
Setelah tiba di Mansion nya, Hugo langsung membawa Malik menuju kamar kamu yang ada di lantai bawah.
Sukma tengah menunggu kedatangan suami dan asisten suami nya yang baru saja pulang dari pengobatan nya di luar negeri.
" Mas, Sukma menyapa Hugo dan tersenyum kepada Kedua nya. Ayo Malik masuk dan anggap rumah sendiri, ucap Sukma ramah.
Dulu Sukma selalu memanggil Malik dengan sebutan Tuan, namun setelah menjadi istri Hugo, Hugo meminta Sukma memanggil Aspri nya itu dengan nama nya saja.
, Terima kasih Nyonya Sukma, ucap Malik.
Hugo membantu Malik menuju kasur dan menyusun bantal tinggi agar Malik bisa bersandar.
Baiklah lik, istirahat saja dulu. Saya mau ke kamar saya dan istirahat sejenak, ucap Hugo.
" Terima kasih tuan, ucap Malik. Hugo hanya mengangguk dan menarik tangan istri yang amat sangat dia rindukan.
Kini tinggal lah Malik seorang diri di kamar itu, namun di sana sudah ada seorang perawat yang di siapkan Hugo untuk membantu Malik. Seorang perawat laki-laki, karena Hugo tau, Malik sangat tidak suka bersentuhan dengan wanita yang tidak dia kenali.
Dikamar Hugo dan Sukma, Hugo memeluk penuh kerinduan kepada istri nya.
Sayang, aku sungguh merindukanmu! bolehlah aku menjenguk anak kita? tanya Hugo, dan Sukma menjawab hanya dengan anggukan.
__ADS_1
Tanpa menunggu lagi, Hugo yang merindukan sentuhan istri nya langsung mengungkung istri cantik nya, apalagi selama mengandung Sukma terlihat berlipat-lipat kali cantik di mata Hugo.
Ughh, jerit Sukma saat Hugo memainkan dua menara kembar nya dengan lidah dan jemari nya.
Jemari Hugo sungguh sangat piawai memainkan choco chip milik Sukma yang sudah menegangkan.
Hugo membuka seluruh pakaian nya namun tadi dia telah lebih dulu membuka semua pakaian istrinya.
Hugo mencari permainan nya di puncak gunung lalu menurun ke lembah basah milik Sukma.
Akh, jeritan racauan Sukma sangat menyegarkan di otak dan pendengaran Hugo.
Permainan Hugo membuta wanita nya mengejang berkali-kali. Hubby jeritan Sukma panjang tanda dia mendapatkan pelepasan pertama nya
Hugo yang sudah di selimuti nafsu langsung memasukkan tongkat sakti nya itu ke dalam lembah milik Sukma.
Jeritan kedua nya sungguh memekakkan siapapun yang mendengar jika kamar itu tidak kedap suara.
Hugo bermain dengan ritme santai namun pasti hingga dua puluh menit kemudian, Hugo dan Sukma mendapatkan pelepasan bersama.
Pasangan suami istri yang habis melepaskan kangen nya itu langsung mandi dan menuju lantai bawah untuk makan malam.
__ADS_1
Di lantai bawah, Malik telah duduk di meja makan menunggu yang punya rumah.
Mari tuan silahkan duduk, ucap Malik.
Hugo dan Sukma duduk bergabung dengan Malik. Semua nya duduk dan makan malam dengan tenang.
Malik, jangan sungkan jika membutuhkan sesuatu katakan pada kepala pelayan saja, ucap Sukma tersenyum.
Malik mengangguk, Terima kasih Nyonya lanjut nya.
Makan dengan santai sambil berbincang masalah kesehatan Malik.
Setelah makan ketiga orang itu langsung duduk di ruang keluarga
Bi Mina datang sambil menyajikan minuman hangat untuk Tuan dan Nyonya nya.
Silahkan di minum Tuan dan Nyonya, ucap bi Mina.
" Terima kasih bibi, ucap Sukma tersenyum.
Ketiga nya larut dengan obrolan santai.
__ADS_1