Nasib Cinta Alina

Nasib Cinta Alina
Alina marah


__ADS_3

Alina memasukkan pakaian nya ke koper sambil menangis. Andri memeluk Alina


" kamu mau kemana?


" kerumah ibuk


" kenapa?


" kenapa? mas tanya kenapa? Alina nggak nyangka mas Andri laki laki seperti itu!


" seperti apa, mas nggak mungkin menghamili wanita lain apalagi meninggalkan nya. apa menurut kamu mas seperti itu?


" iya, Alina nggak mau dengar penjelasan mas Andri, z


" kamu harus dengar Alina,


" nggak, mas Andri jahat,


" Alina, percaya sama mas, mas tidak pernah menghamili Mira atau perempuan lain, Mira hanya ingin membuat hubungan kita hancur


" Alina nggak percaya mas,


" nggak, dengerin mas dulu Alina, mas bersumpah mas nggak pernah menghamili Mira, dia hamil anak laki-laki lain dan mas tau makanya mas meninggalkan dia waktu itu Alina...


" apa selama pacaran mas pernah tidur dengan Mira...


" nggak mas bersumpah kamu perempuan pertama untuk mas Alina...


" bohong, Alina mau pergi,


" kemana?


" kerumah ibuk, Alina nggak mau ketemu mas Andri


" nggak kamu nggak boleh pergi, disini aja, sebentar lagi kita akan menikah Alina, ini cobaan untuk kita, kamu harus percaya sama mas Alina, kalau kamu pergi masalah ini nggak akan selesai,

__ADS_1


" terus Alina harus gimana, Alina kecewa...


" mas nggak akan minta maaf karena mas nggak salah, mas nggak pernah melakukan apa yang Mira bilang, mas tinggalin Mira dulu karna mas harus menuruti mama karena mama sakit makanya Mira sakit hati dia tidak suka melihat mas bahagia,


" Alina nggak tau, keluar dari kamar Alina, Alina nggak mau lihat mas... keluar atau Alina yang keluar!!!


Andri pun keluar dari kamar Alina dan masuk ke kamar nya,


" harusnya kamu tidak meragukan mas Alina...


Alina hanya mengurung diri dikamarnya hari itu, Alina tidak jadi kerumah ibuknya.


esok harinya pagi-pagi sekali Alina sudah pergi, Alina ingin menenangkan dirinya. jam 7 Andri keluar dari kamar dan melihat pintu kamar Alina terbuka, Alina tidak ada dikamar nya tetapi koper nya masih ada dan Andri sedikit lega,. Andri menelpon Alina dan ternyata handphone nya ada di tempat tidurnya


" kamu kemana Alina tidak bawa hp lagi...


Andri langsung mengambil kunci mobil nya dan pergi mencari Alina, cukup lama Andri keliling mencari Alina namun tidak menemukan nya.


Alina sendiri sedang berada ditaman, duduk ditepi danau sambil melihat orang orang yang sedang berolahraga. Alina duduk dan menghela nafas panjang.. Alina mencari hp nya dan sadar ternyata ia tidak bawa. Alina juga tidak membawa tas


Alina hanya mempunyai sedikit uang di sakunya, Alina bingung mau kemana, Alina mau berjalan menuju rumahnya dan mengambil tas nya, dan Alina sadar Alina terlalu jauh dari rumah, tadi pagi Alina naik taksi tanpa tujuan karena kesal dan berhenti saat melihat taman,


" aku terlalu jauh dari rumah.. gimana ni Alina mau kemana. Alina harus buat sarapan untuk mas Andri dan siapin obatnya...


Alina berjalan lagi lalu seseorang memanggil nya


" Alina


" eh Tama,


" mau kemana ayo Tama antar


" nggak usah, Alina mau pulang


" iya Tama antar sini, kamu kayak orang kebingungan gitu

__ADS_1


akhirnya Alina naik ke mobil Tama,


" temani Tama sarapan dulu ya


" nggak bisa ya antar Alina dulu?


" sebentar saja


" ya udah,


Alina dan Tama berhenti di sebuah rumah makan sederhana dan Tama sarapan sedangkan Alina hanya minum jus aja. setelah selesai Tama dan Alina pergi lagi


" Tama mau kemana ini? Alina mau pulang, kalau tidak Alina turun disini aja, seperti nya ini makin jauh dari rumah, atau pinjam handphone kamu Alina mau telpon mas Andri mau minta jemput


" nggak usah, kamu tenang aja nanti Tama antar pulang,


" Alina maunya sekarang...kalau nggak berhenti biar Alina turun..


" jangan Alina, Tama senang bisa jumpa Alina lagi, kita akan pergi ketempat yang bagus


" Alina nggak mau, Alina harus pulang mas Andri harus minum obatnya


" kasih Tama waktu kamu sebentar aja Alina...


" nggak, Alina nggak bisa...


saat lampu merah Alina turun dari mobil Tama,


" Alina naik! bentak Tama


Alina tidak mendengar kan Tama dan memilih pergi, Alina lalu naik taksi dan menuju rumahnya. cukup lama akhirnya Alina sampai di depan rumahnya


" pak tunggu ya saya ambil uang dulu


Andri yang duduk di kursi depan langsung menghampiri Alina dan membayar ongkos taksi nya..

__ADS_1


__ADS_2