
...Hari hari yang damai untuk kedua kalinya...
"Eh.." terumi pun juga kaget dengan kehadiran Ryu.
"Kamu mengenal nya mei?" tanya seorang ninja yang ikut bersama Terumi Mei yang mengenakan seragam jonin.
lalu, Terumi mulai menceritakan bagaimana dirinya bisa bertemu dengan Ryu secara singkat dan padat.
setelah mendengar bagaimana Terumi bisa bertemu dengan Ryu, orang berseragam jonin itu segera meminta maaf dan mulai mengenalkan satu persatu dari kelompoknya yang ternyata dirinya adalah saudara jauh Terumi.
setelah perkenalan yang singkat itu, Ryu mulai berangkat lagi ke kota yang diperkirakan akan di datangi oleh si penghianat.
"terimakasih mono, kamu memang bisa sangat di andalkan." Ryu yang melihat mono kembali bersama seorang pria asing malah berterimakasih bukanya curiga karena pria yang di bawa mono tampak bukan orang baik baik.
alasan Ryu berterimakasih karena orang yang di bawa mono adalah orang yang di cari cari oleh ketua camp.
perawakan orang yang dibawa mono adalah seorang pria dewasa dengan tubuh besar berlemak dan wajah yang sangat ingin di pukul.
"Sial..aku jadi ingin memukulnya". ucap Ryu tak tahan karena wajah orang itu membuatnya sangat ingin memukul nya.
"kamu harus lebih sering berlatih menahan diri Ryu, kamu akan membutuhkan itu di masa depan." setelah menyelesaikan kalimatnya, mono melemparkan Li( nama orang yang di Incar ketua camp) ke sudut ruangan.
"mandilah dengan cepat, aku harus menemani Itachi sore ini". kata Ryu saat melihat mono mengambil handuk dan berjalan ke kamar mandi.
"tumben kamu tidak ikut.".
"itu akan menjadi mandi yang panjang jika aku ikut"
__ADS_1
"Baiklah...mari kita lihat sedikit tentang ingatanmu." ucap Ryu sesaat setelah matanya berubah menjadi mangekyo sharingan.
Ryu menggunakan sebuah ilusi ciptaannya sendiri dimana dia akan bisa melihat kenangan masa lalu dari seseorang dengan batasan jika dia masih hidup.
(Author : mereka lagi di penginapan ya btw.)
"tidak usah membayar biaya penginapan nya mono, aku akan pergi duluan." setelah mengatakan itu Ryu langsung pergi dari jendela.
bergegas pergi menuju arah camp yang dengan kecepatan Ryu saat ini membutuhkan waktu selama satu setengah jam. beberapa saat kemudian, mono menyusul Ryu dalam waktu yang sangat singkat.
berubah kembali dalam wujud naga mininya mono langsung stand by di leher Ryu.
"bisakah kamu tidak membawanya seperti itu?, suaranya membuatku risih!".
kata mono dengan suara marah dalam tidurnya, mono risih karena Ryu membawa Li bagaikan membawa barang yang tak berarti, dia membiarkan Li tergantung dalam posisi terbalik dengan kepala di bawah.
tubuhnya yang tergantung dan Ryu yang melompat dari batang pohon ke batang lainnya membuat tubuh Li, terus terbentur ke batang pohon hingga membuat li yang sadar berteriak kesakitan.
"terserah." kata mono singkat.
Seterusnya di perjalanan, Ryu dan mono hanya diam tak berbicara sama lain karen mono hanya tidur nyenyak membuat Ryu tak tega membangunkannya.
hingga akhirnya mereka sampai di camp yang sudah ada ketua yang menunggu dan kelompok Minato yang ternyata masih ada disana.
"euhh... sepertinya itu tidak di lakukan dengan cara baik baik ya Ryu." kata ketua dengan suara canggung karena melihat tubuh Li yang sudah hancur.
"ya begitulah, dia melawan dan terpaksa aku harus serius dan ini dia persediaan yang dia curi, dan ada beberapa yang sudah hilang karena dia makan." meletakan tubuh Li di tanah Ryu kemudian menyerahkan sebuah gulungan yang berisi persediaan yang Li ambil.
"jika sudah selesai, aku akan pergi karena sudah ada Itachi yang menungguku." kata Ryu singkat dan di iyakan oleh ketua camp karena memang tidak ada hal yang bisa di lakukan Ryu untuk mereka.
__ADS_1
"bagus lah. kalian tidak ikut Rin, Obito, Kakashi?". tanya Ryu
"tidak kamu duluan saja, kami harus mengawal orang yang akan pergi ke kota terdekat." jawab Minato mewakilkan mereka bertiga.
pergi kembali ke desa dengan gembira karena dia berencana akan kembali bermalas-malasan lagi untuk kedua kalinya.
"berhentilah bermalas malasan di rumah, setidaknya pergilah bermain bersama teman sekelasmu atau pergi ke suatu tempat untuk menghibur dirimu." ucap mono yang terbangun karena merasakan juga apa yang ingin Ryu lakukan.
mendengar perkataan bijak mono, Ryu langsung terpikirkan tentang beberapa tempat yang belum sepenuhnya terekspos di anime.
"hehehe...kamu memang tau diriku.."
"tentu saja, itu kah salah satu fungsi dari kontraknya." ucap mono sambil menyentuh pahanya yang ada semacam simbol yang ternyata itu adalah tanda kontrak.
---
"Paman, aku pesan dango sepuluh tusuk!" ucap Ryu kepada penjual dango.
"segera siap.."
setelah menerima pesanan dango nya, Ryu langsung pergi kembali ke rumah yang sudah di tunggu oleh Itachi. Ryu juga memberikan dua tusuk kepada mono karena dia memintanya.
"Kakak Ryu.." ucap Itachi yang langsung berlari ke arah Ryu saat dia melihatnya membawa bungkusan makanan favorit nya.
"ini pesanan mu Itachi." ucap Ryu sambil menyerahkan dango ke pada Itachi.
"hehe... terimakasih".
...****************...
__ADS_1
bab pendek guys, ga Sampe 800 kata.
dan seperti biasanya, jika kalian memiliki saran silahkan tulis di komentar.