Nasib Cinta Alina

Nasib Cinta Alina
mencium Alina di depan Andri


__ADS_3

Alina gelisah nggak bisa tidur, Alina membuka laptopnya dan mencari informasi tentang tumor usus dan mencari obatnya, makanan apa yang boleh dimakan dan yang tidak boleh, Alina menangis melihat Andri yang sedang tidur


" maafin Alina mas... Alina nggak mau kehilangan mas Andri"


jam 5 Alina buatkan Andri bubur dan jus, jam 6 Alina siap siap kerja lalu membangun kan Andri


" mas bangun ayo sarapan,


Andri bangun lalu mandi dan bersiap


" mas Andri kerja? mas nggak rasa sakit kan?


" mas kerja hari ini, 2 hari jelang operasi baru mas cuti


" ah iya, Alina juga kerja hari ini, ini bekal makan siang mas, jangan makan dan minum sembarangan, air putih hangat aja ya... sementara mas makan bubur aja, Alina juga makan bubur ni...


" maafin mas Alina.." Andri menunduk dan menangis Alina bangun dan memeluk Andri


" nggak, Alina yang minta maaf, kita hadapin sama sama, mas mau kan kita nikah ulang di KUA terus kita buat pesta kecil-kecilan aja khusus keluarga, kita bahkan nggak ada foto nikah...


" harusnya mas melepas kamu lebih cepat...


" nggak Alina nggak mau, Alina yang nggak akan melepaskan mas Andri


" karena kamu kasihan?


" nggak... karena mas suami Alina, udah jangan pikir macam macam, abisin sarapan nya.


Alina dan Andri pun pergi kerja bersama, Andri mengantar Alina pergi dan menjemput Alina pulang kerja. begitu hari hari mereka Alina merawat Andri. setiap pagi Alina memasak untuk bekal Andri makan siang, mengingatkan Andri untuk minum obatnya dan membuat Andri merasa bersalah...


hari ini Andri udah cuti kerja dan udah dirawat dirumah sakit menjelang operasi. Alina bekerja juga hari itu, Alina cuti saat Andri operasi. Alina menemani pak Kevin ketemu klien siang ini lalu makan siang bersama..


" akhir akhir ini kamu sibuk Alina, kamu menghindari mas? tanya Kevin


" nggak mas, Alina hanya lagi ada urusan keluarga aja


" apa, biar mas bantu


" nggak apa, lusa Alina cuti ya 2 hari ada perlu sama ibuk


" iya, mas ikut ya


" nggak usah lain kali aja


" kenapa kamu selalu menghindar kalau mas mau dekat dengan keluarga kamu Alina, mas harus dekati ibu kamu dari sekarang...mas serius mau nikahi kamu, atau kita nikah aja secepatnya nggak usah nunggu kamu selesai kuliah


" Alina nggak bisa mas, Alina belum siap


" ya kalau gitu jangan jauhi mas Alina


" abis kamu cuti kita liburan ya,


" iya, nanti kita bicarain lagi...


jam 3 Alina dan Kevin kembali ke kantor, pak Kevin sendiri sudah mulai menunjukkan kedekatan dengan Alina di kantor dan membuat Alina banyak di bicarain karyawan lain, Alina sendiri memilih diam aja.


sudah jam 5 Alina bersiap pulang dan pamit dengan pak Kevin


" pak Alina pulang ya, semua kerjaan udah beres, berkas untuk rapat besok pagi juga udah siap,


" saya antar ya


" nggak usah pak, makasih Alina duluan bapak hati hati ya pulangnya

__ADS_1


Alina naik taksi langsung kerumah sakit, mas Andri sedang duduk di tempat tidurnya, diruangan ada ibuk dan papa Aris. Alina masuk dan mencium tangan ibuk dan papa Aris lalu tangan Andri


" mas udah makan?


" udah, kamu nggak pulang kerumah dulu?


" nggak, Alina udah bawa baju ganti, sekalian untuk kerja besok, Alina temani mas disini. papa sama ibuk pulang aja, besok baru kesini lagi temanin mas Andri, besok Alina masih kerja, lusa baru cuti temanin mas...


ibuk dan pak Aris pun pulang, Alina tinggal berdua dengan Andri


" Alina mandi dulu ya...


Alina mandi lalu duduk di dekat Andri...


" mas nggak takut kan?


" nggak kan ada kamu, kamu makan dulu Alina itu ibu bawa makanan.


" nggak papa nanti aja,


Alina duduk ditepi tempat tidur lalu memeluk Andri dan menciumi pipi Andri berkali kali lalu mencium bibir Andri dengan lembut...


" Alina akan temani mas terus... jangan takut. Alina sayang mas Andri...cepat sembuh dan kita pulang kerumah kita... Alina nggak mau dirumah itu kalau mas nggak ada


" iya,


Alina dan Andri tidur berpelukan di ranjang rumah sakit, jam 6 Alina bangun dan bersiap siap. Alina menyuapi Andri makan dulu baru berangkat kerja


" Alina kerja dulu, pulang kerja Alina kesini lagi, makan yang banyak dan tidur aja jangan nakal...


Alina sibuk seharian di kantor menyiapkan berkas yang akan di bawa pak Kevin tugas keluar kota besok. pak Kevin akan pergi selama 3 hari


" pak tiket dan hotel udah di boking terus ini berkas yang harus dibawa" kata Alina pada pak Kevin di ruangannya


" makan malam dulu ya kan mas pergi besok, nggak lama...


" ya udah langsung pergi aja ya Alina nggak sempat pulang dulu..


" iya, tunggu mas dibawah mas siap siap dulu


Alina membersihkan diri dan merapikan dandanan dan rambutnya lalu kebawah menunggu pak Kevin, tak lama mobil pak Kevin berhenti tepat didepan Alina dan mereka pergi makan malam di roof top sebuah gedung...


" makannya disini?


" iya, bagus kan?


" Alina baru tau ada restoran seperti ini...


Alina dan Kevin makan malam lalu duduk berdua ngobrol sebentar. Kevin menarik Alina ke pangkuannya...


" berapa hari ini mas rasa kamu jauh dari mas Alina...


" Alina agak sibuk, maaf ya


Kevin memeluk Alina dan Alina melingkar kan tangannya ke leher Kevin. Kevin mencium bibir Alina dengan lembut dan cukup lama, Alina lalu menghindar saat mengingat Andri,


" kenapa?


" nggak,


Alina mau berdiri tapi ditahan Kevin


" sebentar lagi... sebentar lagi...

__ADS_1


Kevin lalu mencium bibir Alina lagi, mencium leher dan dada Alina, nafas Alina mulai terengah-engah


" udah mas lepasin... lepasin" kata Alina pelan dengan nafas tak beraturan


melihat Alina Kevin malah semakin nafsu mencium dan meraba seluruh tubuh Alina dan membuka kancing baju Alina dan menciumi dada Alina, saat tangan Kevin mulai masuk Alina sadar dan berdiri


" maaf mas... Alina mau pulang..." kata Alina sambil merapikan rambut dan memasang kancing bajunya


" Alina kenapa kamu lakuin ini..." kata Alina dalam hati


" maafin mas Alina, mas melewati batas...


Andri lalu berdiri dan mencium kening Alina


" Alina mau pulang mas...


Alina dan Kevin pun turun dan Kevin mengantar Alina kerumah sakit...


" kenapa kesini siapa yang sakit?


" mas Andri Alina mau temani mas Andri malam ini,


" oh mas turun juga mau jenguk Andri ya


" nggak usah mas lain kali aja


" nggak papa sayang,


Kevin pun langsung keluar dari mobil dan memegang tangan Alina, Andri hanya sendiri diruangannya, pak Aris baru saja pulang. Kevin yang masih memegang tangan Alina masuk keruangan Andri. Andri pun melihat pak Kevin dan Alina berpegangan tangan dan Alina menyadari Andri melihat langsung melepas tangan nya dari Kevin


" pak Andri gimana? semoga cepat sembuh ya saya tau dari Alina


" makasih pak


Alina hanya menunduk aja, Kevin dan Andri sedikit ngobrol lalu Kevin pamit pulang...


" sayang mas pulang ya kamu nggak usah antar," kata Kevin pada Alina di depan Andri


" iya mas


Kevin lalu mencium kening Alina dan keluar dari ruangan itu. Alina merasa bersalah dan Alina tidak mau mendekati Andri takut Andri mencium parfum Kevin di bajunya


" Alina minta maaf mas, Alina belum bicara sama mas Kevin tentang kita...


" sini dekat mas...


" nggak Alina belum mandi


" kesini,


" nggak Alina mandi dulu...


Alina selesai mandi dan mengganti pakaiannya baru duduk disebelah Andri, Andri menangis melihat Alina...


" kenapa mas?" tanya Alina yang melihat Andri nangis


"mas sakit? Alina panggilkan dokter ya,


" hati mas yang sakit Alina... saat ini memang Kevin yang pantas untuk kamu...


" nggak mas Alina minta maaf, kasih Alina waktu, Alina akan kasih tau hubungan kita dengan mas Kevin, maafin Alina,


Andri lalu baring membelakangi Alina

__ADS_1


__ADS_2