
Malam yang indah dan damai.
Hugo telah tampil menawan dengan tuksedo berwarna navy lengkap dengan dasi kupu-kupu nya.
Sosok Hugo malam ini sungguh menawan.
Tuan, semua telah siap ucap Malik memberitahu Hugo.
" Terimakasih mal, sekarang ayo kita turun, lanjut Hugo.
Sementara itu, di rumah sederhana milik keluarga Azhari, Sukma tengah bersiap dengan dandanan yang cantik natural.
Sosok sukma yang cantik alami, membuat banyak pasang mata menyukai nya.
" Hati-hati di jalan nak, ucap umi Helena, melihat putri nya.
Sukma keluar rumah dengan menggunakan pakaian dress pesta semata kaki, berwarna Navy dan di padu padan kan tas dan High Hill membuat penampilan nya sungguh menawan.
" Suasana di tempat pesta Hugo sangat ramai.
Malam ini, bukan hanya para dosen yang di undang, melainkan para klien Hugo di perusahaan juga telah mulai berdatangan.
" Hugo memasuki area pesta yang di adakan di halaman depan Mansion mewah Hugo.
Bayangkan saja, halaman Mansion Hugo saja, sebesar lapangan bola.
Lapangan itu telah di sulap sedemikian rupa, sehingga menampilkan suasana yang sangat indah dan mewah.
__ADS_1
Acara di mulai, para tamu dan Dosen dari universitas milik nya pun telah tiba.
Malika pun ada di sana dengan menggunakan gaun pesta berwarna Hitam selaras dengan kulit putih nya.
MC acara itu pun mulai bersuara di microphone yang dia pegang.
suara musik mengalun merdu.
Hugo memberikan ucapan selamat datang dan terimakasih untuk rekan nya semua, dan berbincang sedikit lebih banyak.
Sebuah mobil berhenti di depan Mansion Hugo. Sosok yang Hugo nanti dan cari dari tadi baru saja memasuki area pesta.
Mata Hugo dan rekan bisnis Hugo yang tanpa sengaja melihat sosok Sukma semua terhipnotis.
Cantik, ucap mereka bersamaan.
Melihat itu, hati Hugo sangat tidak suka, ciihh enak saja memuji milikku, ucap Hugo.
" Sukma tersenyum kepada teman nya yang sudah lama tiba.
Maaf aku telat ucap nya, kepada Bu Denia, sahabat nya di kampus.
" Tidak apa Bu Sukma, acara juga masih baru di mulai, jawab Bu Denia.
Malam itu semua larut dalam pesta.
Saat asik menikmati pesta, Malika naik ke atas panggung.
__ADS_1
Kehadiran Malika di panggung, membuat semua mata menatap nya termasuk ayah nya tuan Hadi dan rekan sesama dosen yang melihat Malika heran.
" Selamat malam semua, ucap nya dan di jawab" selamat malam oleh semua orang.
" Pertama perkenalkan nama saya Malika Kusuma, Saya dosen di kampus milik tuan Hugo.
Saya ingin menyanyikan lagu untuk tuan Hugo, tanda Terima kasih kami karena tuan Hugo berbaik hati mengundang kami ke acara mewah ini, lanjut Malika.
Malika memainkan piano dan mulai bernyanyi.
Malika memang sangat pandai bermain musik, apalagi piano sehingga semua malam itu tersihir oleh pesona Malika Kusuma.
Lagu You are the Reason mengalun indah di mainkan oleh Malika.
Suara gemuruh tepuk tangan mengakhiri nyanyian Malika malam itu.
Hugo melihat Malika dan tersenyum.
Malika menghampiri Hugo, " Selamat tuan Hugo, ucap nya tulus.
Hugo mengangguk, dan mengucapkan terimakasih juga telah menghibur mereka.
Malika sangat senang, usaha nya tidak sia-sia.
Lain Malika yang senang, Sukma tengah menikmati makan malam nya.
Sukma tidak memperdulikan orang lain, dia fokus dengan apa yang dia makan saja.
__ADS_1
Sontak apa yang di lakukan sukma membuat Hugo tersenyum.
Kau memang beda Nona sukma, jika wanita lain di pesta ini sibuk ingin mendekati aku, tapi kau lihat malah fokus dengan makanan di piring mu, tanpa mau tau apa yang aku lakukan untuk kau melihat ku, ucap Hugo.