
Hugo telah tiba di kantor nya. Memasuki lobby dengan wajah bak kulkas dua belas pintu.
Karyawan nya menunduk kepada Hugo saat pemilik perusahaan itu memasuki lobby kemudian menuju lift khusus orang penting perusahaan.
Hugo merupakan bos yang dingin dan kaku.
Bahkan Hugo juga merupakan bos yang pelit bicara, sehingga karyawan nya sangat takut kepada nya.
Malik yang masih berada di luar negeri, membuat Hugo mau tidak mau mengerjakan pekerjaan nya yang biasanya di handle oleh Malik.
Hugo memanggil sekretaris nya, dan meminta jadwalnya hari ini.
Sekretaris itu membacakan jadwal bos nya.
Meeting dengan perusahaan xxxx kunjungan ke anak perusahaan besok nya hingga banyak lagi yang lainya.
Hmm ternyata jadi Malik lelah juga ya, itulah yang Hugo pikirkan saat ini. Dia akan menaikan gaji Malik karena tanpa Malik, perusahaan nya tidak akan berjalan seperti saat ini.
Hugo fokus dengan laptop nya, hingga dia mengingat wajah wanita yang dia jumpai di London dan sekarang bertemu lagi di kampus milik nya.
Oh dia dosen di kampus ku, menarik! ucap Hugo datar.
Hugo akan mencari tau siapa gadis itu, kenapa dia di London dan sekarang kenapa pula dia ada di indonesia.
__ADS_1
sebulan berlalu, Hugo yang datar masih memata-matai sosok sukma.
Hugo sangat penasaran dengan sosok sukma.
Malik pun telah kembali ke indonesia.
Pekerjaan Malik saat ini semakin bertambah, karena Hugo meminta nya mencari tau siapa sukma.
Awalnya Malik bingung, namun dari pada dia kena amukan singa dingin lebih bagus dia kerjaan saja.
Bagaimana Malik? kau mendapat apa yang aku minta? tanya Hugo dan Malik mengangguk.
Katakan" Ucap Hugo datar.
Janda tanpa anak dan pernah menikah karena di jodohkan dengan Randy yang saat ini memegang anak cabang perusahaan kita di London, ucap Malik membuat Hugo terkejut.
Sekarang dia mengajar jadi dosen di kampus milik anda, dan sekarang status nya single, jawab Malik.
Hugo hanya diam dan meminta Malik keluar. Dia sudah puas dengan hasil penyampaian Malik.
Sebenarnya apa yang aku cari dengan dosen itu! Hugo saja bingung kenapa dia kepo sekali dengan sosok sukma ini.
Hugo bersiap untuk pulang, karena jam pulang kantor telah tiba.
__ADS_1
Hidup sendirian tanpa orang tua, membuat Hugo kadang bosan.
Hugo memang tidak memiliki mama lagi, namun dia masih memiliki ayah, tapi Hugo sangat membenci ayah nya itu karena telah tega mendua kan ibu nya hingga ibunya depresi dan meninggal dunia.
Dunia Hugo memang sangat rumit dan ruwet.
Sementara itu, sukma tengah di jalan pulang dari kampus nya.
Tatapan memuja para mahasiswa selalu sukma lihat setiap bertemu dengan mereka.
Sosok sukma yang cantik dan imut, membuat banyak mahasiswa itu terpesona apalagi sosok lelaki bernama Satria Danendra, yang tidak lain sepupu Hugo Sendiri.
Sudah mau pulang bu sukma cantik, ucap Satria yang berdiri menunggu sukma di parkiran.
Sukma sangat malu melihat ulah mahasiswa yang satu itu.
Hmm, Satria saya akan pulang bisa anda menyingkir dari hadapan saya? ucap sukma dengan nada sedikit keras, karena Satria ini sangat susah di tebak anak nya.
Oh baiklah bu sukma cantik, pulang naik apa? tanya nya kembali.
Sukma yang memang telah lelah, menunjuk sebuah mobil yang telah menjemput nya.
Lelaki itu berdiri di pintu mobil dengan tatapan kesal kepada sukma.
__ADS_1
Lelaki itu adalah Bang Aufa yang sudah menunggu lama dan melihat adik nya di ganggu Satria baja hitam pula.