
Setiba di Mansion, Hugo dan Sukma menuju kamar mereka di lantai atas.
Suasana telah sepi, karena pelayan di larang masuk area Mansion setelah jam enam sore.
Hanya Kepala pelayan lah yang bisa keluar masuk ke Mansion di atas jam lima.
Sayang, istirahat lah dulu aku akan ke ruang kerja dulu mau periksa laporan, ucap Hugo.
Sukma mengangguk, dan menuju ruang ganti untuk mengganti pakaian nya.
Setelah berganti pakaian, Sukma membaringkan tubuh lelah nya di kasur empuk milik Hugo yang kini juga menjadi miliknya.
Sukma terlelah dengan sangat nyenyak, hingga suami nya kembali ke kamar saja dia tidak tau.
Hugo menatap istri cantik nya yang tengah tidur tanpa hijab nya, hati Hugo sangat bahagia.
Aku sangat mencintaimu sayang, aku harap kamu menerima pernikahan kita, ucap Hugo membelai pipi istri nya lalu mencium kening sukma dengan penuh kasih sayang.
Hugo merupakan lelaki yang sulit jatuh cinta.
Bahkan saat banyak wanita mengejarnya dia seakan tidak menyukai dan menghindari para wanita itu.
Bagi Hugo, hati nya yang akan menentukan pilihan nya, dan pilihan Hugo jatuh pada wanita yang kini tengah terlelap di ranjang empuk nya.
Hugo membaringkan tubuhnya dan ikut sukma menyelami mimpi indah malam itu.
__ADS_1
Subuh menyapa, sukma bangun dan bergegas ke kamar mandi.
Sukma mengambil wudhu lalu membangunkan suami nya.
Hugo terbangun dan Sukma meminta nya mengambil wudhu.
Hugo yang selama ini lalai dalam ibadah, seolah susah bangun di kala subuh, kini harus membiasakan diri nya bangun dan mengimami istri nya beribadah.
Usai sholat, Sukma turun ke lantai satu, menuju dapur.
Sukma memasak nasi goreng dan kopi untuk suami nya.
Walaupun di Mansion sudah banyak pelayan yang bekerja di subuh begini, namun sukma meminta kepada mereka, khusus makan sarapan sukma ingin dia yang memasak untuk suami nya.
Tidak ada yang bisa membantah keinginan sukma, mereka tau sukma memiliki hak yang sama dengan Hugo, selagi keinginan sukma tidak macam-macam, mereka akan menurutinya.
Dia melihat istri nya menghidangkan makanan di meja makan.
" Sayang, kenapa kamu yang melakukan semua ini? aku telah menggaji mereka semua untuk mengurus kita, dan semua Mansion, ucap Hugo.
Melihat suami nya akan marah, Sukma mendekatinya dan mengelus bahu suami nya.
" Mas, aku yang ingin melakukan semua ini! aku kan istri kamu, dan aku ingin mengurus suami ku sendiri, jawab Sukma.
Hugo menatap sukma dan mengelus kepala nya.
__ADS_1
Baiklah, jawab Hugo tersenyum.
Mereka makan dengan santai dan sesekali bercanda.
Suasana pagi yang hangat dan tak biasa.
Malik yang baru datang, di buat takjub dengan wajah bos nya yang banyak tersenyum.
Hai Tuan Malik, ucap sukma lalu Malik membungkukkan diri nya.
" Nyonya panggil Malik saja, jawab Malik datar.
Anda kan istri Tuan Hugo, dan beliau atasan saya, jadi anda juga ibu bos saya, jawab Malik.
Sukma tersenyum lalu mengangguk.
Baiklah, Malik ayo sarapan bersama ajak Sukma.
Malik menatap Hugo, dan Hugo mengangguk akhirnya Malik duduk dan sarapan dengan kedua Bos nya.
Makanan ini enak, ucap Malik yang sering makan di Mansion Bos nya namun rasa nasi goreng itu berbeda.
Hugo tersenyum hangat, ini masakan istriku Lik" Ucap Hugo menatap Sukma.
Sukma tersenyum manis sekali di mata Hugo.
__ADS_1
Malik juga tersenyum tipis, dia tau bos nya sangat mencintai istri nya.