Nasib Cinta Alina

Nasib Cinta Alina
jujur pada ibuk


__ADS_3

hari itu Alina pulang kerumah untuk mengambil pakaian ganti ditemani Nina


" Alina, kamu cinta kali dengan mas aku, makasih ya


" nggak usah makasih mas Andri itu suami Alina, banyak waktu yang Alina sia-siakan untuk mas Andri, Alina nggak langsung menerima mas Andri awalnya, tapi sekarang Alina takut kehilangan mas Andri... ya udah yuk..


. Alina kembali kerumah sakit dan Andri masih tidur, tak lama Andri bangun dan tersenyum pada Alina, Alina lalu mengelap tangan dan wajah Andri lalu merapikan rambut Andri, malamnya 6 orang teman kerja Andri pada datang, hanya ada Alina saat itu


" gimana udah enakan? tanya salah satu teman Andri


" ini... kita pernah ketemu kamu sekertaris pak Kevin kan


" iya,


" ini siapa kamu ndri?


" ini...teman aku dari kecil, udah kayak adik " jawab Andri


Alina lalu menatap wajah Andri dengan kecewa, Alina lalu keluar dari ruangan itu dan duduk diluar...


cukup lama lalu teman teman Andri pun pulang Alina lalu masuk lagi ke ruangan itu dan merapikan kursi kursi.


" udah mas istirahat lagi ya tidur," kata Alina sambil merapikan bantal kepala Andri...


" kamu kecewa Alina?


" nggak mas udah tidur. Alina mau siapin laporan dulu, besok Alina kerja nggak papa ya...


" iya,

__ADS_1


Alina lalu mengerjakan tugas nya cukup lama Andri udah tertidur, tak lama Alina pun tidur di kasur lipat yang memang disiapkan untuk Alina disamping tempat tidur Andri, jam 6 Alina bangun dan bersiap kerja, Alina udah membantu Andri bersih bersih dan menyuapi Andri makan lalu memastikan Andri meminum obat baru Alina pergi kerja.


Alina bekerja seperti biasa, cukup sibuk hari ini dan pak Kevin juga udah kerja, jam 5 Alina udah mau pulang dan pak Kevin memberikan sebuah kotak berukuran sedang untuk Alina,


" apa ini pak?


" buka aja nanti dirumah, harus diterima


"ah iya, Alina pulang duluan ya


Alina kerumah sakit dengan membawa kotak yang Kevin berikan. Andri udah bisa mulai duduk..


Andri lusa baru boleh pulang dan bulan depan baru mulai kemoterapi.


Alina terlihat agak kurus sejak mengurus Andri sakit,


besoknya Alina kerja lagi seperti biasa Alina cukup sibuk ikut dengan pak Kevin ke beberapa proyek yang sedang jalan sampai sore dan Alina tidak kembali ke kantor lagi, Alina makan malam lalu diantar lagi kerumah sakit


" udah dioperasi mas, besok boleh pulang


" kenapa kamu yang rawat dia Alina


" kan keluarga mas...


" mas ikut ya liat sebentar


" nggak usah mas, udah malam,


" nggak apa sebentar aja.

__ADS_1


Kevin berjalan memegang tangan Alina masuk keruangan Andri Ternyata ada ibuk dan papa Aris Alina langsung melepas tangan Kevin


" buk ini bos Alina pak Kevin" kata Alina memperkenalkan


" saya Kevin buk" kata Kevin sopan lalu mencium tangan ibu nya Alina. ibu menyapa Kevin dengan hangat


" ini papa nya mas Andri pak...


Kevin lalu bersalaman dan mencium tangan papa nya Andri,


" ya udah Andri cepat sembuh ya, kalau butuh apa apa hubungi aja saya, ibuk bapak saya permisi dulu ya, ibuk kapan kapan Kevin ajak makan siang ya


" ah iya, jawab ibu


Alina lalu mengantar Kevin ke parkiran, Kevin pamit dan mencium kening Alina dan ibu melihatnya


" Alina kenapa bos kamu cium kening kamu gitu, ingat kamu udah nikah jangan bikin malu ibuk


" Alina dan mas Kevin saling cinta buk, mas Kevin akan menikahi Alina setelah Alina selesai kuliah. Alina dan mas Andri hanya nikah siri nggak ada surat dan Alina hanya belum cinta sama mas Andri buk,


" ibu lihat kamu mencintai Andri,jangan bikin malu ibuk Alina.. apa bos kamu tau kamu udah nikah,?


" belum buk,


" jangan gini Alina ingat Andri suami kamu dan dia sedang sakit..


" Alina tau buk, Alina akan jauhin mas Kevin dan Alina akan rawat mas Andri, tolong buk jangan ikut campur soal hati Alina kali ini dan Alina tau apa yang harus Alina lakukan


" Andri tau hubungan kamu dan Kevin?

__ADS_1


" tau buk, Alina saat ini sedang berusaha menerima mas Andri sebagai suami Alina dan Alina akan jauhin mas Kevin, jadi jangan bahas ini lagi buk


__ADS_2