
Alina dan Andri pulang bersama. sampai dirumah Alina langsung mandi tak lama Andri juga masuk dan mereka mandi berdua. setelah mandi Alina memasak makan malam dan Andri juga membantu Alina di dapur. setelah selesai Alina dan Andri makan malam lalu mereka tidur.
esoknya Andri dan Alina akan menghadiri undangan pernikahan teman kerja Andri dulu, Alina dan Andri mengenakan pakaian senada, acara di hotel berbintang,. Alina dan Andri sampai dan Andri disambut oleh beberapa temannya. mereka senang melihat keadaan Andri yang sudah seperti dulu. Andri masih bicara dengan teman teman nya dan Alina memilih duduk, lalu seseorang duduk disebelahnya, ternyata Kevin
" pak Kevin disini juga,
" iya, pengantin pria teman mas,
" oh... bapak sendiri aja kesini?
" iya pasangan mas lari diambil orang...
" ah... iya
" iya apa nya?
" maaf
" nggak usah yang penting kamu bahagia sekarang
" makasih pak
" masih panggil pak? mas...
" iya mas Alina doakan mas cepat dapat jodoh
" nggak usah Alina, mas belum siap cari yang lain
Alina lalu menatap mata Kevin,
" maaf Alina naik dulu ya cari udara segar
" menghindari mas?
" nggak
Alina pun berjalan naik keatas dan Alina pergi ke tangga darurat dan duduk disana sedangkan Andri masih mengobrol dengan temannya. Kevin merasa khawatir dan mencari Alina.
Alina sedang duduk tiba tiba Mira datang
" heh Alina, kamu masih tenang tenang aja liat foto gitu?
Alina berdiri dan tidak mempedulikan Mira, dan membuat Mira tambah kesal dan menarik tangan Alina dengan keras
" aku tidak akan memberikan apa yang kamu mau Mira, aku tau kamu mau buat aku marah dan meninggalkan mas Andri dan aku memilih percaya sama mas Andri
" perempuan bodoh, kembalikan Andri padaku
" mas Andri bukan barang dia suami aku. berhenti merendahkan diri kamu seperti ini,
__ADS_1
" dia ayah dari anak aku
" oh kalo gitu kasih aja anak kamu ke ayahnya aku mau bantu urusin..
" perempuan murahan!
Mira lalu menampar Alina dan Kevin melihatnya, Kevin mendekati Alina dan belum sempat dekat Mira mendorong Alina dari tangga dan Alina jatuh dengan keras. Kevin berlari dan memukul Mira dan mencekik lehernya
" berani kamu menyakiti Alina aku bunuh kamu...
" lepasin" kata Mira memohon,
Kevin lalu turun tangga dan mendekati Alina yang sudah berlumuran darah. Kevin teriak minta tolong Kevin memeluk Alina yang sudah tak sadarkan diri. Kevin menangis meminta bantuan. Mira masih terdiam melihat Alina tak lama banyak orang datang
" tahan perempuan itu, dia sengaja mendorong Alina" teriak Kevin
" panggil ambulans tolong... Alina bangun Alina..." kata Kevin sambil nangis sambil memegang kepala Alina yang berdarah. tak lama Andri datang
" Alina" teriak Andri yang langsung mendekati Alina Andri nangis melihat Alina dan ingin mengambil Alina dari pelukan Kevin
" nggak! kamu nggak bisa menjaga Alina" bentak Kevin
" dia istri aku Kevin,
" lepasin Alina urus perempuan yang melukai Alina lalu kamu akan berurusan denganku!! ancam Kevin
ambulans pun datang Kevin menggendong Alina dan Andri mengikutinya. keduanya menangis memanggil nama Alina. Kevin dan Andri ikut di ambulance yang membawa Alina Kevin dan Andri memegang tangan Alina. tak lama ambulans sampai dirumah sakit Alina langsung di bawa ke UGD
" tolong Alina dokter...
Kevin menangis terduduk di lantai bajunya banyak kena darah Alina begitu juga Andri. keduanya menangisi wanita yang sama...
tak lama Fahri datang dan menenangkan Andri. lalu keluarga Alina dan papa datang. mereka hanya diam melihat Andri dan Kevin menangisi Alina...
keadaan Alina sendiri cukup parah, tangannya patah dan ada pendarahan dikepalanya...
dokter keluar...
" keluarga pasien...
Andri dan Kevin sama sama bangun mendekati dokter
" saya dokter! " jawab keduanya
" saya dokter saya suaminya" kata Andri lagi
" istri bapak butuh 3 kantong darah...
" ambil darah saya dokter" jawab keduanya...
__ADS_1
" nggak saya aja dokter saya Kaka nya golongan darah kami sama" kata Andri
" saya juga dokter darah saya dan Alina sama" kata Kevin
" kalau gitu langsung ikut suster itu kita butuh cepat" kata dokter
Kevin dan Dani mengikuti perawat sedangkan Andri hanya menangis didepan pintu UGD
" masukkan Mira ke penjara Fahri," kata Andri
" aku ke kantor polisi dulu ya...
ibuk papa Aris dan lainnya menangisi Alina. satu jam Kevin kembali ke UGD dan dokter keluar lagi..
" keluarga pasien silahkan ikut saya, Andri dan Kevin pun ikut keruangan dokter
" ini pak lihat ada pendarahan di kepala pasien dan harus segera di operasi, dan pak... kemungkinan nya sangat kecil pak...hanya 20 persen jika operasi berhasil kemungkinan ibu Alina sadar sangat kecil
" saya ambil kemungkinan kecil itu dokter saya tidak bisa kehilangan istri saya, tolong dokter
" selamat kan Alina dokter saya akan bayar berapa pun, jika memungkinkan saya akan bawa Alina keluar negeri dokter" kata Kevin
" kondisi pasien sangat tidak memungkinkan untuk di bawa pak...
" kalau gitu lakukan yang terbaik dokter panggil dokter terbaik." kata Kevin lagi membuat dokter bingung ini suaminya yang satu...
Andri menanda tangani surat untuk operasi. Alina langsung dibawa keruang operasi Kevin dan Andri juga disana menunggu Alina dengan pakaian yang penuh dengan darah Alina,
" nak Kevin Andri bersihkan dulu diri kalian kata papa Aris,
Andri hanya menunduk menangisi Alina, ibu juga tak henti menangis. lalu Fahri datang membawa baju untuk Kevin dan Andri. Kevin berdiri dan berjalan dengan lemas mengganti bajunya begitu juga Andri. setelah membersihkan diri Kevin menangis lagi saat melihat darah yang begitu banyak di bajunya
" harusnya mas nggak pernah melepas kamu Alina,ini semua tidak akan terjadi ...
Andri berlutut didepan ibuk meminta maaf karena gagal menjaga Alina...
" maafin Andri buk, Andri gagal jaga Alina... Andri minta maaf buk...
" udah nak, ini musibah Alina pasti kuat...
setelah 6 jam operasi selesai dokter keluar.
" operasi berhasil kita doakan saja, ibuk Alina bisa segera sadar dan ibuk Alina mengalami keguguran...
" keguguran dokter, iya ibu Alina sedang hamil dan kehilangan bayi nya. saya harap keluarga bersabar...
Andri pun terduduk mendengar kata kata dokter...
" maafin mas Alina mas nggak bisa jaga kamu dan anak kita... Andri menangis
__ADS_1
" kamu memang gagal Andri kembalikan Alina pada saya" bentak Kevin
Kevin menarik Andri dan memukulnya, Fahri dan semuanya memisah mereka Andri sendiri hanya diam saat dipukul ia hanya menangis menyesal kehilangan bayi nya.