa karena harus melakukan misi penting hari ini" jawab Ryu yang membuat Itachi sedih.


"bagaimana jika sore ini?, Kakak pasti sudah pulang dan akan membelikan mu apa yang kamu suka". kata Mikoto ke pada Ryu yang baru saja mengambil sup.


"ya itu benar, kakakmu pasti akan membelikan mu dango kesukaanmu." kata Fugaku.


Ryu yang tidak berbicara hanya bisa pasrah dengan perkataan kedua orang tuanya.


selesai sarapan Ryu, langsung pergi ke tempat misi dan mengambil misi tingkat B sendirian, misi yang cukup mudah baginya karena hanya mengantarkan beberapa obat dan makanan ke salah satu tim yang bertugas di perbatasan.


saat akan pergi Ryu di hampiri oleh Rin yang ternyata mereka mendapatkan misi yang sama, setelah beberapa saat mereka berangkat menuju camp tempat tujuan.


mereka pergi dengan kecepatan sedang, mungkin membutuhkan satu setengah hari untuk sampai, mereka sengaja pergi dengan lambat karena tidak ada batas waktu yang di berikan.


setelah mengirim persediaan, Ryu pulang lebih awal karena ada hal yang harus di lakukan, sayangnya dia di berikan misi dadakan oleh ketua camp.


misi yang di lakukannya adalah sebuah penangkapan seorang penghianat yang ternyata adalah ninja pelarian yang mencuri persediaan mereka.


alasan karena dia menyuruh Ryu untuk melakukannya karena Minato yang merekomendasikan nya, dia merekomendasikan Ryu karena kemampuan yang hebat. Ryu dengan terpaksa harus menerimanya karena dia akan dibayar dua kali lipat.


saat itu juga, dia langsung berangkat karena sudah berjanji akan membelikan dango ke Itachi.


saat Ryu beristirahat di pinggir sungai dan memakan makanan yang sudah dia persiapkan, mono yang tertidur terbangun dan memberitahu Ryu kalau ada yang datang.


Ryu langsung bersiaga dan mengambil senjatanya, hingga akhirnya muncul sosok gadis yang di kenalnya bersama beberapa orang asing lainnya.


"kamu... Terumi!". ucap Ryu saat melihat Terumi Mei yang muncul dari semak semak.


"ehh..." Terumi juga kaget ketika melihat Ryu yang sedang siaga.


...****************...


maafkanlah saya guys karena lama up, ( ꈍᴗꈍ)


dan seperti biasa. jika kalian memiliki saran, tulis di komentar.

__ADS_1


__ADS_2