Naruto : Kelahiran Kembali Menjadi Keturunan Otsutsuki

Naruto : Kelahiran Kembali Menjadi Keturunan Otsutsuki
bab 4


__ADS_3

...Lembah Naga...


 


"Berhentilah merengek dan berlatihlah. " ucap Kushina marah karena tak tahan dengan perila ku RyuuJin.


menghela nafas, RyuuJin mulai belajar menulis kaligrafi yang baik dan benar sehingga dia tidak kebosanan.


"Ryu, Semangat! ". Rin yang dari tadi menyaksikan dari samping menyemangati RyuuJin.


'Si Syalan RyuuJin.. beraninya kamu..' Obito yang sedang berlatih tanding bersama Kakashi teralihkan perhatiannya.


Karena terlalu memperhatikan RyuuJin, Obito sampai tidak menyadari kalau ada sebuah kunai yang meluncur ke arahnya.


"Obito Awas!!" teriak Kakashi.


beruntung bagi Obito karena memiliki refleks yang bagus sehingga dia bisa menghindarinya, tetapi masih ada goresan di tangannya.


mendengar teriakan Obito yang kesakitan, Rin bergegas ke arah Obito dengan cemas dan dengan sigap menyembuhkannya dengan membalut lukanya.


"Yoo.... semuanya..". ucap Minato yang tiba tiba saja datang.


"hmm...dimana Kushina?". tanya Minato setelah melihat sekeliling tetapi tak bisa menemukan si merah.


"Dia pergi untuk membeli perlengkapan teknik segel.." jawab Ryu.


"Begitu ya.. Rin, nanti kau bilang ke Kushina kalau aku akan membawa Ryu dan Kakashi untuk melakukan misi, tolong sampaikan ya.." belum juga sempat Rin akan berkata, Minato menghilang dan di gantikan oleh kepulan asap.


RyuuJin dan Kakashi yang melihat Minato menghilang, mulai pergi ke arah gerbang desa berada karena mereka sudah biasa dengan minato.

__ADS_1


Sementara itu dengan Obito dan Rin yang di tinggal berduaan menjadi sedikit canggung, dan bahkan wajah Obito sedikit memerah.


"Apa apaan ini?, kenapa malah anak kecil yang datang!?". teriak marah lelaki gemuk yang duduk dengan keringat yang bercucuran.


RyuuJin dan Kakashi yang baru saja sampai di buat kebingungan oleh lelaki gemuk yang duduk di depannya ini.


"Hahaha.. jangan salah dengan penampilan mereka yang masih anak-anak.. walaupun begitu kekuatan mereka sudah mencapai chuunin." Minato dengan sabar menjelaskan walaupun dia sangat marah karena muridnya diremehkan.


"Ya bagus lah kalau begitu, ayo berangkat kita harus sampai sebelum matahari terbenam." ucap lelaki gemuk tari dengan nada yang berbeda.


"Ini adalah misi pengawalan tingkat B, kita harus mengawal kembali pedagang kaya ini untuk kembali ke rumahnya, hokage sendiri yang menyuruhku untuk menerima misi ini.." di dalam perjalanan Minato menjelaskan sedikit dengan identitas dari orang yang harus mereka kawal, tetapi dengan berbisik.


Mereka bertiga harus mengawal kembali seorang pedagang kembali ke tempat tinggalnya yang berada di daerah perbatasan dari desa tanah.


di dalam perjalanan mereka bertiga juga tidak menemukan hambatan yang berarti, sehingga bisa di katakan mereka itu beruntung.


sesampainya di rumah pedagang itu, mereka di sambut oleh makanan yang mewah, dan dengan 'Terpaksa' mereka harus menerimanya.


'Kuchiose ya.. ayah juga memberikan gulungan pemanggilan kepadaku beberapa waktu lalu, sesampainya di rumah ku akan mencobanya.' Pikir RyuuJin Diam diam saat mereka kembali pulang ke Konoha.


---


"Sampai jumpa semua.." ucap RyuuJin sambil berjalan pergi.


"Tunggu, RyuuJin kamu mau kemana?" tanya Minato setelah membatalkan teknik pemanggilan nya.


"Pulang lalu mencoba gulungan pemanggilan yang ayah berikan padaku beberapa saat lalu.. doakan aku semoga mendapat hewan pemanggilan yang bagus yahh.."


Berlari dengan penuh semangat ke klan uchiha, RyuuJin bergegas dengan cepat kerumahnya yang ada Itachi dan Mikoto yang membuka pintu.

__ADS_1


"Halo Bu. dimana kamu menyimpan gulungan pemanggilan yang ayah berikan padaku?" tanya Ryu dengan cepat


"itu.. di laci meja di kamarmu." ucap Mikoto dengan lembut.


"Bagus Bu, terimakasih.." RyuuJin berkata dan kemudian mencium pipi ibunya dan bergegas untuk ke atas.


"Hati hati, nanti kamu akan terjatuh.." baru saja Mikoto berbicara, RyuuJin sudah terpeleset dan terjatuh. dengan berteriak 'Aku tidak apa apa!' dia kembali bergegas ke atas dan mengambil gulungan nya lalu pergi ke luar lewat jendela meninggalkan Mikoto yang terkikik.


"Hahh... dia memang tidak sabar.." gumam Mikoto lalu kembali ke pekerjaan nya mencuci piring.


datang dengan gulungan di tangannya dan wajah yang memiliki Semangat, RyuuJin mencoba


Kuchiose No Jutsu!!


bukannya hewan yang muncul, RyuuJin malah berpindah tempat dengan banyak naga beterbangan di langit.


naga merah, naga hijau, bahkan naga yang berwana putih pun ada, dan juga bermacam-macam ukurannya.


tanpa sadar, tubuhnya seperti tertarik oleh sesuatu dan di bawa menuju ke goa yang sangat besar dan juga gelap, juga terdapat beberapa naga yang tak kalah besar dengan bangunan yang ada di desa Konoha.


sampai akhirnya dia berhenti di depan naga yang sangat amat sangat besar melebihi apa pun yang pernah dia lihat, bola mata yang besar menatap rendah dirinya seolah dia bisa membunuhnya kapan saja.


seketika, instingnya berteriak untuk lari, tubuhnya menjadi lemas karena tak tahan dengan tekanan yang di berikan naga besar di depannya ini.


"Selamat datang Ryu, di lembah naga." Naga tersebut berkata dengan bahasa manusia dan suaranya bergema di goa yang besar ini.


...****************...


author tak tau konsep kuchiose gimana karena sudah lupa... buat yang tau boleh lah komen

__ADS_1


Dan sorry gaess.. karena lama up, di karenakan author terkena penyakit kemalasan..


__ADS_2