
Hari-hari Sukma lewati dengan penuh warna, setelah badai yang dia rasakan beberapa tahun ini, kini di bayar lunas oleh takdir yang baru dia dapatkan.
Bu sukma, itulah yang saat ini nama yang selalu di panggil mahasiswa dan rekan nya di kampus.
Menjelma menjadi dosen baru dan memiliki wajah cantik, membuat banyak rekan kerja nya menaruh hati kepada sosok sukma, bahkan mahasiswa nya pun banyak yang menyukai sosok wanita janda muda itu.
Sukma fokus dengan mahasiswa nya di kelas.
Memegang mata kuliah program study management bisnis, membuat sosok sukma ini yang lemah lembut banyak di minati mahasiswa di kampus nya.
Contoh nya lelaki muda ini, bernama Satria Danendra, dia begitu mengidolakan sosok sukma, bahkan tak jarang lelaki muda ini ingin mengenal sosok sukma, namun sukma selalu hanya menganggap itu hanya angin lalu, karena bagi nya sekarang ingin menyembuhkan luka hati nya yang sangat hancur berkeping-keping beberapa tahun terakhir ini.
Bu sukma, ini coklat buat ibu, ucap Satria Danendra menatap sukma dengan tanpa berkedip.
Sukma menerima nya dan mengucapkan terimakasih kepada Satria.
Sekarang, lanjutkan tugas mu Satria dan jangan mengganggu saya lagi, ucap sukma tertawa melihat mahasiswa nya yang satu ini.
__ADS_1
Satria hanya tertawa dan langsung melanjutkan tugas nya yang di berikan sukma.
Teman-teman Satria semua tau jika Satria menaruh hati kepada sosok dosen muda itu, namun Sukma selalu Menganggap mahasiswa nya itu teman dan hanya kagum semata.
Kehidupan baru ini sukma rasa sangat membuat dia bahagia. Lain dengan sukma yang bahagia, kini di negara Amerika seorang lelaki tangah duduk dengan begitu banyak laporan yang harus dia kerjakan.
Lelaki itu Hugo, yang tidak pernah lelah bekerja siang malam.
Kehidupan nya di habiskan untuk bekerja dan bekerja, pulang ke rumah pun dia tidak memiliki siapa-siapa lagi, hanya ada pelayan yang selalu menjaga rumah nya.
" Tuan, kita ada meeting di hotel garden jam satu siang, ucap asisten nya Malik sambil masih melihat iPad nya memberitahu bos nya jadwal bos nya seharian ini.
Malik keluar ruangan dan mempersiapkan semua dokumen yang harus dia bawa ke meeting hari ini.
Hugo masih fokus dengan semua kerjaan nya, hingga dia menerima telepon dari Indonesia.
- Halo... Hugo
__ADS_1
- °°°°°°
- Baik kau urus semua nya, lusa aku kembali ke indonesia, ucap Hugo dingin tanpa ingin di bantah.
Setelah itu emosi Hugo seakan terpancing dan memantik api kemarahan.
Kau ingin bermain api dengan ku, baik kita lihat siapa yang akan terbakar aku atau kau! ucap nya dengan seringai mengerikan.
Hugo yang masih dalam mood buruk, banyak diam saat meeting berlangsung.
Malik lah yang banyak melakukan negosiasi dengan investor dan menentukan harga serta keuntungan bagi kedua belah pihak perusahaan.
Setelah usai meeting, kedua nya kembali ke mobil.
" Malik, siapkan pesawat ku besok, aku akan terbang ke Indonesia dan kau urus semua yang tersisa di sini, ucap Hugo tanpa bisa di bantah.
Baik tuan, ucap Malik dan kembali melihat iPad nya melihat jadwal bos nya untuk hari ini dan esok.
__ADS_1
Kalau sudah mode singa begini jangan di ganggu yang ada gue pun bisa di bakar nya, ucap Malik dalam hati nya tanpa bisa dan berani mengatakan langsung di depan bos nya itu.