Nasib Cinta Alina

Nasib Cinta Alina
melupakan rasa sakitnya


__ADS_3

Kevin membawa Alina kerumah sakit dan menceritakan kondisi Alina pada dokter. menurut dokter otak Alina menahan memory yang menyakitinya, itu seperti pembelaan diri. Alina melupakan bagian bagian yang ingin ia lupakan itu karena stress dan tekanan yang sangat berat dan Alina punya riwayat penyempitan pembuluh darah di otak kiri nya.


" kita harus menunggu Alina sadar dan melihat situasi nya..


selama 2 hari Alina tidak sadar sadar juga, Kevin setia menemani Alina


" lupain sayang, lupain rasa semua yang membuat kamu sakit mas akan kasih kamu kenangan yang baru, hanya kebahagiaan Alina."


Kevin lalu menghubungi ibu Alina dan keluarga lain memberitahu Alina dirumah sakit. ibu datang dan melihat Kevin,


" kamu pulang aja biar Alina ibu dan Kaka nya yang jaga...


" nggak buk, Alina tanggung jawab saya sekarang. saya cinta Alina sejak lama buk dan izinkan saya menikahi Alina, saya terima apapun keadaan Alina dan saya akan bahagiain Alina buk..tolong izinkan saya


" ibu nggak tau harus bicara apa Kevin, Alina baru bercerai...


" Alina sakit buk, Alina akan melupakan semuanya, Kevin akan kasih kenangan yang baru dan indah untuk Alina, izinkan Kevin buk..


" ibu izinkan Kevin...


" terimakasih buk" kata Kevin sambil mencium tangan ibu dan Kevin menangis lalu mendekati Alina dan mencium kening Alina.

__ADS_1


sudah malam ibu dan yang lain pulang, dan malam itu Andri datang menjenguk Alina, Alina belum sadar juga


" saya boleh lihat Alina untuk yang terakhir kali Kevin? saya akan pergi


" iya, saya akan tunggu diluar


Andri masuk dan duduk disamping Alina membelai rambut dan pipi Alina,


" kamu terlihat lebih kurus sayang... Alina mas cinta kamu, kamu harus kuat dan bangun, jalani hidup kamu, kamu harus bahagia. kamu wanita pertama dan terakhir untuk mas... kamu Alina mas cinta kamu sampai mati... mas cinta kamu Alina


Andri lalu mencium bibir, kening dan pipi Alina berkali kali lalu keluar dan pergi...


saat Andri keluar dari pintu Alina sadar dan melihat punggung Andri dan air mata Alina mengalir


Alina tak banyak bicara hanya memegang dadanya. 4 hari di rawat Alina pulang ke apartemen Kevin, Alina tampak mulai ceria walau seperti orang yang kehilangan sesuatu...


" kenapa Alina di bawa kesini pak Kevin?


" kamu memang tinggal disini Alina, liat semua barang barang kamu ada disini...


" lusa kamu mulai kerja lagi saya kerepotan nggak ada sekertaris saya...

__ADS_1


" maafin Alina pak..


" bapak tinggal disini juga?


" iya jaga kamu, kamar kita pisah...


" oh iya, Alina mau mulai kerja besok aja ya...


" boleh malah bagus, bulan depan kamu udah mulai kuliah lagi..


" Alina akan selesai kan semester ini...


Alina lalu masuk kekamar dan hanya duduk termenung melihat wajahnya di cermin. air matanya pun mengalir


" apa yang kamu tangisi Alina" tanya Alina pada dirinya sendiri dan memegang dada nya


Alina menghapus air matanya dan mempersiapkan untuk mulai kerja besok. Alina melihat kotak berukuran sedang yang belum ia buka... Alina membuka nya


" wah tas... bagus Alina suka...


Alina lalu membuka laci meja rias dan melihat cincin... Alina memakai di jari manisnya lalu memandang jarinya. dengan cincin itu dan air mata Alina mengalir lagi

__ADS_1


" aahhh bikin sesak... Alina lalu melepas cincin itu dan naik ketempat tidur nya


__ADS_2