
...Pelatihan Yokina...
setelah Yokina mendapatkan pengakuan dari Sage ular putih dia kemudian mendapatkan Cakra dari Sage ular, yang secara tidak langsung adalah tanda kalau dia mulai berlatih Sage mode ular.
Yokina di tempatkan di tempat khusus untuk berlatih, Sage ular juga memberikan saran untuk meningkatkan cadangan cakranya karena itu sangat di perlukan dalam berlatih.
semenjak hari itu Ryu tidak pernah melihat lagi Yokina, karena di perbolehkan tinggal di dalam gua Ryu mulai menjelajahi secara rinci bagaimana bentuk gua ini jika di gambarkan.
sambil di temani oleh banyak stok makanan yang sebenarnya tidak perlu, mulailah perjalanan Ryu.
di awali dengan dirinya yang bertemu dengan ular raksasa seperti Manda, Aoda, garaga, dan lainnya, semakin Ryu menjelajah banyak dia menemukan ular ular kecil.
setelah memasuki beberapa terowongan Ryu menemukan portal yang mengarah ke tempat acak, karena penasaran dia memasukinya dan berakhir di tengah lautan.
pada waktu berikutnya Ryu berhasil memetakan sebagian kecil dari gua, Manda memuji nya karena kelakuannya yang sebenarnya tidak berguna.
pada waktu berikutnya lagi Ryu berhasil menjelajahi hampir semua terowongan dan hanya menyisakan beberapa, serta juga portal yang menuju antah berantah.
pada waktu berikutnya lagi Ryu berhasil mencoba semua portal yang ternyata tujuannya tidak benar benar acak, mereka kebanyakan akan muncul pada tempat yang di sukai ular atau dengan kata lain habitatnya.
Ryu sangat berterimakasih kepada portal acak itu karena berhasil mendapatkan banyak ikan saat dirinya muncul di danau, pernah sekali Ryu muncul di dalam pasir dan memakan nya karena mulutnya terbuka saat itu, beberapa masuk ke telinganya.
pada akhirnya Ryu berhasil memetakan seluruh gua Ryuchi hanya dengan seorang diri, memetakan dengan sangat detail berserta penjelasan dan nama semua ular yang pernah di temuinya.
pertapa ular putih pun akhirnya memuji Ryu dan mengakuinya lebih berguna di bandingkan dengan Manda, karena itu sang Sage ular putih memberinya sebuah botol yang dapat menyembuhkan semua racun tanpa efek samping. secara gratis tidak di pungut biaya ongkir.
untuk manda sendiri, awal pertemuannya dengan Manda adalah saat Manda tertidur dan Ryu kebetulan lewat pada wilayahnya, Manda sedang mengigau saat itu dia bermimpi untuk mengalahkan pertapa ular dan kemudian merebut kekuasaan nya dan membuat dirinya menjadi Sage ular baru.
__ADS_1
karena iseng, mono merubah suaranya semirip mungkin dengan Ryu dan kemudian mengejek Manda yang membuatnya terbangun dan marah, Ryu di kejar tanpa lelah oleh Manda saat itu.
karena desakan Ryu dan kasihan, mono akhirnya menolong Ryu dengan menunjukan siapa yang berkuasa.
....
"Terimakasih, aku tidak akan melupakan ini!" kata Ryuu dengan sedikit membungkuk kan badannya.
"biasa saja... anggap saja itu sebagai hadiah, tidak perlu untuk bersikap seperti itu" kata sang pertapa ular.
"dan juga bisakah kamu membuat versi yang lebih besar? aku akan memajang nya sebagai kenangan" kata sage ular yang di setujui Ryu tanpa pikir panjang.
....
di sisi Yokina.
saat ini Yokina sedang duduk dengan posisi meditasi di tengah kolam minyak ular, ada beberapa tetesan keringat dari jidatnya dan beberapa saat kemudian dia membuka matanya.
"kira kira, Ryu sedang apa ya....? hm, dia pasti sedang asik berjalan jalan" tanya Yokina yang di jawab dirinya sendiri.
sudah hampir satu setengah Minggu dirinya berlatih, dan dalam satu Minggu itu dia berhasil menguasai tahap awal atau bisa di bilang tidak sempurna karena tidak ada tanda di mata.
dan empat hari ini dia mengalami kemacetan karena cadangan cakranya yang tidak mencukupi, dan juga dirinya yang kurang berkonsentrasi yang hanya memikirkan tentang dunia luar.
"ayolah Yokinaaa pikirkan bagaimana ini, kemana dirimu yang dulu, kamu bisa memecahkan puzzle yang rumit saat masih kecil" ucap Yokina pada dirinya sendiri.
latihan mode Sage ular tak jauh berbeda dari gunung myoboku, hanya yang membedakan warna dan kemampuan yang dapat. mungkin.
kemudian Yokina Kembali dalam posisi bermeditasi, sesaat kemudian Sage ular datang untuk melihat nya dan pergi dengan kepala mengangguk.
__ADS_1
...
di Konoha.
karena Minato masih belum terlalu mengerti tentang sistem pemerintahan hokage, hiruzen masih harus membantu nya mengurus berapa masalah.
seperti pada umumnya, tugas Minato hanyalah pada segunung tumpukan dokumen di meja sudah total ada tiga di depannya.
*tok
*tok
*tok
*tok
pintu di ketuk beberapa kali dan Minato menyuruhnya untuk masuk, pintu terbuka dan nampak lah Kushina yang masuk dengan wajah marah.
"Minato! tahukah kamu sudah jam berapa ini?!" tanya Kushina sambil menatap Minato dengan ganas.
"jam.... sepuluh malam" jawab Minato setelah melihat jam di dinding.
"kalau begitu, kenapa kamu tidak pulang? semua orang sudah tidur saat seperti ini" kata Kushina memarahi Minato, walaupun begitu dia sebenarnya sangat khawatir.
"pulang atau aku akan menyeret mu!" kata kunci Kushina sebelum minato bisa berbicara, Minato hanya mengikuti perkataan dan berjalan bersama.
mendapatkan julukan Si kilat kuning Konoha, menjadi hokage, mendapatkan tingkat ancaman SS di perang dunia ketiga menjadi bukti kalau Minato adalah sosok yang kuat, tapi di hadapan istrinya dia tak lebih hanya seorang suami.
"kamu berkerja keras terus menerus akhir akhir ini, tidak kah kamu butuh istirahat? kesehatan itu penting!" kata Kushina sekaligus bertanya, minato selalu menghabiskan waktunya di kantor sampai lupa dengan muridnya.
__ADS_1
Kakashi belakangan ini menjadi lebih pendiam dari biasanya, telah ada rumor kalau dia lah yang membunuh temannya sendiri, Rin.
Kushina sempat membela, tetapi karena mulut tetangga lebih tajam maka hal itu tidak ada gunanya, tingkat kecermatan mereka saat membicarakan orang menjadi sangat tinggi, bagaikan benang dan kawat perbedaannya.