Nasib Cinta Alina

Nasib Cinta Alina
Alina sakit


__ADS_3

malam jam 7 Alina baru sadar, Alina memegang kepalanya, Alina lalu mandi dan memakai pakaian yang Kevin belikan Alina keluar kamar sudah rapi, Alina mencari handphone nya dan ingat handphone nya dirumah ibu, Alina bersiap ingin menemui Andri. Kevin sedang duduk di sofa langsung mendekati Alina


" kamu mau kemana? kamu lagi sakit sayang..." kata Kevin sambil mengelus lembut kepala Alina


" Alina mau ketemu mas Andri, Alina pergi dulu...


" nggak Alina kamu nggak boleh kesana,


" antarin Alina mas antarin Alina


" sadar Alina, Andri udah melepas kamu" kata Kevin sambil menggoncang tubuh Alina yang seperti orang tidak sadar


" Alina mau ketemu mas Andri Alina pergi dulu" kata Alina sambil tersenyum Alina lalu keluar dari apartemen dan bingung ke arah mana. Kevin lalu menarik tangan Alina dan membawa nya turun dan mengantar Alina ke rumah Andri. sampai didepan rumah Alina langsung turun berlari dengan senyuman dan langsung membuka pintu rumah yang tidak terkunci dan menuju kamarnya. ada Andri disana.. Kevin mengikuti Alina


" mas, Alina tau mas disini, mas udah makan Alina buatin ya" kata Alina dengan senyum ceria


papa Aris aneh melihat tingkah Alina yang seperti tidak terjadi apa apa.


Alina menuju dapur dan membuka kulkas lalu mulai masak Alina seperti tidak sadar kehadiran papa Aris dan Kevin disana, Alina menarik tangan Andri


" mas bantu Alina masak, biasanya kan mas yang masak...


" Andri memegang tangan Alina terasa sangat panas...

__ADS_1


" kamu sakit Alina" kata Andri


Kevin hanya terdiam menahan tangisnya melihat Alina


" nggak... mas duduk aja Alina masak dulu abis itu kita makan


" kamu sakit Alina


" ah...nggak... dada Alina aja sakit, agak sesak" kata Alina sambil memukul pelan dadanya dan air matanya mulai mengalir


" Alina mau pulang... mas Andri pasti nunggu Alina" Alina menangis tatapan nya kosong


Kevin mendekati Alina dan merasa suhu tubuh Alina sangat panas Kevin memukul pelan pipi Alina...


Alina hanya meracau seperti tidak sadar tatapannya kosong dan masih memukul dadanya.


Andri lalu berdiri didepan Alina dan menangis melihat Alina, Andri memeluk dan mencium kening Alina


" sadar Alina mas disini... badan kamu panas sekali


tubuh Alina kaku bergetar dan berkeringat dingin.


" Alina mau pulang mas... Alina mau pulang...

__ADS_1


Andri lalu memegang tubuh Alina dan Alina jatuh pingsan di pelukan Andri , Kevin melihat dan mengambil Alina dari pelukan Andri dan membawanya pergi, Andri mau ikut


" nggak Andri Alina udah tanggung jawab saya." kata Kevin menghentikan Andri dan langsung menggendong Alina dan pergi


Andri hanya duduk bersandar di dinding menangis melihat Alina sakit dan dibawa pergi


" Andri harus gimana pa... kenapa kami harus mengalami ini? kenapa cinta kami harus seperti ini, sudah terlalu terlambat untuk Andri dan Alina pa... kenapa sesakit ini...


kenapa tuhan memberikan cinta pada Andri dan Alina tapi tidak bisa bersama pa..


tolong Andri pa... tolong... sakit pa...dada Andri sakit...


sakit pa...Andri cinta Alina pa, Andri cinta Alina" kata Andri sambil memukul dadanya.


"Andri akan pergi dari sini pa, Andri akan berobat keluar negeri, Andri harus sembuh untuk Alina pa...


" iya nak papa urus semuanya kita pergi...


papa Aris pun mengurus semuanya kepergiannya dan Andri keluar negeri untuk berobat.


" kita akan pergi lusa Andri papa udah siapin semua, sebelum pergi sebaiknya kamu menemui Alina


" Andri nggak bisa

__ADS_1


Andri banyak diam dan memeluk baju Alina


__ADS_2