
Sore telah tiba, Sukma pun telah mandi dan berdandan natural untuk menyambut suami nya pulang kerja.
Jam lima sore, Hugo tiba di Mansion nya dan langsung menuju kamar nya dan sukma.
Hugo terpana melihat sukma yang tengah menyambut nya di kamar mereka.
Selamat sore mas, ucap sukma takzim kepada Hugo.
Hugo sangat bahagia, ketika pulang bekerja, dia langsung di sambut hangat istri nya.
" Sore sayang, ucap Hugo memeluk dan mencium kening sukma.
Sukma yang di perlakuan seperti itu sangat bahagia, seakan dia tau jika Hugo sangat mencintai nya.
" Ayo mas mandi lalu istirahat, aku akan minta pelayan membuat kan mas kopi dulu, ucap Sukma turun ke lantai dasar.
Hugo mengikuti keinginan istrinya, mandi dan istirahat di sofa kamar mereka.
Luas kamar itu bisa untuk anak-anak berlarian, bahkan tiga kali besar kamar sukma.
Sukma masuk ke kamar nya dengan membawa Kopi hitam dan cemilan sore.
Hugo menerima nya dan mulai meminum dan memakan cemilan penambah nikmat kopi nya.
__ADS_1
" Sayang, malam ini kita makan di luar ya, ajak Hugo dan Sukma hanya mengangguk.
Apa yang Hugo inginkan Sukma akan lakukan selagi itu masih dalam tahap baik, tidak ada salah nya bukan makan malam di luar apalagi dengan suami sendiri.
Malam pun tiba.
Sukma dan Hugo telah di mobil untuk menuju sebuah restoran khas Jepang.
Mobil melaju dengan santai membelah jalanan ibu kota.
Sayang ayo turun, ajak Hugo saat mobil mereka telah tiba di Restoran Jepang.
Mereka masuk dan duduk di kursi yang telah di pesan Hugo melalui telepon.
Makan malam itu sangat romantis bagi mereka yang baru saja menikah.
" Sayang, kamu sudah selesai makan nya? tanya Hugo dan Sukma mengangguk.
Lalu Hugo membayar semua makanan mereka dan langsung pulang.
Sepanjang perjalanan pulang, Hugo dan Sukma sama-sama bercerita mengenai mereka.
Belum terlalu lama saling mengenal, tau keinginan dan kesukaan masing-masing pun belum, sehingga saat ini, di gunakanlah oleh mereka untuk saling mengetahui.
__ADS_1
" Sayang, besok kamu libur dulu ya ngajar, aku mau ajak kamu ke suatu tempat! ucap Hugo menatap istri nya.
Sukma hanya mengangguk, dia tidak ingin suami nya marah karena menolak keinginan nya.
Tapi mas, besok aku harus kirim surat dulu ke kampus, buat izin cuti sehari jawab Sukma.
Hugo melihat istri nya, lalu berkata " Jangan pikirkan itu, aku yang akan menguras nya.
Kamu pikirkan saja malam ini, aku ingin kita melakukan nya, jawab Hugo.
Sebagai seorang lelaki dan suami Hugo sangat ingin melakukan tugas nya dan memiliki istri nya seutuhnya.
Mendengar keinginan suami nya, membuat Sukma melihat Hugo dan Diam.
Sukma bukan tidak mau memberikan hak suami nya, namun sukma takut Hugo jijik kepada nya karena dia tidak perawan lagi.
Mas, sukma melihat Hugo begitu pula Hugo menatap sukma sesaat karena sambil menyetir.
Sukma kembali berucap" Mas tidak jijik sama saya? saya tidak perawan lagi mas, saya kan janda jawab sukma.
Hugo yang mendengar nya hanya menggelengkan kepala, kamu ini dapat pikiran begitu dari mana? saya jijik karena kamu telah tidak perawan? saya tau sukma, kamu tidak perawan lagi, karena kamu kan dulu sebelum saya nikah maaf, janda! ucap Hugo pelan.
Jangan memikirkan hal hal yang membuat mu pusing.
__ADS_1
Nikmatilah status mu sebagai nyonya Hugo Laurens jawab Hugo tersenyum.