Nasib Cinta Alina

Nasib Cinta Alina
Kevin mendekat


__ADS_3

hari ini Andri pulang dari luar kota, Alina tidak bekerja karena kakinya bengkak, Alina kesulitan berjalan.pagi ini Alina dapat kiriman foto foto lagi Mira dan Andri dan foto nya semakin mesra


" Alina harus gimana mas...ini masa lalu kamu tapi sakit juga liatnya" kata Alina dalam hati


tak lama Andri sampai dirumah. Alina pelan pelan keluar menyambut Andri, Andri melihat kaki Alina yang Bengkak


" kaki kamu kenapa sayang?


" Alina jatuh mas,


" aduh... kita ke dokter ya


" nggak usah semalam Alina udah ke dokter


" baru mas tinggal berapa hari kamu udah gini, lain kali kamu mas bawa aja kemana mana


" Alina yang nggak mau, Alina kangen mas...


" mas juga,


Andri menggendong Alina ke kamar mereka . Andri lalu mandi lalu memijit pelan kaki Alina


" mas...ternyata wakil dari perusahaan xxx itu Tama, Alina ketemu kemarin, seperti nya kita nggak usah berharap proyek yang itu ya, Alina nggak mau ketemu Tama lagi,


" iya nggak apa kita bukan rejeki kita,


" maafin Alina dan.. mas buka laci itu ambil kotaknya dan buka...


Andri mengambil dan membukanya


" kamu dapat dari mana?


" dikirim ke Alina udah berapa hari ini, kemarin ke kantor beberapa hari ini kerumah. Alina nggak nyaman mas karena pengirim nya sampai tau rumah kita. dan foto itu Alina nggak suka


" maafin mas ya sayang, mas akan minta Fahri selidiki ini..


Fahri adalah teman dan rekan kerja Andri.

__ADS_1


" siapa pun pasti bisa menebak pengirim nya. tapi mas... mas benar kan anak itu bukan anak mas?


" bukan sayang, mas yakin kamu percaya sama mas makanya reaksi kamu gini


" tujuan dia ngirim ini untuk bikin Alina marah dan meninggalkan mas Andri dan Alina nggak akan bikin dia merasa menang. jadi Alina memilih tenang dan percaya mas Andri


" makasih ya sayang, mas akan urus ini. apa ada lagi yang mau kamu ceritain?


" nggak, ya udah kamu istirahat ya


sebenarnya Andri menerima kiriman foto Kevin menggendong Alina saat di perjalanan pulang tadi dan saat melihat kaki Alina yang bengkak Andri rmtai alasan Kevin menggendong Alina, tapi yang jadi pertanyaan kenapa mereka bisa bersama dan Andri juga memilih percaya pada Alina.


esoknya Alina dan Andri kerja seperti biasa bengkak di kaki Alina sudah mulai berkurang,Alina masih sedikit pincang. siang itu Kevin datang ke kantor nya Andri dan melihat Alina Kevin lalu mendekati Alina


" kaki kamu masih sakit?


" udah nggak papa pak Kevin, bapak ada perlu apa kesini.


" mas mau ketemu Andri mau omongin proyek yang dengan perusahaan Tama waktu itu udah saya ambil alih. Tama sudah dipindahkan ke kota kecil.


" kenapa?


" pak Kevin nggak harus melakukan itu


" harus, mas harus melindungi kamu


mas masuk dulu


Kevin lalu masuk ke ruangan Andri Alina hanya melihat saja. cukup lama Kevin bicara dengan Andri lalu Kevin keluar diantar dengan Andri.


" kalau ada apa-apa biar saya aja yang menemui pak Kevin,


" boleh, saya permisi dulu


"Alina mas pergi dulu,


" iya pak kevin" jawab Alina dan Kevin langsung pergi. Alina ragu melihat wajah Andri

__ADS_1


" sayang keruangan mas dulu ya,


" iya,


Alina masuk keruangan Andri


" kamu kenapa nggak cerita masalah dengan Tama,


" maaf mas,


" Kevin udah kasih tau mas, lain kali kamu nggak usah ketemu klien lainnya biar mas, Fahri atau mas Dani


" iya,


Andri lalu memeluk Alina, tak lama Alina kembali kemeja nya. lalu Fahri masuk keruangan Andri


" gila mantan Lo ndri, dia ditinggal suaminya, dan sekarang tinggal bersama anaknya dan dia jadi cewek nggak bener


" aku nggak nyangka dia berakhir seperti itu, tolong usahain dia tidak mendekati Alina dan jangan sampai dia kerumah kami lagi


" dan anak itu, kasian dijaga tetangganya, Lo nggak ada hubungannya dengan anak itu kan?


" nggak lah...


" bagus lah, gue akan cari cara supaya dia pergi dari kota ini


"mungkin lebih baik gitu, aku nggak akan biarkan dia mengganggu Alina.


Fahri pun keluar dan Alina hanya melihat aja


" kenapa liatnya gitu?" tanya Fahri pada Alina


" Alina bingung kok mas Fahri tambah jelek" ejek Alina


" eee ni anak, mas bawa ya suaminya nanti,


" bawa aja kalo bisa...

__ADS_1


Alina dan Fahri pun tertawa..


Alina tau kalau Fahri dan Andri membicarakan tentang Mira.


__ADS_2